DKS Surabaya: Dulu Kawah Candradimuka, Kini Disebut Berubah Jadi "Kolam Pancing"

Liputan Indonesia
 || Surabaya, - Kondisi dan arah perjalanan Dewan Kesenian Surabaya (DKS) kembali menuai kritik tajam dari kalangan seniman senior. Lembaga yang dahulu dikenal sebagai tempat lahirnya tokoh-tokoh seni dan budaya besar Surabaya, kini dinilai kehilangan ruh perjuangan dan fungsi pembinaannya.

Kritik keras itu disampaikan Kusnan, seniman senior Surabaya yang sejak lama dikenal vokal terhadap dinamika kebudayaan di Kota Pahlawan.
“DKS dulu itu kawah candradimuka. Sekarang hanya jadi kolam pancing berair keruh,” tegas Kusnan.

Menurutnya, pada era 1980-an, meski sekretariat DKS sangat sederhana dan jauh dari kesan mewah, lembaga tersebut justru melahirkan banyak seniman besar, karya monumental, hingga ruang diskusi yang hidup bagi anak-anak muda kreatif Surabaya.
“Dulu tempatnya kecil, bahkan seperti kamar kos buruh pabrik. Tapi dari situ lahir banyak tokoh seni dan karya besar,” ungkapnya.

Kini, lanjut Kusnan, kondisi justru berbanding terbalik. Gedung sekretariat terlihat lebih megah dan berada di lokasi strategis kawasan Balai Pemuda Surabaya. Namun kemegahan fisik itu dianggap tidak sejalan dengan kualitas gerakan dan produktivitas kebudayaan.
“Sekarang sekretariatnya megah, tapi bukan lagi rumah produksi seniman. Sudah berubah jadi kolam pancing. Siapa pun yang punya kepentingan bisa datang mencari keuntungan,” sindirnya.

Kritik Lama yang Kini Dianggap Terbukti, Kusnan mengaku sebenarnya sudah lama mengingatkan potensi konflik dalam tubuh kesenian Surabaya, terutama sejak dibentuknya Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Surabaya (DKKS) pada 10 Juni 2022.
Saat itu ia menilai pembentukan lembaga baru berpotensi memecah belah seniman dan membuka ruang intervensi kekuasaan terhadap independensi budaya.
“Bergandengan dengan pemerintah itu wajar. Tapi jangan sampai seniman jadi boneka kekuasaan,” katanya.

Ia juga menyinggung soal masa kepemimpinan DKS yang dinilai tidak berjalan sesuai mekanisme organisasi. Masa jabatan ketua disebut telah berakhir pada Desember 2024, namun hingga kini belum ada musyawarah besar untuk memilih kepengurusan baru.
Akibatnya, menurut Kusnan, organisasi semakin kehilangan arah dan legitimasi di mata sebagian pelaku seni.

Situasi Memanas Pasca Penyegelan Kantor
Ketegangan semakin terasa setelah kantor DKS sempat disegel Satpol PP. Situasi itu memunculkan polemik baru di kalangan seniman, aktivis budaya, hingga mahasiswa.
Di media sosial, sejumlah pihak terlihat mulai membangun konsolidasi dan gerakan dukungan masing-masing, membuat suasana internal kesenian Surabaya semakin terbelah.

Meski demikian, Kusnan berharap konflik berkepanjangan ini tidak terus merusak marwah kesenian Surabaya.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan pesan reflektif dalam bahasa Jawa:
“Kudu gede atine, kudu dowo pikirane. Kadang seng mok pikir bedo karo kenyataan. Opo mane seng mok kareb, adoh karo kasunyatan.”
(Harus besar hati dan panjang pikiran. Kadang apa yang dipikirkan berbeda dengan kenyataan. Bahkan apa yang diinginkan sering jauh dari fakta yang ada.)
Ia berharap seluruh pihak dapat kembali menempatkan kesenian sebagai ruang bersama, bukan arena perebutan kepentingan dan kekuasaan.


Penulis : Din
_Dalam segala situasi, LiputanIndonesia.co.id berkomitmen memberikan fakta jernih dari TKP. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme._

Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar


Berita lainnya:





Official tiktok liputan Indonesia

Nama

#,1,#Berita viral,76,#BeritaViral,963,#fyp,300,#MafiaHukum,38,#Mafiakasus,22,#MafiaMigas,28,#MafiaPupuk,2,#MafiaRokok,8,#MafiaTanah,46,#Mudik2023,20,#Mudik2024,2,#Pemilu2024,59,#UMKM,6,a Regional,1,Advertorial,453,BAIS,5,Berita Terkini,2185,Berita Utama,4995,Berita-Terkini,4091,BIN,11,BNNK,20,BNNP,13,BPBD,1,BPN,5,Capres 2024,28,Covid-19,132,Destinasi-Wisata,73,Dewan Pers,8,Dinkes,2,EkoBis,448,Ekonomi & Bisnis,38,fasilitas,7,Galeri-foto-video,187,Gaya-Hidup,127,h,1,Hak Jawab,6,Hoax / Fakta,6,Hobby,76,HPN,1,HuKrim,2808,Hukrim Peristiwa,1,hukum,61,index,34,Info Haji,21,insiden,2,Internasional,398,Internet,96,islami,14,Kejati Jatim,4,Kesehatan,560,Kicau Mania,29,kontroversi,3,Korupsi,25,KPK,25,Kuliner,20,Laporan Masyarakat,16,Laporan-Masyarakat,463,Lindo-TV,146,Liputan Haji Indonesia,7,Liputan-Investigasi,421,Lowongan Kerja,4,masyarakat,2,Melek-Hukum,91,Miras,1,Nasional,2068,Negara,2,Olahraga,133,Opini Rakyat,162,Otomotif,12,p,1,Pemerinta,5,Pemerintah,1978,Pemilu 2024,95,Pendidikan,159,penghargaan,2,Peristiwa,857,PERS,33,Pilpres 2024,32,Politik,828,politisi,4,POLR,3,POLRI,3004,Prestasi,3,Pungli,51,Regional,8789,Regional Hukrim,4,regional Nasional,2,Rego,1,Rekening,1,Religi,354,Santuni Anak Yatim,1,Sejarah,68,Selebritis,80,Seni-Budaya,114,ShowBiz,109,sosial,5,STOP PRESS,1,Technology,148,Tips-Trick,129,TNI,810,TNI AU,2,TNI-Polri,65,tokoh agama,1,Tokoh masyarakat,4,UMKM,2,Upacara,2,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia | LINDO: DKS Surabaya: Dulu Kawah Candradimuka, Kini Disebut Berubah Jadi "Kolam Pancing"
DKS Surabaya: Dulu Kawah Candradimuka, Kini Disebut Berubah Jadi "Kolam Pancing"
DKS Surabaya: Dulu Kawah Candradimuka, Kini Disebut Berubah Jadi Kolam Pancing
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAKkxup3iOry6bWbBl_fYkYe4hgUsWMnkkfK_3kpZ9mZIXCpbsLnQJdiq66PqkLsTfM_qI-UR0zlZiVglBY8nYmg1elEJ3_RgTprb-qMcSnTMXK9So6rXo_7tO46MsbqdX9bKxCw4zKmMDZpIXVds1apxsffZdx7y_WZB1iSqM59AE7pUBUvv7cID2n5c/s320/1002654690.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAKkxup3iOry6bWbBl_fYkYe4hgUsWMnkkfK_3kpZ9mZIXCpbsLnQJdiq66PqkLsTfM_qI-UR0zlZiVglBY8nYmg1elEJ3_RgTprb-qMcSnTMXK9So6rXo_7tO46MsbqdX9bKxCw4zKmMDZpIXVds1apxsffZdx7y_WZB1iSqM59AE7pUBUvv7cID2n5c/s72-c/1002654690.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia | LINDO
https://www.liputanindonesia.co.id/2026/05/dks-surabaya-dulu-kawah-candradimuka.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2026/05/dks-surabaya-dulu-kawah-candradimuka.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content