Liputan Indonesia || SAMPANG – Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di posyandu Desa Tamba’an, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur bagi Balita di atas 12 bulan untuk menu selama empat hari hanya sepotong roti dan dua kotak susu, tanpa adanya buah-buahan.
MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) YSDP Babur Rizki Desa Tamba’an, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur itu kualitas gizinya dan besaran anggarannya dipertanyakan.
Menu MBG selama empat hari untuk tanggal 30 Maret hingga 2 April 2026 tersebut terhitung anggarannya sebesar Rp32 ribu per porsi. Apakah dengan sepotong roti tanpa tercantum tanggal kedaluwarsanya dan dua kotak susu sudah memenuhi anggaran Rp32 ribu? Dan apakah menu tersebut memenuhi gizi sesuai petunjuk teknis (juknis) BGN? Mengingat di Juknis BGN disebutkan bahwa standar makanan balita ada buah-buahan.
Dalam Surat Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 401.1 Tahun 2025 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026 disebutkan bahwa dalam penyediaan MBG, SPPG mengacu pada Standar Gizi sesuai yang tercantum dalam tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) Harian menurut kelompok umur penerima manfaat.
Kebutuhan gizi ini dihitung berdasarkan waktu pemberian MBG pagi hari (20-25% AKG) atau siang hari (30-35% AKG). Dalam juknis BGN juga menegaskan jaminan kualitas dan kuantitas makanan wajib mencantumkan Label Batas Waktu maksimal Konsumsi (Kedaluwarsa, Red) makanan pada wadahnya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan S (inisial), ibu dari seorang Balita penerima MBG di Posyandu Desa Tamba’an bahwa paket bungkusan itu untuk empat hari. Ia juga mempertanyakan kenapa porsi empat hari hanya sepotong roti dan dua kotak susu saja.
“Itu porsi untuk empat hari sejak Senin sampai Kamis kemarin pak. Biasanya sebelum-sebelumnya ada telur sama buahnya, tapi kenapa yang ini tidak ada? Rotinya juga gak ketahuan kapan kedaluwarsanya?,” ungkapnya saat dihubungi via telepon oleh awak media.
Sementara itu, Kepala SPPG YSDP Babur Rizki Muh Abdalul Farizi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh awak media membenarkan jika porsi MBG itu porsi selama empat hari untuk Balita.
“Iya mas, kalau menurut saya sudah layak mas. susu Rp7,5 ribu, dan roti Rp17 ribu,” ujarnya, Jumat (03/04/2026) sore.
Namun, saat dikonfirmasi ulang pada Sabtu (04/04/2026) melalui pesan WhatsApp terkait apakah sudah memenuhi gizi, kenapa tidak ada buah-buahan, dan kenapa tidak tercantum tanggal kedaluwarsa di kemasan roti. Fariz belum menjawab hingga berita ini naik tayang.
Penulis : MSA
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar