![]() |
| Sosok Guru Adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Sesungguhnya |
Liputan Indonesia || Sampang - Aksi kemanusiaan dan kepedulian yang patut diacungi jempol datang dari UPTD SDN Karang Nangger 1, Desa Karangnangger, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.
Di tengah keterbatasan, para guru di sekolah tersebut kompak menunjukkan jiwa pendidik sejati. Seorang anak laki-laki bernama Heriyanto berusia 7 tahun
yang sebelumnya belum mengenyam pendidikan sekolah, akhirnya kini bisa duduk di bangku sekolah dan belajar seperti anak-anak lainnya.
Peristiwa haru ini terjadi pada Kamis, 25 September 2026. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, bocah tersebut awalnya ikut orang tuanya merantau ke Kota Surabaya. Namun karena sang orang tua kesulitan mendapatkan lapangan pekerjaan, mereka memutuskan pulang kampung ke desa untuk bertahan hidup.
Kondisi ekonomi yang sulit membuat anak tersebut belum sempat masuk sekolah. Melihat kondisi itu, para dewan guru di SDN Karang Nangger 1 tergerak hatinya. Secara spontan dan penuh keikhlasan, para guru sepakat untuk memberikan bantuan sosial.
Bantuan tersebut berupa seragam sekolah, sepatu, buku, dan perlengkapan sekolah lainnya, sehingga sang anak bisa langsung diterima dan belajar di SDN Karang Nangger 1.
Selain itu "Guru SDN Karang Nangger Abdul Aziz menyampaikan kami juga membantu pengurusan Akta kelahiran anak tersebut karena sebelumnya tidak ada akta kelahirannya. Alhamdulillah kini sudah dalam proses penyelesaian," Tegas Azis.
"Ini adalah bentuk nyata dari panggilan hati seorang guru. Tidak hanya mengajar, tapi juga memastikan tidak ada satu pun anak di desanya yang tertinggal pendidikannya karena faktor ekonomi," ujar salah satu warga yang mengapresiasi.
Aksi mulia para guru SDN Karang Nangger 1 ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari warga dan Pemerintah Kabupaten Sampang, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.
Langkah kecil namun berdampak besar ini adalah contoh nyata implementasi pendidikan yang berkeadilan dan berkemanusiaan. Di mana sekolah hadir bukan hanya sebagai tempat belajar, tapi juga sebagai rumah kedua yang peduli terhadap masa depan anak bangsa.
Diharapkan, kepedulian seperti yang ditunjukkan oleh keluarga besar SDN Karang Nangger 1 ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Kabupaten Sampang, serta mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang agar tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Penulis :kib
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar