Liputan Indonesia || Bangkalan – Dugaan praktik calo, pungutan liar (pungli), dan pelayanan lamban di Samsat Polres Bangkalan kembali dikeluhkan masyarakat.
Ahmad, warga Tanjung Bumi, mengaku melihat calo bebas membawa banyak berkas dan diduga mendapat perlakuan khusus, sementara warga biasa harus menunggu berjam-jam untuk mengurus satu kendaraan.
"Lihat saja mas, para calo bebas berkeliaran bawa berkas sebanyak itu seperti ada perlakuan khusus. Kalau masyarakat biasa ngurus satu kendaraan saja nunggu berjam-jam baru selesai," ujar Ahmad, Selasa (10/6/2026).
Selain dugaan percaloan, masyarakat juga mengeluhkan adanya dugaan praktik tertentu yang sengaja dibiarkan untuk melayani kepentingan dealer maupun perusahaan tertentu.
Saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut, Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan belum memberikan tanggapan. Sikap serupa juga ditunjukkan Kanit Regident Polres Bangkalan yang hingga berita ini diterbitkan belum memberikan klarifikasi.
Bungkamnya pejabat terkait memicu pertanyaan publik mengenai penanganan dugaan calo, pungli, dan pelayanan administrasi kendaraan di Samsat Bangkalan. Masyarakat berharap Polres Bangkalan segera memberikan penjelasan dan melakukan penertiban guna menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan Samsat.
Penulis : Rif
_Dalam segala situasi, LiputanIndonesia.co.id berkomitmen memberikan fakta jernih dari TKP. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme._
Penulis : Rif
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar