Diduga DPRD Sarang Korupsi, Warga Menilai Dana Reses Disunat, Konsumsi Fiktif Lolos di Meja Sekwan

Liputan Indonesia || Surabaya - Dugaan penyimpangan anggaran reses DPRD Kota Surabaya kembali mencuat dan kali ini sorotan tajam mengarah langsung ke Sekretaris DPRD (Sekwan). Sebab, seluruh alur administrasi reses mulai dari penganggaran, pemotongan, verifikasi, hingga pencairan berada di bawah kendali Sekretariat DPRD.

Masalah bermula dari anggaran konsumsi reses yang secara aturan wajib dibelanjakan melalui UMKM berizin. Dalam laporan pertanggungjawaban, tercantum pengadaan sekitar 250 paket nasi, lengkap dengan stempel UMKM. Namun fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya: nasi tersebut tidak pernah ada dan tidak pernah dibeli.

Ironisnya, laporan tetap dinyatakan lengkap dan sah secara administrasi. Ini menimbulkan pertanyaan mendasar: bagaimana mungkin pengadaan fiktif bisa lolos tanpa sepengetahuan atau peran Sekretariat DPRD Kota Surabaya.

Tak berhenti di situ, sumber internal juga mengungkap adanya indikasi pemotongan dana reses sebelum kegiatan dilaksanakan. Pemotongan tersebut diduga terjadi di level administrasi, bukan di lapangan, sehingga kuat dugaan melibatkan pihak yang memiliki kewenangan langsung atas pengelolaan anggaran, yakni Sekwan.

"Anggaran reses sudah dipotong di awal dan konsumsi hanya dihadirkan dalam bentuk laporan fiktif, maka pola ini menunjukkan adanya rekayasa sistematis. Bukan lagi soal kelalaian, melainkan pembiaran yang disengaja," ujar sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Nama UMKM pun ikut terseret. Stempel usaha digunakan dalam laporan, sementara pelaku UMKM mengaku tidak pernah menerima pesanan. Praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai UMKM yang dijadikan tameng administrasi.

Dalam sistem keuangan daerah, Sekwan adalah gerbang terakhir. Tanpa verifikasi dan persetujuan Sekretariat DPRD, dokumen reses tidak mungkin bisa dicairkan. Karena itu, dalih tidak tahu justru memperkuat dugaan lemahnya pengawasan atau adanya pembiaran yang terstruktur.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, menegaskan bahwa Sekwan tidak bisa berlindung di balik alasan administratif.

"Kalau nasi 250 paket tidak pernah ada, tapi laporannya lolos, itu bukan salah teknis. Itu indikasi pembiaran. Sekwan adalah kunci administrasi reses, jadi mustahil tidak tahu," tegas Baihaki.

Ia menyebut, dugaan pemotongan dana reses dan konsumsi fiktif adalah bentuk pengkhianatan terhadap uang rakyat.

Perlu diketahui masyarakat 

"Reses dibiayai APBD. Kalau dananya dipotong, lalu konsumsi hanya ada di atas kertas, itu jelas merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan publik," ujarnya.

“UMKM dijadikan stempel hidup. Ini kejahatan administrasi. Sekwan harus bertanggung jawab secara institusional, bukan cuci tangan,” lanjutnya.

Baihaki menegaskan AMI akan mendorong audit dan membuka opsi pelaporan ke aparat penegak hukum.

"Kami akan segera membuat laporan resmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk segera menelusuri permasalahan dana reses, jika ditemukan unsur pidana, proses hukum harus jalan. Jangan biarkan Sekretariat DPRD Kota Surabaya menjadi pabrik dokumen fiktif," pungkasnya.


Penulis : PIK 
_Dalam segala situasi, LiputanIndonesia.co.id berkomitmen memberikan fakta jernih dari TKP. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme._

Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar


Berita lainnya:




Official tiktok liputan Indonesia

Nama

#,1,#Berita viral,76,#BeritaViral,960,#fyp,300,#MafiaHukum,37,#Mafiakasus,22,#MafiaMigas,27,#MafiaPupuk,2,#MafiaRokok,8,#MafiaTanah,46,#Mudik2023,20,#Mudik2024,2,#Pemilu2024,59,#UMKM,6,a Regional,1,Advertorial,449,BAIS,5,Berita Terkini,2118,Berita Utama,4914,Berita-Terkini,4073,BIN,11,BNNK,20,BNNP,13,BPBD,1,BPN,5,Capres 2024,28,Covid-19,132,Destinasi-Wisata,73,Dewan Pers,8,Dinkes,2,EkoBis,448,Ekonomi & Bisnis,38,fasilitas,7,Galeri-foto-video,187,Gaya-Hidup,127,h,1,Hak Jawab,6,Hoax / Fakta,6,Hobby,76,HPN,1,HuKrim,2732,hukum,61,index,30,Info Haji,21,insiden,2,Internasional,398,Internet,96,islami,13,Kejati Jatim,4,Kesehatan,560,Kicau Mania,29,kontroversi,3,Korupsi,25,KPK,25,Kuliner,20,Laporan Masyarakat,16,Laporan-Masyarakat,462,Lindo-TV,146,Liputan Haji Indonesia,7,Liputan-Investigasi,421,Lowongan Kerja,4,masyarakat,2,Melek-Hukum,91,Miras,1,Nasional,2065,Negara,2,Olahraga,133,Opini Rakyat,161,Otomotif,12,p,1,Pemerinta,5,Pemerintah,1976,Pemilu 2024,95,Pendidikan,157,penghargaan,2,Peristiwa,795,PERS,33,Pilpres 2024,32,Politik,826,politisi,4,POLR,3,POLRI,3000,Prestasi,3,Pungli,51,Regional,8706,Regional Hukrim,4,regional Nasional,2,Rego,1,Rekening,1,Religi,354,Santuni Anak Yatim,1,Sejarah,68,Selebritis,80,Seni-Budaya,114,ShowBiz,109,sosial,5,STOP PRESS,1,Technology,148,Tips-Trick,129,TNI,809,TNI AU,2,TNI-Polri,65,tokoh agama,1,Tokoh masyarakat,4,UMKM,2,Upacara,2,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia | LINDO: Diduga DPRD Sarang Korupsi, Warga Menilai Dana Reses Disunat, Konsumsi Fiktif Lolos di Meja Sekwan
Diduga DPRD Sarang Korupsi, Warga Menilai Dana Reses Disunat, Konsumsi Fiktif Lolos di Meja Sekwan
DPRD Sarang Korupsi, Dana Reses Dipotong, Konsumsi Fiktif Lolos di Meja Sekwan DPRD kota dan jatim, sarang tikus
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjccoQGNJslGk6hErkxtmB6diKUyNalR6uqhRz4Hpi6SMPEq_8X5YR6BHrBby6ZN7hYz6rWMaZIi0hyphenhyphen0by2hyphenhyphenfSs3WcOclv2M7IL7yJ_syO5mM5mn7XWRwbK_hmrahpMd7YluGHB_9RVwSiIhwGoGXxUMXH1wNN5pz3Vo19wAAVB4EO5H_QWZA27Y-JRiQ/s16000/1000906848.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjccoQGNJslGk6hErkxtmB6diKUyNalR6uqhRz4Hpi6SMPEq_8X5YR6BHrBby6ZN7hYz6rWMaZIi0hyphenhyphen0by2hyphenhyphenfSs3WcOclv2M7IL7yJ_syO5mM5mn7XWRwbK_hmrahpMd7YluGHB_9RVwSiIhwGoGXxUMXH1wNN5pz3Vo19wAAVB4EO5H_QWZA27Y-JRiQ/s72-c/1000906848.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia | LINDO
https://www.liputanindonesia.co.id/2026/02/diduga-dprd-sarang-korupsi-warga.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2026/02/diduga-dprd-sarang-korupsi-warga.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content