Liputan Indonesia || Sampang, – Kabel listrik yang bergelantungan rendah di Desa Napo Laok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang kembali jadi sorotan warga. Kabel tersebut melintang setinggi orang dewasa di wilayah Tanunggul, tepatnya di sekitar fasilitas tempat wudhu musholla.Berdasarkan pantauan Tim Liputan Indonesia pada Rabu, 27 Mei 2026, kondisi kabel dinilai membahayakan warga yang beraktivitas di area tersebut.
Warga menyampaikan bahwa pemilik rumah sekaligus pengurus musholla sebelumnya sudah pernah melaporkan kondisi ini ke PLN Unit Layanan Pelanggan Sampang saat musholla direnovasi. Namun, saat dilakukan survei, warga mengaku diminta biaya sebesar Rp5 juta untuk proses perbaikan.
"Saya sudah pernah melakukan pengaduan menaikkan kabel mas, ke PLN Sampang pada Tahun 2020 lalu. Tapi pihak surve bilang ada pembiayaan tertentu, mau dapat dari mana uang sebesar itu apalagi saya waktu renovasi langgar. Langgar ini ditempati anak-anak ngaji," ungkap inisial (S) waktu di mintai keterangan, Rabu 27/5/2026. Jam 8.00 wib.
Karena tidak mampu memenuhi jumlah tersebut, perbaikan pun tidak dilanjutkan dan kabel tetap dibiarkan dalam kondisi rendah hingga sekarang.
Warga berharap PLN Sampang segera turun tangan tanpa syarat biaya tambahan, mengingat ini menyangkut keselamatan publik.
Upaya konservasi dilakukan ke pihak PLN namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Sampang terkait laporan dan dugaan tersebut.
Tim Liputan Indonesia akan terus mengawal kasus ini. Dan siap memfasilitasi hak jawab dari pihak PLN Sampang," pungkasnya.
Penulis : Kib
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"







Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar