Tak Punya Legal Standing, PKKPLD Usir Paksa Ahli Waris Botoputih Dugaan Dengan Preman Tanpa Putusan Pengadilan

Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran (PKKPLD) Arogan, Soebandri Santoso tidak pernah menunjukkan silsilah keturunannya yang asli, bukan foto copy, kalau foto copy wajib di legalisir dan Lina Chandra Dewi itu bukan keturunan Ningrat, anak orang biasa, Mana Putusan Pengadilan Kalau Ngusir Saya!!
Foto: Surat Pengusiran Mal Administrasi, Tanpa Putusan Pengadilan Usir Ahli Waris.
R. Ariyanto Suseno : "Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran (PKKPLD) Arogan, Soebandri Santoso tidak pernah menunjukkan silsilah keturunannya yang asli, bukan foto copy, kalau foto copy wajib di legalisir dan Lina Chandra Dewi itu diduga bukan keturunan Ningrat, anak orang biasa. Mana Putusan Pengadilan Kalau mau Ngusir saya, Saya Bakal Laporkan Polisi Soebandri Santoso dan Lina Chandra Dewi itu, Dia itu sudah mengancam jiwa saya, ini negara hukum, akan saya laporkan ke Polisi juga semua yang diduga preman dan oknum ormas itu, karena perbuatan mereka sudah melawan hukum !!"

Liputan Indonesia || Surabaya, - Viralnya kasus Pesarean Sunan Sentono Agung Botoputih beberapa waktu lalu, mulai tukang parkir di keroyok, hingga kasus perusakan yang diberhentikan polisi tanpa gelar perkara, kini Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran dan kroni kroninya membuat onar dan kini berulah lagi dengan mengusir R. Ariyanto Suseno dan Saudaranya ahli waris asli "Raden" sesuai surat silsilah keturunan miliknya, dan Rumahnya Pegirian 176 Surabaya rumah keluarga.


Pengusiran yang dilakukan oleh Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran tidak punya alas hak atau legal standing (kekuatan hukum) dan dinilai Mal Administrasi bahkan melanggar hukum, karena tidak adanya putusan dari pengadilan serta mengerahkan "ormas" dan diduga puluhan preman secara arogan di Komplek Makam Sunan Sentono Agung Botoputih.

Foto: Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran Tak punya alas hak, menyuruh Ormas dan Preman saat melakukan pengusiran R. Ariyanto Suseno Ahli Waris Botoputih tanpa putusan pengadilan, hal ini sudah tidak menghormati hukum di Indonesia.

Diketahui Raden Ariyanto Suseno atau Gus Yanto sapaan akrabnya adalah pewaris sesuai silsilah gelar "Raden" yang dikeluarkan oleh Walikota Surabaya tahun 1952, Bupati Pamekasan Tahun 1954 dan di sahkan oleh Gubernur Jatim tahun 1960 yang dimilikinya.

Menurut keterangan Gus Yanto, "Soebandri Santoso dan Lina Chandra Dewi yang mengaku keturunan asli ningrat, hingga saat ini tidak pernah menunjukkan silsilah keturunannya yang asli, bahkan tidak pernah mau diajak pertemuan musyawarah untuk adu data pewaris gelar Raden, dugaan Soebandri Santoso bukan keturunan Ningrat yang mengaku Raden saat di mediasi oleh dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparta) kota Surabaya paguyuban lanang dangiran, Soebandri tidak pernah menunjukkan silsilah keturunannya yang asli, bukan foto copy kalau foto copy harus di legalisir dan Lina Chandra Dewi itu dugaan bukan keturunan Ningrat, anak orang biasa," tuturnya saat ditemui di Rumahnya Pegirian 176 Surabaya. Senin, (21/11/2022).

Lanjut Gus Yanto, "Anehnya lagi Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran beralamat Simo Sidomulyo XI /15-17 Surabaya yang fakum puluhan tahun tidak bertanggung jawab, eh kok tiba tiba terbit SK baru  tertanggal 1 November 2022, di ketahui Lina Chandra Dewi sebagai Ketua dan Pini sepuh Soebandri Santoso mensomasi untuk mengusir paksa saya, tanpa alas hak yang jelas, bahkan tidak ada putusan pengadilan, dengan arogannya mengerahkan massa atau premanisme yang membuat onar di makam Sunan Sentono Agung Botoputih," jelasnya. 

Tidak adanya Legal Standing atau Kekuatan Hukum tetap tidak seharusnya Paguyuban yang diduga tidak mempunyai alas hak atau tidak adanya putusan pengadilan itu untuk mengusir Ahli Waris yang telah menempati puluhan tahun, bahkan diketahui R. Ariyanto Suseno beralamat atau berdomisili sesuai KTP dan Kartu Keluarga (KK) di jl. Pegirian 176, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.

Tambah Gus Yanto, "Benar mas, saya di somasi dan diusir dari rumah saya, ini perbuatan nya sangat arogan, padahal sesuai legalitas, saya berdomisili disini dan diakui oleh Dispenduk Pemkot Surabaya dengan bukti KTP dan Kartu Keluarga saya beralamat di Pegirian 176 Surabaya dan bahkan Ayah Ibu serta kakek saya dulu tinggal di alamat sini juga, tapi anehnya Soebandri Santoso dan Lina Chandra Dewi itu mengusir saya melalui Paguyuban yang tidak beralaskan hak dan tak jelas legalitas nya bahkan mereka mengerahkan ratusan preman, ini negara hukum, dugaan Subandri dan Lina itu orang gak jelas, bukan keturunan Raden, tapi ngaku keturunan Raden, mereka tidak beralamat sini dan mereka itu bukan keturunan Raden," ujarnya.

"Mereka berdua itu ngaku ngaku Raden, ayo buktikan secara hukum kalau Lina dan Soebandri itu punya silsilah keturunan Raden, buktikan dong, selama ini apa mereka peduli?, Mereka itu mulai dulu jahat kepada saya dan keluarga saya, dan sekarang menyuruh yang diduga preman usir saya, kalau saya salah laporkan polisi jangan arogan, katanya pengacara atau orang berpendidikan, kok kelakuannya kayak orang gak berpendidikan," tutup R. Ariyanto Suseno saat di Rumahnya Jl. Pegirian 176 Surabaya.


Tanggapan Pakar Sosial dan Politik serta  Pemerhati Cagar Budaya Surabaya

Pakar Sosial dan Politik serta Pemerhati Cagar Budaya Heri Siswoyo (Basir) mengatakan, "Perihal adanya R. Ariyanto Suseno atau disebut Gus Yanto diusir paksa dari tempat tinggalnya, tanpa putusan pengadilan itu sudah jelas melanggar hukum, secara kekuatan administrasi Gus Yanto diakui oleh Dinas Kependudukan Pemerintah Kota Surabaya berdomisili di Pegirian 176, Simolawang, Simokerto, Surabaya sesuai KTP, Kartu Keluarga (KK), bahkan Ayahanda serta kakeknya juga berdomisili di pegirian 176 Surabaya," ujarnya..

Konfirmasi Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran

Sementara saat awak media mengkonfirmasi Lina Chandra Dewi selaku ketua paguyuban Keluarga  Keturunan Pangeran Lanang Dangiran terkait pengusiran sepihak tanpa putusan pengadilan dan tidak mempunyai silsilah keturunan melalui WhatsApp mengatakan, "Bisa langsung konfirmasi sama Bp.Bandri," jawab singkat Lina selaku Ketua Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran terkesan melempar tangan.


Penulis : mat


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Artikel lainnya:


toko online liputan Indonesia

toko online zeirshopee
Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama
Nama

#BeritaViral,256,Advertorial,328,BAIS,5,Berita Utama,2104,Berita-Terkini,1345,BIN,9,BNNK,8,BNNP,5,Capres 2024,5,Covid-19,131,Destinasi-Wisata,67,EkoBis,382,Galeri-foto-video,155,Gaya-Hidup,120,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,63,HuKrim,1382,Info Haji,19,Internasional,357,Internet,82,Kesehatan,519,Kicau Mania,23,KPK,8,Kuliner,15,Laporan-Masyarakat,415,Lindo-TV,118,Liputan Haji Indonesia,5,Liputan-Investigasi,375,Lowongan Kerja,3,Melek-Hukum,68,Nasional,1687,Olahraga,91,Opini Rakyat,159,Otomotif,12,Pemerintah,1110,Pendidikan,126,Peristiwa,614,PERS,5,Pilpres 2024,1,Politik,550,POLRI,1523,Pungli,31,Regional,3789,Religi,192,Sejarah,56,Selebritis,76,Seni-Budaya,89,ShowBiz,104,Technology,137,Tips-Trick,116,TNI,722,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id: Tak Punya Legal Standing, PKKPLD Usir Paksa Ahli Waris Botoputih Dugaan Dengan Preman Tanpa Putusan Pengadilan
Tak Punya Legal Standing, PKKPLD Usir Paksa Ahli Waris Botoputih Dugaan Dengan Preman Tanpa Putusan Pengadilan
Paguyuban Keluarga Keturunan Pangeran Lanang Dangiran Arogan, Soebandri Santoso & Lina Chandra Dewi tak pernah menunjukkan silsilah keturunan asli
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiV0cIU3v67NdXH50zNid3D4cto0nEKWWAhh4faVjdbW3QfRBhZ8qWDg-a1GXZbFf8swkyQFysAZkXahdr6hRoVd_WLLid7vDpDIrymcTNrSeEyJ5xjtbL-wyv3fBTSWEcPh52SsQi7zWIUoTnaLPWsoB7OfLJtfQUhfQ_XP_ZmRCTdno5_cgHnGrcJ4A/w438-h640/IMG_20221123_030425.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiV0cIU3v67NdXH50zNid3D4cto0nEKWWAhh4faVjdbW3QfRBhZ8qWDg-a1GXZbFf8swkyQFysAZkXahdr6hRoVd_WLLid7vDpDIrymcTNrSeEyJ5xjtbL-wyv3fBTSWEcPh52SsQi7zWIUoTnaLPWsoB7OfLJtfQUhfQ_XP_ZmRCTdno5_cgHnGrcJ4A/s72-w438-c-h640/IMG_20221123_030425.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/11/tak-punya-legal-standing-paguyuban.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/11/tak-punya-legal-standing-paguyuban.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content