![]() |
| Tiang Baru Sudah Berdiri di Pojok. Pemadaman 6-8 Jam Direncanakan Lusa 18 Juni, PLN masih Sinkronkan Jadwal OSN Sekolah |
Liputan Indonesia || Sampang, – Kabel listrik setinggi orang dewasa yang melintang di atas pemukiman warga Desa Napo Laok, Kecamatan Omben. Kabupaten Sampang, akhirnya ditindaklanjuti PLN ULP Sampang. Kabel berbahaya itu tepat berada di dekat Musholla Nurul Iman, lokasi yang ramai dilalui anak-anak santri mengaji setiap sore, dan warga yang melakukan Sholat berjemaah.
Tindakan PLN ini merupakan respons atas pengaduan resmi warga ke Kantor PLN ULP Sampang pada 2 Juni 2026. Warga resah karena kabel yang terlalu rendah mengancam keselamatan santri dan pengguna jalan.
Pantauan Tim Investigasi Liputan Indonesia, Selasa 17 Juni 2026, satu tiang beton baru sudah berdiri tegak di titik tersebut, tepat di samping tiang lama yang miring.
Warga Desa Napo Laok mendatangi Kantor PLN ULP Sampang pada Senin, 2 Juni 2026 untuk melaporkan kabel listrik yang membahayakan. Kabel tersebut melintang rendah di atas jalan pemukiman, tepat di depan area Musholla Nurul Iman.
“Kabelnya cuma setinggi orang dewasa. Santri kecil-kecil kalau lewat takut tersengat aliran listrik karena itu tegangan tinggi. Ngeri kalau ada yang kesetrum,” ungkap Ustadz Sumni, pengasuh Musholla Nurul Iman.
Menindaklanjuti aduan itu, tim PLN langsung survei lokasi. Ditemukan tiang lama dalam kondisi miring dan retak sehingga peninggian kabel tidak bisa langsung dilakukan," ungkap Mahfud Rasidi Menejer ULP Sampang.
TANGGAPAN PLN: PASANG TIANG DULU, JADWAL PADAM TUNGGU OSN SELESAI
“Insyaallah lusa 18 juni mas, estimasi padam 6-8 jam. Sekalian pemindahan kabel plus naikkan kabel,” tambahnya saat dikonfirmasi, Liputan Indonesia, Selasa 17 Juni 2026.
Terkait jadwal pemadaman, PLN masih berkoordinasi dengan pihak sekolah. “Kami tidak mau pemadaman mengganggu anak-anak ujian Olimpiade Sains Nasional (OSN) di sekolah-sekolah Omben. Jadi masih nyocokin jadwal,” jelasnya.
3. BAHAYA KABEL RENDAH: ANCAMAN NYATA BUAT SANTRI & WARGA
Kabel setinggi orang dewasa ini jadi momok warga selama bertahun-tahun mulai tahun sekitar 2020.
1. Ancam Santri Musholla: Jalur utama santri Musholla Nurul Iman. Anak-anak sering lewat.
2. Ganggu Akses Ekonomi.
3. Risiko Korsleting: Kabel bergesekan dengan atap, lapak, bambu di bawahnya saat angin kencang.
4. TAHAPAN & TARGET PLN ULP SAMPANG.
1. 2 Juni 2026: Warga lapor ke Kantor PLN ULP Sampang.
2. Survei & pemasangan tiang beton baru di pojok dekat pasar tradisional.
3. Pemadaman 6-8 jam untuk pemindahan kabel + peninggian ke standar 5,5 meter.
4. Setelah selesai: Kabel aman, santri ngaji tenang, truk tani lancar lewat.
Selain itu Warga setempat sangat mendukung pekerjaan petugas. “Terima kasih PLN sudah cepat tanggap sejak aduan 2 Juni," pungkasnya.
Penulis : Kib
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar