Waduh! Penyidik Polsek Gubeng Akan Dilaporkan Propam Polda Jatim, ada apa!?

Foto : Saksi verbal lisan Daurisco Dwi Nurlaksana di PN Surabaya



Liputan Indonesia || Surabaya, - Sidang lanjutan perkara pengeroyokan terhadap Lauw Shirley Andayani Loekito dengan terdakwa Terry Immanuel Yoseph Winarta bersama-bersama Tri Tulistiyani dan Joko Rianto, kembali digelar dengan agenda keterangan saksi Verbal Lisan ( saksi penyidik) yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Sutarno di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Kamis, (15/12/2022).

Saksi verbal lisan Daurisco Dwi Nurlaksana dari Polsek Gubeng Surabaya mengatakan bahwa, saat pemerikaaan terhadap saksi untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tidak ada tekanan dan acaman.

Saat disingung Majelis Hakim terkait saksi Sukoco yang menerima telepon saat di BAP dan ada dua BAP.

Daurisco mengatakan bahwa, itu tidak benar, Sukoco menerima telpon dan mendapat arahan. Benar ada 2 BAP, yang satunya adalah BAP tambahan.

Lanjut pertanyaan dari Penasehat Hukum terdakwa Rolland E Potu, terkait apa yang dimaksud BAP tambahan, dan apakah boleh di Peraturan Kapolri, BAP dikrim oleh orang yang bukan annggota Polisi.

Daurisco menjelaskan bahwa, saat melakuan BAP Sukoco, ada kendala printernya lagi ngadat (macet) sehingga saksi disuruh pulang. Kemudian kami minta tolong kepada Raymond untuk mengatarkan BAP tersebut. Terkait yang mengirim BAP bukan Anggota Polisi itu tidak masalah.

Rolland menjelaskan bahwa, seharusnya saksi diperiksa 2 kali di Polsek Gubeng, dikeranakan ada 2 BAP," kerana satunya BAP tambahan," kelit Daurisco.

Untuk diketahui disidang sebelumya saksi Raymond dan Sukoco telah mencabut BAP di perkara ini.

Raymond menerangakan bahwa, saat itu saya ditelpon sama Oyong (Anggota Polisi) disuruh pergi ke Showroom Mobil Manna, untuk mengawal Shirley, saat tiba disana ketemu Shirley, Shirley bilang, kalau Terry itu kurang ajar, saya dipukuli.

"Dan saya sempat melihat tangan dan leher Shirley merah-merah," kata Raymond saat memberikan keterangan di PN Surabaya.

Saat disinggung oleh Majelis Hakim apakah, saksi melihat kejadian pemukulan tersebut," sebenarnya tidak melihat kejadian tersebut, namun saya ditekan sama Shirley saat memberikan BAP," bebernya.

Hal sama yang diungkapkan oleh saksi Sukoco bahwa, keterangan BAP tersebut juga dicabut. Dimana ia menceritakan awalnya janjian di Warkop dekat Show room Mobil sama Reymond untuk servis AC, kemudian Raymond datang, lalu mengajak ke Polsek Gubeng Surabaya.

"Saat di Polsek dilakukan pemeriksaan sama Polisi, cuma disuruh ngisi, sambil menerima telepon dari Shirley melalui Handphone Raymond," katanya.

Sontak Majelis Hakim geram dengan pernyataan saksi, loh kok, bisa saat itu saksikan diperiksa sama penyidik. Kok bisa diperiksa terima telpon.

"Iya pak, Saat ditanya oleh penyidik, dibantu jawab oleh Shirley, kadang-kandang Raymond juga membantu," kata Sukoco.

Ia menanbahkan bahwa, tidak pernah datang ke Show room dan tidak kenal sama Shirley.

Kemudian di BAP ditanggal 22 April 2022, tolong saksi jelaskan, tanya Majelis Hakim.

"Saat itu saya di kost-kosan, yang mulia dan BAP tersebut dikrim oleh Raymond serta menyuruh untuk tanda tangan saja,"jelasnya.

Terpisah Rolland E Potu menerangakan bahwa, tadi kita semua tau dan sempat ditanyakan apakah diperbolehkan mengirim BAP ke saksi dilakukan orang yang bukan anggota Polisi. Tadi saksi bilang itu diperbolehkan.

Masih kata Rolland bahwa, kembali lagi saksi itu seorang penyidik, tentu tahu sifat dari penyelidikan itu bersifat tertutup, apalagi ini berkas perkaranya dititipkan orang lain, yang notabanenya bukan anggota Polri apakah itu diperbolehkan itu, tapi kami memahami itu bukan tupoksi kami, tetap kami mengikuti prosedur yang ada . Namun apabila ada dugaan prosedur pelanggaran kode etik profesi dari anggota Polri, maka ada Propam, Kompolnas dan lain sebagainya.

"Kami pasti akan lakukan upaya hukum pasti, sebagaimana ada dari rekan kami, sudah menyusun dan akan melaporkan ke Propam Polda Jatim," tegasnya.

Untuk diketahui berdasarkan surat dakwa dari JPU menyebutkan bahwa, pada tanggal 19 Febuari 2022 di Showroom Manna Mobil di Jalan Kertajaya 210 Surabaya, saat saksi Lauw Shirley Andayani Loekito untuk menyelesaikan transaksi mobil Porsche milik saksi Ajub Ketjuk Hendro Witjaksono, yang mana sebelumnya saksi Ajub memiliki hutang sebesar Rp. 250 juta dengan jaminan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) mobil Porsche, dimana sebelumya Lauw Shirley sepakat dengan Ajub untuk menyelsaikan transaksi penjualan mobil Porshe dengan harga Rp.1,4 milaar.

Lauw Shirley dengan membawa BPKB mobil Porsche sudah datang terlebih dahulu bertemu dengan terdakwa Terry dan Ajub belum datang. Terdakwa Terry merasa tidak pernah melakukan transaksi pembelian mobil Porsche dengan Lauw Shirley dan mengatakan supaya menunggu Ajub.

Bahwa saat Lauw Shirley duduk dikursi, Terry berusaha mengusirnya dengan diangkat keatas dengan menggunakan kedua tangan saat Sherley berdiri dari belakang didorong-dorong oleh Terry untuk diusir keluar showroom.

Setelah itu Sherley membalikkan badan berhadapan dengan Terry sambil mengambil gambar video menggunakan handphone sambil berjalan mundur keluar showroom. Terry berusaha untuk merebut handphone Sherley, kemudian Terry meminta bantuan Tri dan Joko. Bahu kiri dan leher korban dipegang Tulistiyani, bahu kanan dan leher dipegang Joko. Sambil berdiri, leher depan korban dicekik oleh Terry dengan menggunakan lengan tangan kanan.

Shirley berontak dan berhasil keluar dari showroom Manna Mobil Kertajaya. Tidak hanya itu, korban juga ditendang dengan kaki terdakwa Terry sehingga mengenai kaki dan sekitar pantat korban. Posisi korban saat itu, jongkok sambil mempertahankan handphone dan BPKB yang dibawa.

Akibat perbuatan para terdakwa JPU mendakwa dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP. 


Penulis : T10 


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Artikel lainnya:


toko online liputan Indonesia

toko online zeirshopee
Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama
Nama

#BeritaViral,333,Advertorial,348,BAIS,5,Berita Utama,2185,Berita-Terkini,1568,BIN,9,BNNK,8,BNNP,5,Capres 2024,8,Covid-19,131,Destinasi-Wisata,68,EkoBis,396,Galeri-foto-video,157,Gaya-Hidup,120,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,69,HuKrim,1465,Info Haji,19,Internasional,357,Internet,83,Kesehatan,520,Kicau Mania,26,KPK,11,Kuliner,16,Laporan-Masyarakat,422,Lindo-TV,121,Liputan Haji Indonesia,5,Liputan-Investigasi,378,Lowongan Kerja,3,Melek-Hukum,70,Nasional,1698,Olahraga,93,Opini Rakyat,159,Otomotif,12,Pemerintah,1148,Pendidikan,131,Peristiwa,616,PERS,8,Pilpres 2024,2,Politik,564,POLRI,1578,Pungli,31,Regional,3997,Religi,204,Sejarah,56,Selebritis,76,Seni-Budaya,89,ShowBiz,104,Technology,138,Tips-Trick,117,TNI,727,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id: Waduh! Penyidik Polsek Gubeng Akan Dilaporkan Propam Polda Jatim, ada apa!?
Waduh! Penyidik Polsek Gubeng Akan Dilaporkan Propam Polda Jatim, ada apa!?
Penyidik Polsek Gubeng Dilaporkan Propam Polda Jatim, Lauw Shirley Andayani Loekito, terdakwa Terry Immanuel Yoseph Winarta Tri Tulistiyani,Joko Rian
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_hvxJsI4aQy6nEPK7O8rwucl37ocoqskBIeoJkcaJOwG4MwbN-NqGws94j6sVUA8q2oQlOhVmog7S7q-4EnsD400_8H4U40OjCs45aZsPsoEbu2x9saKjBH5YkMRvMyrb5gfEbSdtdGEAM-Q-APKySKLs1MyU4KAmc8Uh8A9ZARPT_GKmygdxDEPkJw/s320/IMG-20221215-WA0024.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_hvxJsI4aQy6nEPK7O8rwucl37ocoqskBIeoJkcaJOwG4MwbN-NqGws94j6sVUA8q2oQlOhVmog7S7q-4EnsD400_8H4U40OjCs45aZsPsoEbu2x9saKjBH5YkMRvMyrb5gfEbSdtdGEAM-Q-APKySKLs1MyU4KAmc8Uh8A9ZARPT_GKmygdxDEPkJw/s72-c/IMG-20221215-WA0024.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/12/waduh-penyidik-polsek-gubeng-akan.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/12/waduh-penyidik-polsek-gubeng-akan.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content