Media Liputan Indonesia - www.LiputanIndonesia.co.id, - Mengemban Tugas Social Control Masyarakat -> Hukum, Social, Budaya, Politik, Pendidikan dan Kesehatan. | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu anggota Wartawan, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi 08170226556 & 085232636667, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.

Regional

Nasional

Internasional

HuKum & Kriminal

Politik & Pemerintah

Pendidikan

Gaya Hidup

Olahraga

SENI & BUDAYA

SELEBRITIS

Technology

Kesehatan

Peristiwa

Sejarah

Tips & Trick

PRONA di Kabupaten Sampang Madura Jadi Ajang PUNGLI, BPN Tutup Mata

Prona Jadi Ajang Pungli, BPN Terkesan Lepas Tangan.
Sampang, Liputanindonesia.co.id - PRONA (Proyek Operasi Nasional Agraria), adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi asset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi; adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertifikat atau tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal oleh negara.

Namun semua itu bukan tidak mungkin Prona yang sekarang menjadi ajang Pungli, Badan Pertanahan Negara (BPN) Terkesan Tutup Mata, dan oleh oknum tertentu seperti, Kepala Desa (kades) dan perangkat desa lain. Senin,(2/5/2016).

Saat dikonfirmasi oleh media Liputan Indonesia dan menurut data yang diungkap Tim investigasi Jawapes membuktikan, adanya beberapa wilayah kecamatan di  Kabupaten Sampang terdapat pungutan liar (pungli), padahal sudah di jelaskan Program Prona Gratis Biaya dari Pusat, meski ada biaya untuk toleransi sebagai admin patok dan materai, atau kopi dan rokok, namun jika pungutan biaya mencapai di atas merupakan katagori Pungli atau Korupsi, kata Rifai Korwil Jawapes wilayah Madura, 29/04/2016.

Seperti apa yang di alami oleh salah satu warga (R) kec. Sampang Madura jawa timur menyampaikan kepada media Jawapes , Setiap sertifikat awalnya di kenakan biaya Rp 1.200.000 entah kenapa begitu pengambilan sertipikat harga di turunkan oleh perangkat Kades desa tersebut menjadi Rp 950.000 Per sertipikat, ungkap Rifai.

Sedangkan Biaya untuk pelaksanaan pengelolaan kegiatan PRONA bersumber dari rupiah murni pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang dialokasikan ke DIPA-BPN RI. Anggaran dimaksud meliputi biaya untuk, Penyuluhan;

Pengumpulan Data (alat bukti/alas hak);
Pengukuran Bidang Tanah;
Pemeriksaan Tanah;
Penerbitan SK Hak/Pengesahan Data Fisik dan Data Yuridis;
Penerbitan Sertipikat;
Supervisi dan Pelaporan",
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PPh) bagi yang terkena ketentuan perpajakan menjadi beban kewajiban peserta program tersebut, Jelas Rifai.

Ditempat lain Biro Hukum  DPP LSM Jaringan Warga Peduli Sosial (Jawa Pes) Indonesia, Sugeng Nugroho, SH. menyampaikan bahwa Prona pada prinsipnya merupakan kegiatan pendaftaran tanah pertama kali. Prona dilaksanakan secara terpadu dan ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah dan menyeselaikan secara tuntas terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis, papar Sugeng saat di temui di kantornya di Pondok Mutiara Sidoarjo.

Menyikapi dugaan pungutan program prona yang tidak wajar, Jika hal ini benar adanya pungli, oknum pejabat pemerintahan desa yang terlibat patut di duga melawan dengan ketentuan UU Korupsi pasal 12 hurup e Jo. Pasal 18 ayat ( 1 ) huruf b UU RI no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi telah memungut biaya administrasi kepengurusan Prona. Di perjelas lagi, atas dugaan pungli Pelaku di ancam melawan ketentuan UU korupsi pasal 2 ayat 1 dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun penjara, imbuh sugeng. Bersambung.(On1)

Unjuk Rasa 1Mei dipadati Buruh Jawa Timur, didepan Gedung Grahadi Surabaya

Surabaya, Liputan Indonesia - Ribuan buruh memadati didepan gedung DPRD Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bersatu (GRB) dan persatuan Pekerja Jawa Timur Menggugat (SAPUJAGAT) diantaranya: FSPMI, KSPI, PPMI, SP-PAR, SP-FARKES, MAHASISWA, PGRI, KAUM MISKIN KOTA, KELOMPOK PETANI, KELOMPOK NELAYAN, DLL. Pada peringatan " MAY DAY" kali ini melakukan aksi demonstrasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. minggu, (1/5/2016).


Para buruh berkumpul menjadi satu didepan gedung DPRD di Jl. Indrapura dan ber pidato dipanggung orasi, para buruh menuntut Gubernur Jawa Timur segera mengeluarkan surat rekomendasi yang ditujukan kepada Presiden dan DPR RI, mendesak kepada DPRD dan Gubernur Jawa Timur agar segera membahas dan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang perlindungan Tenaga Kerja dan menuntut kepada Gubernur Jawa Timur agar mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada Bupati atau Walikota.

Setelah lama ber pidato, wakil Gubernur Jawa Timur Gus Ipul naik di panggung orasi didampingi pangdam 5 brawijaya, waka polda jawa timur dan para dewan DPRD untuk menjawab aspirasi buruh yang berkumpul di depan gedung DPRD Jawa Timur.

Setelah lama ber pidato, wakil Gubernur Jawa Timur Gus Ipul naik di panggung orasi didampingi pangdam 5 brawijaya, waka polda jawa timur dan para dewan DPRD untuk menjawab aspirasi buruh yang berkumpul di depan gedung DPRD Jawa Timur.

Wakil ketua DPRD berjanji bahwa perda yang dijanjikan oleh Gunernur Jawa Timur mengenai "Perlindungan Buruh di Jawa Timur" sebelum bulan Agustus akan menyelesaikan pembahasan dan tanggal 17 Agustus 2016 akan diberikan "Surat Perlindungan Buruh di Jawa Timur".

Gubernur Jawa Timur menjanjikan diri untuk meneruskan aspirasi para buruh tentang peraturan pemerimtah no 78, perlindungan hukum kepada pekerja, membubarkan pengadilan hubungan perindustrial, dan lain lain. kepada Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Jawa Timur janji tentang pengawasan Tenaga Kerja Asing yang bekerja di Indonesia kususnya di Jawa Timur harus memiliki ijin yang cukup. (Ang/Mlk/Rstm/Nur)

Hari buruh 1 mei, di Indonesia telah terjadi pada tahun 1920

Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.
Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.
Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.
Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.(wikipedia)


1 Mei Peringati (May Day) Hari Buruh Internasional , dan Diwarnai Demo Besar


Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial paraburuh.

Sejarah Hari Buruh

May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.


Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson,New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. LouisMissouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.

Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.

Pada 1887Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.

Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di JenewaSwiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.


Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.
Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.
Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagai martir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal.

Kongres Sosialis Dunia

Pada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan di Paris menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi:

Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis.

Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka.(wikipedia)

Bersama Warga, TNI Kodim Demak Gelar Kerja Bhakti


DEMAK –Sejumlah TNI Kodim 0716/Demak bersama warga Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Sabtu (29/04/2016 menggelar kerja bhakti, terkait semakin dekatnya jadwal
pembukaan TMMD Reguler ke -96, Kodim 0716/Demak.

Kegiatan ini, menjadi bagian dari prajurit, Menurut Pasiter Kodim Demak, Kapten Arh. Jayadi, kerj bhakti tersebut merupakan bagian
pelaksanaan pra-TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 96 tahun 2016,
yang rencananya secara resmi akan digelar 3 Mei 2016 mendatang. ‘’ Mulai saat ini kami
bersama warga telah mengawali dengan serangkaian karya bakti TNI bersama warga
masyarakat. Semua itu dalam rangka menyongsong pelaksanaan TMMD Reguler 96,’
jelasnya.


Sebelum kerja bhakti dimulai, terpebih dahulu apel di lokasi kerja, dan tampil memimpin
apel, Dandim Demak Letkol (Inf) Nanang T.T Wibisono S.A.P yang diwakili Pasiops Kodim 0716/Demak, Kapten (Kav) N.Pasaribu.

Pasiops menegaskan, karya bakti yang dilaksanakan TNI bersama warga Desa Trengguli,
sebagai langkah awal mempersiapkan pelaksanaan upacara pembukaan program TMMD
Reguler ke 96 tahun 2016. ‘’Tujuannya untuk mempercepat semua persiapan pembukaan
yang nantinya sudah dijadwalkan,’’ tegasnya.

Nantinya, di pembangunan fisik, lanjut Pasiops Kapten (Kav) N.Pasaribu, masyarakat akan
dilibatkan sehingga akan meningkatkan peran serta masyarakat. ‘’Selain itu, nantinya
masyarakat juga akan diberi wejangan soal bela negara dari TNI, hal ini dilakukan untuk menciptakan kemanan wilayah yang kondusif,” ungkapnya.(Pendim 0716/Demak)

Kebakaran Gudang Besi Mengundang Tanda Tanya Warga

Surabaya, Liputan Indonesia- Kebakaran terjadi di  Gudang Besi tak beraktifitas  Sidorami  58 ,selasa malam ( 25/4/2016 ) membuat warga setempat panik.

Kebakaran terjadi pukul 18.00 WIB petugas pemadam kebakaran yang respon cepat merasa kesulitan pasalnya Api muncul dari lubang yang berada dibawah tumpukan besi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam Kebakaran ini. dugaan sementara menurut Anggota Polsek Semampir aiptu maryadi " akibat puntung Rokok yang jatuh di ban bekas".(Icl, Ang, Riz, Mlk, Slmt, Mnr)

Ilmu Psikologi Alam, Berkembang di Berbagai Bidang

KUDUS, LIPUTAN INDONESIA – Ilmu psikologi bukanlah ilmu statis. Tidak sekadar ilmu yang bisa dipergunakan untuk membaca apa yang dipikirkan dan dirasakan seseorang. Namun ia mengalami perkembangan-perkembangan seiring perkembangan ilmu dan masyarakat.

Dr. Rahmat Hidayat S.Psi M.Sc., pakar psikologi ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, mengutarakan hal itu dalam kulium umum yang diselenggarakan Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK), Jum’at (29/4/2016).

‘’Ilmu psikologi telah menjadikan banyak hal. Maka beruntung Anda masuk di psikologi, karena jurusan ini sangat prospektif. Ada banyak peluang-peluang yang bisa digali untuk sukses di masa depan,’’ ungkapnya dalam kuliah umum yang digelar di Lantai IV Ruang Seminar Gedung Rektorat.

Di depan mahasiswa psikologi UMK itu, pakar psikologi ekonomi kelahiran Pati, Jawa Tengah itu mengatakan, perkembangan Ilmu psikologi tidak sekadar di bidang pengembangan ilmu itu sendiri, tetapi sampai pada bidang (kajian) lain.

‘’Itu antara lain bisa dilihat dengan berkembangnya ilmu psikologi kesehatan, psikologi ekonomi, psikologi politik, psikologi olah raga, dan lainnya. Kendati begitu, jangan pernah mendalami satu minat (kajian) psikologi saja dan mengabaikan lainnya. Anda juga harus memahami bidang psikologi lain, seperti psikologi perkembangan dan psikologi sosial,’’ ucapnya.

Lebih lanjut Rahmat Hidayat menjelaskan, ada tiga poin penting yang menarik dalam perkembangan psikologi. ‘’Pertama, psikologi bergerak ke arah pemahaman faktor-faktor biologis dalam perilaku manusia,’’ ujarnya.

Kedua, terangnya menambahkan, yaitu psikologi makin terkait satu dengan lainnya, baik di luar psikologi maupun bagian-bagian di dalam ilmu pesikologi sendiri. ‘’Yang ketiga yaitu psikologi semakin memperhatikan hal-hal yang mendasar,’’ tuturnya. (one)