Liputan Indonesia || Sumatera Barat — Polda Sumatera Barat (Sumbar) berkomitmen mendukung program swasembada pangan nasional. Hal itu diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) kepada kelompok tani binaan di berbagai daerah di Sumbar.
Penulis : one
_Dalam segala situasi, LiputanIndonesia.co.id berkomitmen memberikan fakta jernih dari TKP. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme._
Sebelumnya pada 27 April 2026, Polda Sumatera Barat telah menyalurkan KUR senilai Rp490 juta kepada 31 kelompok tani. Kini, jumlah penyaluran itu kembali bertambah signifikan.
Pada Jumat (22/5/2026), Polda Sumbar bersama Bank BRI menyerahkan KUR senilai total Rp10,024 miliar kepada 203 petani binaan. Selain itu, terdapat 104 petani lainnya yang masih dalam tahap proses verifikasi.
Kegiatan penyerahan KUR tersebut berlangsung di Aula Tuah Sakato Polresta Padang Polda Sumbar dan dipimpin langsung Kapolda Sumatera Barat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kabiro SDM Polda Sumatera Barat, Kabagbinkar Ro SDM Polda Sumbar, Wakapolresta Padang, pejabat utama Polresta Padang, para wakapolres jajaran Polda Sumbar, Kabag SDM jajaran, Kasatbinmas jajaran, pimpinan cabang BRI serta para petani penerima KUR.
Kabiro SDM Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Anissullah M Ridha mengatakan, program tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penguatan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
![]() |
| Kabiro SDM Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Anissullah M Ridha |
"Melalui program KUR ini, kami berharap para petani binaan dapat mengembangkan usaha pertaniannya, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional,” katanya, Jumat (22/5/2026).
Dia menambahkan, Polda Sumbar akan terus melakukan pendampingan kepada para petani binaan agar bantuan permodalan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar penyaluran bantuan modal, tetapi bagian dari upaya bersama untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” ujarnya.
Sementara Kapolda Sumatera Barat Irjel Pol. Gatot Tri Suryanta menyebut, salah satu permasalahan sektor pertanian adalah modal.
“Biaya besar untuk tanam jagung atau menambah lahan. KUR yang diberikan, dapat membantu mereka,” ucapnya.
Gatot menjelaskan, keterlibatan Polda Sumbar dalam program tersebut tidak hanya sebatas membantu akses pembiayaan.
“Kami ingin para petani benar-benar merasakan manfaatnya. Jadi tidak hanya diberikan modal, tetapi juga dibina agar usaha pertaniannya berkembang dan hasilnya meningkat,” katanya.
Penulis : one
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"











Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar