Liputan Indonesia || Surabaya - Penetapan tersangka MZ (22) atas dugaan pencabulan terhadap tujuh santri di Surabaya menimbulkan kontradiksi data. Kapolrestabes Surabaya menyebut yayasan berada di Jalan Genteng Kali, namun Kanit Reskrim Polsek Genteng membantah dan menyatakan lokasi berada di Simo Gunung Kramat Barat.
Satreskrim Polrestabes Surabaya melalui Unit PPA telah mengamankan MZ (22), mahasiswa sekaligus pengajar ngaji, atas dugaan pencabulan terhadap tujuh santri di bawah umur usia 10-15 tahun. Kasus ini diduga berlangsung sejak awal 2025 hingga April 2026.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan dalam konferensi pers, Senin (11/5/26), menyebut yayasan pendidikan keagamaan tempat tersangka mengajar berada di Jalan Genteng Kali, Surabaya.
Namun keterangan berbeda disampaikan Kanit Reskrim Polsek Genteng. Ia membantah adanya yayasan tersebut di Genteng Kali dan menyatakan bahwa yayasan berada di wilayah Simo Gunung Kramat Barat. Ia juga menyebut peristiwa terjadi di lokasi tersebut.
Tidak ada yayasan tersebut di genteng kali mas, adanya yayasan tersebut di wilayah Simo Gunung Kramat Barat ikut Sawahan, dan saya sudah cek di PPA Polres, memang banyak media yang konfirmasi ke saya mas," tegas Kanit Reskrim Polsek Genteng. Saat dikonfirmasi Tim investigasi Liputan Indonesia. Rabu sekitar jam 22.45, wib.
Kontradiksi ini memunculkan pertanyaan soal wilayah hukum penanganan dan keakuratan data alamat yayasan. Polrestabes Surabaya saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada korban lain.
Unit PPA juga memberikan pendampingan psikologis kepada seluruh korban.
Kombes Pol Luthfi mengimbau orang tua santri di yayasan tersebut segera melapor jika mendapati anaknya mengalami tindakan serupa. "Keadilan dan keselamatan anak-anak adalah prioritas mutlak kami," pungkasnya.
Penulis : Kib
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar