KPK Akan Tangkap Megawati, Terkait Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia

KPK Akan Tangkap Megawati

LiputanIndonesia.co.id, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad memastikan Megawati Soekarnoputri akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Pemanggilan terhadap Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu akan dilakukan tidak lama lagi. 

“Jangan pernah ragukan KPK untuk menepati janji,” kata Abraham saat ditagih janjinya untuk memanggil Megawati pascalebaran, Jakarta, Rabu (27/8/14 ). “Bulan depan kan masih bisa dibilang setelah lebaran,” katanya berkelit. (baca: KPK Bakal Panggil Megawati Soekarnoputri)

Abraham menegaskan KPK tidak pandang bulu untuk memanggil siapapun yang dipandang memiliki kaitan dengan dugaan korupsi. “Mau presiden, mau Megawati, kami tidak gentar untuk melakukan pemanggilan. Semua orang sama di mata hukum,” ujarnya.[Jakarta, CNN Indonesia]

Wah wah semakin seru pertarungan. KPK semakin ditekan semakin kuat dan melawandan statemen ini akan membuat Megawati Semakin panas dingin karena akan dipanggil KPK dan mempertangungjawabkan keterlibatanya dalam kasus BLBI yang pada saat SBY menjabat KPK sudah diminta untuk di proses/dieksekusi, namun tanpa sebab KPK belum mengeksekusi Megawati. Sikap tegas SBY untuk mengusut kasus tersebut mengundang amarah Megawati terhadap SBY. Sikap Mega tersebut ditunjukkan dalam setiap even even kenegaraan dan tidak memenuhi undangan SBY selama menjadi presiden.

Kini KPK ingin menunjukkan taringnya lagi pasca mengkasuskan BG sebagai calon tunggal Kapolri dengan memanggil segera Megawati. Langkah yang ditempuh KPK sudah tepat jika demikian. Masalahnya adalah apakah Jokowi memberi ruang kepada atasanya/yang membesarkan dan mendudukanya untuk di sentuh KPK?
Ini akan mencul cerita baru lagi setelah cerita Polri VS KPK belum usai. Semakin ruwet dan runyam Jokowi menerima kenyataan politik ini. Di saat yang demikianlah keaslian Jokowi akan di uji sebagai presiden sebagaimana dulu SBY mengalami peristiwa menegangkan terhadap kepemimpinanya.

Jika KPK sukses menarik Mega ke Gedung KPK dan memproses kasusnya kemudian terbukti bersalah dan korupsi, maka kepala banteng tersebut betul betul lemah dihadapan hukum dan ia harus mengakui kekuatan hukum dan kehebatan KPK sebagai penegak hukum. Artinya Megawati tidak ada apa apanya dalam hal ini.

Sepertinya KPK sudah mendapatkan informasi banyak jika Megalah dibelakang kasus penangkapan BW dan Pandu. Sebelum KPK melangkah untuk mengusut kasus Mega, melalui Jokowi dan Bareskrim BW dan Pandu bahkan Samad akan dikasuskan sehingga geraknya berhenti. Sungguh ini cara cara kasar dan menyedihkan.

Jika KPK tidak sukses membawa Megawati ke KPK, ini menunjukkan KPK lemah dan Presiden gagal dalam menegakkan hukum. Posisi presiden Jokowi sangat dilematis menghadapi peristiwa ini karena ia disisi lain sebagai presiden yang harus obyektif, disisi lain Megawati adalah orang yang menghantarkanya melalui PDIP sebagai Presiden.

Saya memprediksi tujuan dan ending dari seluruh peristiwa ini adalah kehancuran institusi/lembaga negara dan menurunya kepercayaan masyarakat hingga terjadilah ketidakstabilan politik dan ekonomi. Menurut pakar ekonomi pada bulan Juni 2015 akan terjadi gejolak ekonomi yang sangat tinggi di dunia (instabilitas ekonomi) dan dampaknya pada Indonesia. Sangat dimungkinkan terjadi seperti di Mesir atau Afganistan sehingga pihak asing sangat mudah masuk ke Indonesia dan ikut campur secara politis.

Kejadian akhir akhir ini sangat tidak wajar dan diindikasikan berujung pada pelemahan institusi hukum dan politik. Semoga tidak. ( islamtoleran.com )

Berita lainnya:




toko online zeirshopee

#LIPUTAN_TERKAIT$type=carousel

Nama

#Berita Viral,6,#BeritaViral,578,#MafiaTanah,10,#Mudik2023,19,#Mudik2024,2,#Pemilu2024,51,#UMKM,1,Advertorial,419,antisipasi,7,Apel,1,bahan pangan,1,BAIS,5,Bakti sosial,13,Banjir,1,Banjir susulan,1,bansos,5,bantuan,1,bencana,4,bencana Alam,3,berbagai,1,Berbagi,5,Beri Taliasih,1,Berita Terkin,1,Berita Terkini,818,Berita Utama,2885,Berita warga,1,Berita-Terkini,3778,BIN,11,bisnis,3,BNNK,16,BNNP,10,BPBD,1,BPN,4,BRI,1,Bukber,2,Capres 2024,28,Ciptakan,1,Covid-19,131,Curanmor,1,daera,1,daerah,1,Deklarasi,2,demonstrasi,2,Destinasi-Wisata,70,Dewan Pers,7,Dinkes,1,distribusi,1,egional,1,EkoBis,438,ekonomi,7,Ekonomi -bisnis,5,ekonomi bisnis,2,evakuasi,2,evaluasi,2,fasilitas,4,Galeri-foto-video,170,Gaya-Hidup,122,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,75,HuKri,3,HuKrim,2181,hukum,34,hukum Polri,23,identitas,1,index,1,Info Haji,21,Inovasi,1,insiden,2,Internasional,381,Internet,93,islami,4,Jum'at Curhat,1,Kamtibmas,1,Kebijakan,2,Kemenkes,1,kenaikan pajak,1,Kesehatan,551,Kicau Mania,29,kontroversi,1,Korupsi,7,KPK,24,Kuliner,20,Kunjungan,1,Laporan Masyarakat,13,Laporan-Masyarakat,457,Lindo-TV,131,Liputan Haji Indonesia,7,Liputan-Investigasi,392,Lowongan Kerja,4,mahasiswa,1,masyarakat,1,Melek-Hukum,87,Melepas Limed,1,Miras,1,Nasional,1936,nasional hukum,1,nasional regional,1,Negara,1,Nobar,1,Nobar film,1,Olahraga,120,Online,1,operasi,3,operasi Semeru,1,Opini Rakyat,161,organisasi,2,Otomotif,12,patroli,3,peduli sosial,3,Pelayanan,1,Pemalsuan,1,Pemerinta,4,Pemerintah,1877,Pemerintah Regional,2,pemerintahan,1,Pemilu 2024,95,pencurian,1,Pendidikan,152,penduduk,1,penertiban PKL,1,Pengaduan,1,pengarahan,1,pengawalan,1,penghargaan,2,pengukuhan,1,penimbunan,1,penipuan,2,Peristiwa,703,PERS,29,Pilpres 2024,32,Politik,785,politisi,2,POLR,3,POLRI,2887,Polri Regional,3,Pungli,50,Ranmor,1,Regiona,3,Regiona l,1,Regional,6857,Regional Hukrim,4,regional Nasional,1,Regional pemerintah,5,Regional peristiwa,1,Relawan,2,Religi,326,santunan,1,Santuni Anak Yatim,2,Satgas,1,Satkamling,1,Sejarah,63,Selebritis,80,Seni-Budaya,101,senirgitas,1,sertifikat,1,ShowBiz,109,Sidokkes,1,Situasi Kondusif,1,sosial,6,Sukseskan Posyandu,1,Tauziah,2,Tebar kebaikan,1,Technology,145,Tips-Trick,122,TNI,806,TNI Al,4,TNI AU,2,TNI-Polri,48,tokoh agama,3,Tokoh masyarakat,6,UMKM,1,upacara,1,Wisata,1,wujud kepedulian,1,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia: KPK Akan Tangkap Megawati, Terkait Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia
KPK Akan Tangkap Megawati, Terkait Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4Vx5ZNB596umUy1bMDqZa21q-_yvMB3e4uRwj9chZ-LRKZsIHXk1Ds__zBZ62z22nnSOYidGTH7H9HF5tUUVCthbZv7nPCE8Ou-EcCIcOy7SeytqUHSKg_uLNqsNRLUGU07QJr75om0DN/s1600/360724_620.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4Vx5ZNB596umUy1bMDqZa21q-_yvMB3e4uRwj9chZ-LRKZsIHXk1Ds__zBZ62z22nnSOYidGTH7H9HF5tUUVCthbZv7nPCE8Ou-EcCIcOy7SeytqUHSKg_uLNqsNRLUGU07QJr75om0DN/s72-c/360724_620.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2015/02/kpk-akan-tangkap-megawati-terkait-kasus.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2015/02/kpk-akan-tangkap-megawati-terkait-kasus.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content