Liputan Indonesia || Kota, - SAMPANG – Sejumlah ruangan di salah satu sekolah rata-rata rusak parah dan tidak dapat digunakan. Usulan rehabilitasi terhadap ruangan yang rusak parah hingga kini belum terealisasi. Ironisnya, sekolah tersebut malah mendapatkan proyek pemasangan paving halaman sekolah dari program pokok-pokok pikiran (pokir) salah satu anggota DPRD Kabupaten Sampang.
Kondisi atap sejumlah ruangan SDN Paopale Laok 5 Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur yang rusak hingga memakan korban salah satu siswa kepalanya terkena jatuhan genteng di bagian kepalanya.
Menurut keterangan Kepala Sekolah, Sutarmaji. Kejadian jatuhnya genteng yang menimpa kepala salah satu siswa itu terjadi pada Jumat (02/10/2026) pagi saat melakukan kegiatan mata pelajaran olahraga akibat adanya angin kencang.
“Genteng yang jatuh menimpa kepala siswa itu di depan ruang guru saat siswa menjalani kegiatan olahraga. Memang kondisi ruang guru atapnya mengalami kerusakan, tetapi masih kami gunakan karena memang tidak ada tempat lagi yang lebih layak menjadi kantor,” ujarnya, Senin (05/10/2026).
Ia mengungkapkan jika pihaknya sudah mengusulkan agar sekolahnya mendapatkan kucuran dana revitalisasi untuk memperbaiki sejumlah ruangan yang mengalami kerusakan parah, khususnya pada ruangan kelas yang sudah lama tidak digunakan.
“Kami sudah mengusulkan sejak tahun 2020 melalui dapodik dan juga kepada Dinas Pendidikan, tetapi pada tahun 2025 kemarin baru dapat anggaran rehabilitasi hanya satu ruang kelas saja. Padahal yang rusak banyak, sehingga hanya satu ruang kelas yang baru diperbaiki itu saja yang digunakan untuk kelas 5 dan kelas 6, sementara yang lainnya menumpang di musholla dan teras rumah warga sekitar,” ungkapnya.
Sementara saat ditanya terkait pemasangan paving di halaman sekolahnya itu, Sutarmaji menjelaskan jika dirinya yang meminta kepada salah satu anggota DPRD Kabupaten Sampang agar programnya bisa untuk perbaikan kelas, namun anggarannya malah untuk pemasangan paving.
“Memang saya sempat meminta kepada salah satu anggota DPRD Sampang agar anggaran pokirnya bisa untuk rehabilitasi ruang kelas yang rusak. Tetapi, karena alasan anggarannya tidak cukup untuk rehabilitasi, jadinya dialihkan untuk pemasangan paving halaman saja,” jelasnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Moh Yusuf menyatakan jika pihaknya belum mendapatkan laporan terkait adanya insiden genteng jatuh menimpa kepala siswa di sekolah tersebut.
“Sampai hari ini kami belum menerima laporan atas kejadian itu dari pihak sekolah. Terkait kondisi sejumlah ruangan yang rusak di sekolah itu sebenarnya sudah menjadi salah satu prioritas usulan kami ke pemerintah pusat. Tetapi kami hanya sebatas mengusulkan saja, dan hingga kini belum ada yang terealisasi,” katanya.
Masih kata Yusuf. “Kalau paving halaman sekolah itu program pokir, dan berbicara terkait kerusakan ruangan sekolah, kami sudah menerima laporan lebih dari 200 lembaga pendidikan SD. Karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah yang minim, untuk tahun ini hanya ada lima SD Negeri yang dipilih oleh Disdik untuk mendapatkan anggaran rehabilitasi melalui dana alokasi umum (DAU),” imbuhnya.
Sementara untuk anggaran pemerintah pusat melalui program revitalisasi pada tahun ini, pihaknya sudah mengusulkan sebanyak 138 lembaga pendidikan SD Negeri sesuai kuota untuk Kabupaten Sampang.
Di luar dari usulan reguler yang sudah kami lakukan, ada tujuh sekolah yang mendapatkan anggaran revitalisasi. Itu pun merupakan usulan aspirasi, bukan usulan dari kami. Seandainya 138 usulan reguler revitalisasi tahun ini terealisasi, jadi beban kami sudah 50 persen terlaksana. Tapi mau bagaimana lagi, program revitalisasi itu keputusannya ada di pemerintah pusat,” pungkasnya.
Penulis : msa
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar