Media Liputan Indonesia - www.LiputanIndonesia.co.id, - Mengemban Tugas Social Control Masyarakat -> Hukum, Social, Budaya, Politik, Pendidikan dan Kesehatan. | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu anggota Wartawan, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi 08170226556 & 085232636667, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Berita Indonesia,terkini,liputan indonesia,ekonomi,bisinis,Gaya Hidup,HuKum,kriminal,Info Haji,PILKADA,PILKADES,pilwali,Kesehatan,Kuliner,Laporan Masyarakat,Liputan Hari ini,Liputan Investigasi,liputan khusus,Liputan regional, Liputan Dunia,Liputan Indonesia,Liputan Regional,Liputan UTAMA,Movies,Music, olahraga,Opini Rakyat,otomotif,Pendidikan,Peristiwa,politik,Religi,sejarah, Selebritis,Seni Budaya,Batu Akik Permata,Technology,Tips Trick,Tour Wisata

Liputan Terkini

Nasional

Internasional

HuKum & Kriminal

Pendidikan

Gaya Hidup

Olahraga

SENI & BUDAYA

Technology

Politik & Pemerintah

Kesehatan

SELEBRITIS

Peristiwa

Sejarah

Tips & Trick

Religi

Liputan Khusus

DPC PPP Blitar adakan Haliqoh Ulama Ka' bah Se-Jatim dan Harlah PPP ke-43


BLITAR - JATIM, Liputan Indonesia - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPC Blitar Jatim, mengadakan acara Haliqoh Ulama Ka' bah Se-Jatim sekaligus Harlah PPP ke 43, yang diselenggarakan di Kantor DPC PPP Blitar Jatim, Jl. Tlogo no.11 RT. 05/01 Tlogo ll Kanogoro Blitar Jawa Timur. Kamis, (11/2/16).

Dalam acara kali ini turut mengundang KH. Masykur Hasyim MM. MBA Ketua DPW Jatim, H. M Mahfud Busiri SH. M.si Sekwil DPW Jatim, Ketua AMK Jatim, H. Saiful Bahri S,ag Ketua DPC Surabaya, KH. Wafi Maimun Ketua FUK, H. M. Kansul Firdaus, KH. A. Mizan Basyari, KH. Habibulloh Mas'ud, dan segenap simpatisan PPP se Jawa Timur.


Materi pembahasan acara tersebut guna menyatukan Visi dan Misi perjuangan partai Islam, karena selama terjadinya konflik kecil didalam partai Ka'bah ini telah terjadi perpecahan menjadi dua kubu, Tugas para Ulama Jawa Timur sekarang adalah menyatukan lagi Masyarakat simpatisan PPP yang ada di Jawa Timur serta memperbaiki akhlaq PPP sesuai dengan Islam lagi, agar perjuangan PPP kedepan tidak terulang lagi orang orang yang berkhianat seperti Romi.

Juga memberikan pemahaman kepada simpatisan PPP khususnya di jawa timur, Ketua Umum PPP yang sah sesuai dengan putusan Mahkamah Agung adalah H. Djan Faridz, secara hukum di Indonesia, serta menolak islah, dan menolak koalisi permanent kepada PDI-P.

" PPP se Jawa Timur mengadakan Haliqoh Ulama Ka' bah Se-Jatim sekaligus Harlah PPP ke 43 , guna memperbaiki akhlaq dan menyatukan visi dan misi perjuangan PPP yang ada di jawa timur, serta membersihkan oknum oknum yang berkhianat di tubuh PPP jatim, serta menolak islah, dan menolak koalisi permanent kepada PDI-P "  Ujar KH. Masykur Hasyim MM. MBA Ketua DPW Jatim (ali/mro/one).

WNI Hijrah ke Bisnis Online di AS

Warga Indonesia Krissant Saraswati Howell di Daphne, Alabama, banting setir dari profesinya sebagai guru di Semarang dan memutuskan untuk menekuni bisnis online bersama suaminya.

LiputanIndonesia.co.id, DAPHNE, ALABAMA — Pindah ke Amerika Serikat, warga Indonesia, Krissant Saraswati Howell yang sebelumnya menekuni profesi sebagai guru bahasa inggris selama sembilan tahun di Sekolah Theresiana di Semarang, memutuskan untuk banting setir dan terjun ke bisnis online bersama suaminya, Roy, di kota Daphne, Alabama.

Pasangan suami isteri ini memiliki dua toko online di Internet yaitu Roy Rose Jewelryyang menjual beragam jenis perhiasan yang sudah lebih dulu dibangun oleh sang suami, dan the Match and Hatch Store yang resmi berjalan bulan Juni 2015. Toko online yang ke-2 ini menjual berbagai pernak-pernik untuk pesta pernikahan dan perlengkapan bayi.

“Yang namanya bayi kan lahir setiap hari, kenapa nggak kita coba untuk bisnis ini saja? Dan kenapa wedding? Karena kita melihat penjualan kami untuk pernak-pernik wedding itu sangat banyak sekali dan akhirnya kita memutuskan untuk itu,” papar Krissant Saraswati Howell yang akrab disapa Kriss ini kepada Liputan Indonesia belum lama ini.

Kriss menyadari memang tidak setiap waktu para pelanggannya mencari barang-barang pernikahan, karena di AS biasanya ada bulan-bulan tertentu yang dipilih oleh warga lokal untuk menikah.

“Desember, Juni, Juli. Itu bulan yang sangat sibuk untuk wedding ya,” papar perempuan yang hobi membaca, jalan-jalan, dan olah raga ini.

Menurut Kriss, dengan membuka toko online ia bisa memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya yang ingin membeli barang tanpa harus keluar rumah. Tidak hanya itu, melalui toko onlinenya, ia bisa menjangkau para pelanggan yang berasal dari berbagai penjuru.

Harga barang-barang yang dijual melalui dua toko online miliknya ini juga beragam. Ia dan suami berusaha untuk menjual barang-barang yang dapat dijangkau oleh para pelanggan dengan tingkat penghasilan yang berbeda-beda.

Barang-barang yang dijual di Match and Hatch Store seperti taplak meja, buku tamu, tas perlengkapan bayi, dan album foto, semuanya berharga sekitar 154 ribu rupiah ke atas. Sedangkan untuk perhiasan di Roy Rose Jewelry, harga berkisar antara 280 ribu rupiah hingga 70 juta rupiah.

Untuk mempromosikan bisnisnya, Kriss menggunakan media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Tidak lupa juga, ia dan suami aktif bergabung di berbagai organisasi yang berhubungan dengan bisnis online.

“Jadi tidak saja media sosial, tetapi juga lewat community business yang ada di sini juga,” ujar Kriss.

Sekecil apa pun usaha yang dimiliki di AS, seorang pengusaha tetap harus mendaftarkan bisnisnya kepada pemerintah.

“Setiap proses untuk membuka sebuah online bisnis tetap harus ada perijinannya, karena itu kan nanti berhubungan dengan pajak,” jelas perempuan yang juga sempat mengajar les bahasa inggris privat di Semarang ini.

Selain itu Kriss juga menjual beberapa barang tokonya di berbagai ritel online lainnya seperti e-bay dan Amazon.

Mengenai berbisnis dengan suami, Kriss merasa lebih senang, karena tingkat kepercayaannya menjadi lebih tinggi. Namun, ia dan suami selalu berusaha untuk selalu membagi waktu antara pekerjaan dan rumah tangga.

“Kami memisahkan antara rumah tangga dengan bisnis. Jadi ketika jam kerja, kita bicara masalah bisnis, tapi setelah jam kerja ya sudah kita lepas masalah bisnis,” jelas perempuan yang menetap di AS sejak tahun 2015 ini.

Masalah pekerjaan juga selalu dibahas secara profesional. Mereka melakukan pertemuan setiap minggu untuk membahas bisnis mereka.

“Kami berdua meeting tiap hari senin, kemudian kita diskusikan tentang strategi bisnis dan sebagainya,” kata Kriss.

Kini, Kriss dan suami sudah memiliki satu karyawan yang membantu mereka untuk melayani pelanggan. Untuk ke depannya, mereka berencana untuk terus mempromosikan bisnisnya dan meningkatkan kualitas barang yang mereka jual.

“Kualitas yang kita punya sudah good quality, tapi kita akan mencari yang best quality,” ujar penggemar masakan tempe penyet ini.

Selain itu untuk jangka panjang, Kriss juga berencana untuk menjual produk Indonesia melalui toko onlinenya, seperti baju batik dan taplak.

"Rencana sih ada. Tapi inginnya bikin desain sendiri. Mau coba-coba bikin sesuatu yang bisa dipakai. Kalau sesuai dengan pangsa pasar baru mass product," jelas Kriss.

Kepada teman-teman yang ingin membangun bisnis online seperti dirinya, Kriss berpesan untuk berusaha mencari produk yang unik dan sesuai dengan pangsa pasar.

(voa)

Kapolri Tindak Lanjuti Laporan Djan Faridz, Terkait Silatnas Ilegal Romi


Jakarta, Liputan Indonesia Kapolri sudah koordinasi kepada Djan Faridz dan membahas terkait laporan Silatnas atau Rembug Nasional yang dilakukan Romi adalah tindakan Pidana dan wajib diproses secara Hukum serta diberi sangsi.

Ketua Umum PPP H.Djan Faridz melakukan tindakan melaporkan ke pihak kepolisian, terkait acara acara yang digelar oleh Romi adalah ilegal dan melawan hukum, bahkan mengancam akan membubarkan paksa jika tak ditindaklanjuti polisi.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Badrodin Haiti menanggapi secara diplomatis. Kapolri mempersilakan siapa saja yang merasa dirugikan, untuk melapor ke polisi. Namun tidak serta merta semua laporan bisa langsung ditindak lanjuti.

“Enggak apa-apa silakan saja tapi kita ada SOP nya, prosedurnya,” ujar Kapolri usai menghadiri wisuda anaknya, Fakhri Subhana Haiti, di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Sabtu (6/2).

Pihaknya berjanji mengkaji laporan dan keberatan yang disampaikan kubu Djan Faridz perihal silatnas PPP kubu Romi.

“Harus diselidiki dulu apa yang dilaporkannya itu adalah perbuatan pidana. Kalau memang perbuatan itu pidana akan dilakukan penyidikan, penyidikan dicari siapa yang berbuat itu,” katanya.

“Diproses lanjut (apabila bersalah) sesuai SOP,” tambahnya.

Sebelumnya, Wasekjen PPP hasil MuktamarJakarta, Sudarto, mengancam akan membubarkan secara paksa acara Silaturahmi Nasional PPP dengan tema ‘Rembuk Nasional untuk Islah Seutuhnya’ di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 5-7 Februari 2016. Silatnas yang digelar PPP kubu Romi itu dipersoalkannya karena ilegal.

“Kita sudah melaporkan kegiatan tersebut kepada Mabes Polri ya dua hari lalu, dengan menyatakan bahwa kegiatan tersebut adalah ilegal. Oleh karena itu kami meminta kepolisian untuk mengambil tindakan nekat untuk menghentikan kegiatan itu,” ujarnya di Kantor DPP PPP, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (5/2).

“Kalau tidak (ditindak oleh polisi) akan kita bubarkan (paksa). Kita akan mengambil tindakan sendiri secara internal, kami sudah siapkan pasukan,” tambahnya.


Menurut informasi terkini yang kami terima dari kabiro liputan indonesia Jatim, pihak DPW PPP Jatim juga akan melaporkan kader PPP Jatim, yang menghadiri acara Rembug Nasional yang diselenggarakan Romi cs, akan dilaporkan ke Polda Jatim.

 " Kami akan laporkan Kader DPW PPP Jatim, yang hadir ke acara " Rembug Nasional " ke Polda Jatim, menurut perintah Ketua DPW PPP Jatim, kegiatan tersebut ilegal dan dilarang menghadiri kegiatan tersebut. Dan 
apapun kegiatan anak buah Romi cs yang dilakukakan di jawa timur akan kami laporkan ke Polda Jatim, karena ada instruksi DPP PPP " ujar Sekwil HM, Macfuds Busiri. SH. M.si.

Juga disampaikan oleh M. Aunur Rafiq, SH. Selaku Ketua AMK Jatim, " Saya juga akan mencari info anggota Kader PPP jatim dan anggota AMK jatim yang hadir di acara tersebut akan kami beri sangsi tegas, saya juga selaku ketua AMK jatim mendukung penuh perintah Ketua DPW PPP Jatim, serta DPP PPP pusat." .



(One)

Imlek di Buleleng Bali diiringi musik Gamelan

Singaraja, Liputan Indonesia -  Musik Gamelan Bali mengiringi persembahyangan umat Tionghoa di Kelenteng Ling Gwan Kiong, Kota Singaraja merayakan Tahun Baru Imlek 2567.

"Persembahyangan Imlek diiringi gamelan Bali rutin dilakukan setiap tahun dan sudah turun temurun berlangsung di salah satu kelenteng tertua di daerah kami ini," kata Ketua Majelis Tri Dharma Buleleng, The Pik Hong di Singaraja, Bali, Senin.

Menurut dia, akulturasi budaya antara Bali dan Tionghoa melahirkan rasa solidarisme antar sesama umat di daerah itu, terlebih beberapa kalangan penabuh (pemain) gamelan berasal dari masyarakat Hindu Bali.

"Kami menilai ini sebagai suatu akulturasi budaya yang begitu indah, terlebih lagi di Bali sebagai daerah tujuan wisata yang dikenal dengan budayanya yang sangat adiluhung," kata dia.

Lebih lanjut, ia memaparkan, wujud akulturasi budaya itu juga sebagai wujud nyata kebijaksanaan para leluhur Tionghoa yang membawa kepercayaannya dengan tetap memakai tradisi lokal (local wisdom)yang ada di Pulau Dewata.

"Kebudayaan Tionghoa sudah ada sekitar abad ke-11 masehi atau sekitar seribu tahun silam sejak zaman Raja Jaya Pangus pernah berkuasa di daratan Bali," tambahnya.

Selain itu, ia menambahkan, akulturasi budaya antara Bali dan Tionghoa juga tercermin dari banyaknya umat Hindu Bali ikut melakukan aktivitas persembahyangan di beberapa kelenteng dan vihara di daerah itu. "Beberapa umat lintas agama saat ini masih memadati tempat persembahyangan Tri Dharma," imbuhnya.

Sementara itu, kata dia, ribuan warga keturunan Tionghoa di Buleleng melakukan sembahyang pada (7/2) malam dengan mendatangi klenteng untuk memohon keselamatan dan kesejahteran di tahun baru pada "shio monyet api".

"Warga sejak malam sudah melakukan persembahyangan ke kelenteng atau vihara, dengan membawa dupa dan perlengkapan lainnya. Perayaan tahun baru Imlek tersebut adalah dirayakan semua umat di dunia dari keturunan Tionghoa. Jadi dalam perayaan ini tidak ada batas dalam kepercayaan (agama)," ujarnya.


Source:(antaranews)

Gempa Bumi di Taiwan, sementara 35 orang Tewas


Taiwan, Liputan Indonesia - Dua orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan sebuah gedung apartemen dua hari setelah gedung itu runtuh akibat gempa hebat di Kota Tainan di Taiwan.

Salah satunya adalah seorang perempuan yang disebutkan ditemukan tergeletak di bawah tubuh suaminya. Anak mereka yang berusia dua tahun ditemukan tewas di dekatnya.

Tak lama kemudian, seorang lelaki juga diselamatkan, media lokal melaporkan.
Setidaknya 35 orang tewas dalam gempa berkekuatan 6,4, yang sebagian besar di antaranya berada di dalam gedung Weiguan Jinlong.

Lebih dari 100 orang diyakini masih terperangkap di dalam gedung itu.
Perempuan yang ditemukan di bawah tubuh suaminya itu, Tsao Wei-ling, diselamatkan pada Senin (8/2) pagi, kata Wang Ting-yu, seorang anggota parlemen setempat seperti dikutip oleh kantor berita Reuters. Dia ditemukan dalam keadaan sadar dan dibawa ke rumah sakit.

Tim penyelamat mengatakan tubuh suaminya tampaknya melindunginya dari puing-puing yang rubuh.

Para pejabat mengatakan sudah 310 orang yang diselamatkan dari puing-puing bangunan, dengan 100 di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Seorang bayi perempuan berusia enam-bulan yang awalnya berhasil diselamatkan dari reruntuhan, meninggal beberapa jam kemudian di rumah sakit.

Kompleks apartemen berlantai 17 Weiguan Jinlong (Naga Emas), rubuh saat gempa melanda sebelum Sabtu 04:00 waktu setempat (Minggu, 02:00 WIB), saat Taiwan justru mulai merayakan Tahun Baru Imlek 2567.

Pihak berwenang sudah melakukan penyelidikan tentang apakah konstruksi gedung itu turut menyebabkan keruntuhannya.

Walikota Tainan, William Lai mengatakan para penyintas -korban selamat- sudah mengajukan pengaduan resmi mengenai 'pelanggaran' dalam konstruksi gedung itu.

Lai mengatakan ia telah menghubungi lembaga peradilan dan jaksa telah mulai melakukan penyelidikan terkait konstruksi bangunan.

"Kami sudah menugaskan tiga badan independen untuk menjaga bukti-bukti selama operasi penyelamatan sehingga kami dapat membantu jika warga ingin mengajukan tuntutan hukum di kemudian hari," katanya.

"Kami akan mempidanakan perusahaan yang membangun jika jika mereka trbukti melanggar hukum." (bbc)

Waketum Partai Gerindra mengatakan, Golkar dan PPP tersandera Politik kotor Jokowi dan PDI


Jakarata, Liputan Indonesia  – Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jatuh digenggaman PDI dan mendukung pemerintahan Joko Widodo. Dua Partai besar itu dinilai tersandera oleh kepentingan besar dalam permainan politik Jokowi dan partai koalisinya.Minggu, (7/2/2016).

“Golkar dan PPP tersandera oleh politik koalisi kotor Jokowi , dengan menciptakan dualisme kepemimpinan di tingkat nasional dengan mengunakan alat legitimasi untuk pengesahan kepengurusan parpol  di tingkat pusat oleh Menteri Hukum dan HAM,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra Arif Poyuono, pada saat jumpa pers. Selasa (26/01/2016).

Selain Partai Golkar dan PPP, kata Arif, PAN juga tersandera oleh penguasa, sehingga Partai berlambang Matahari itupun memilih untuk mendukung pemerintah.
“Kalau PAN tersandera oleh banyaknya kasus-kasus dugaan korupsi yang bisa saja dikenakan pada Ketua Umum PAN dalam kasus lahan kehutanan sewaktu menjabat sebagai Menhut,” kata Arif.

Kini, Koalisi Merah Putih (KMP) hanya menyisakan Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).  Dengan hanya Gerindra dan PKS yang ada di luar pemerintahan, artinya Jokowi telah menguasai 70 persen lebih kursi parlemen.

“Tentu saja bagi Gerindra ini merupakan tantangan tersendiri untuk mengawal di parlemen agar tidak terjadi pemufakatan busuk antara Jokowi dan parpol pendukungnya untuk menggulirkan produk-produk UU dari DPR yang tidak berpihak pada masyarakat serta lebih pro asing,” kata Arif.

Jokowi, menurut Arif, memiliki posisi tawar yang lemah jika berhadapan dengan kepentingan asing. Jokowi bertekuk lutut di bawah kendali asing yang ingin mengeruk aset-aset negara.

Karena itu, Gerindra mengharapkan agar masyarakat, baik tokoh masyarakat, Ormas dan LSM ikut mengawasi dan mengawal jangan sampai koalisi besar parpol pendukung Jokowi melakukan korupsi APBN dan menciptakan produk-produk UU yang proasing.

“Yang paling mendesak untuk tahun ini yang perlu diawasi dan ditolak bersama sama masyarakat adalah terkait obral dan cuci gudang aset-aset negara melalui privatisasi BUMN, perpanjangan Kontrak Karya migas dan tambang yang akan banyak habis kontraknya di era Jokowi,” kata dia.




(repelita)

Akibat miras oplosan di Yogyakarta, 24 orang tewas



Yogya, Liputan Indonesia - Data sementara dari Kepolisan Resor Sleman, DIY, mencatat kasus kematian akibat konsumsi miras oplosan mencapai 24 orang, sedangkan sejumlah orang lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Kasus ini merebak sejak sepekan terakhir, menurut Kapolres Sleman, DIY, AKBP Yulianto.

“Data terakhir kami ada 24 orang yang meninggal,” kata Yulianto, Minggu (07/02).

Mereka, lanjut Yulianto, diduga keracunan karena mengonsumsi miras oplosan pada awal Februari antara 2-4 Februari 2016 di beberapa wilayah di Yogyakarta, yaitu Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.

Korban tewas akibat miras oplosan ada yang dari Yogyakarta dan luar Yogyakarta, yakni Bengkulu, Medan, Ternate dan Maluku.

“Mayoritas adalah mahasiswa,” imbuhnya.
Sebelumnya mereka sempat dibawa ke sejumlah rumah sakit di Yogyakarta, yaitu di RS Sardjito, RS Bethesda, RS Hidayatullah, dan PKU Muhammadiyyah.
Sampai sekarang, Polres Sleman masih mendata 10 korban miras oplosan yang masih dirawat di beberapa rumah sakit tesebut.

Berdasarkan laporan wartawan di Yogyakarta untuk Liputan  Indonesia, Kepala Bagian Hukum dan Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta, Trisno Heru Nugroho, membenarkan bahwa RS Sardjito menerima 10 pasien korban miras oplosan sejak 4 Februari.

Dari 10 pasien yang diterima RSUP Sardjito, enam orang meninggal, tapi dua di antaranya sudah meninggal sebelum sampai ke rumah sakit.

Sampai sekarang, masih ada empat orang yang dirawat di ruang UGD RSUP Sardjito.

Sementara di RS Bethesda, Kepala Bagian Humas dan Marketing Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Nur Sukawati menyatakan menerima 21 korban miras oplosan.

Dari jumlah itu, sebanyak tujuh korban meninggal dunia, 11 orang sudah dibawa pulang dan tiga orang masih dirawat.

Menurut Yulianto, Polres Sleman sudah menahan dua orang berinisial S dan S yang keduanya adalah pasangan suami istri.

Mereka berdua, lanjut Yulianto, diduga sebagai peracik miras oplosan yang dijual ke sebagian korban yang meninggal.

Selain mengamankan dua orang tersangka, aparat Polres Sleman telah mengamankan beberapa barang bukti yang disita dari tersangka berupa miras oplosan yang belum terjual.

Yulianto menerangkan, miras oplosan hasil racikan mereka mengandung alkohol dengan kadar 96 persen dicampur sari rasa buah.

Namun untuk memastikan kandungan miras oplosan tersebut, sisa miras oplosan dikirim ke pusat laboratorium forensik Polda Semarang. (bbc)