Ratusan Jurnalis Jatim Kepung Mapolda, Desak Bongkar Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Amir

Liputan Indonesia || Surabaya - Gelombang perlawanan dari insan pers Jawa Timur tak lagi bisa dibendung. Ratusan jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Jawa Timur dan Aliansi Jawa Timur Peduli Jurnalis secara serentak mendatangi Mapolda Jawa Timur, Rabu (…), dalam sebuah aksi yang bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk tekanan terbuka terhadap institusi kepolisian.

Aksi ini dipicu oleh penangkapan jurnalis Muhammad Amir dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polres Mojokerto Kabupaten—yang kini justru menuai kecurigaan luas. Alih-alih dianggap sebagai penegakan hukum yang bersih, OTT tersebut dinilai sarat kejanggalan, bahkan diduga kuat sebagai operasi yang direkayasa secara sistematis.

Massa jurnalis datang tidak dengan tangan kosong. Mereka membawa laporan resmi yang ditujukan kepada Bidang Propam Polda Jatim, Wassidik Krimum, hingga Irwasda. Ini menjadi sinyal keras bahwa kepercayaan publik terhadap proses hukum yang dilakukan aparat mulai tergerus.

Koordinator aksi, Bung Taufik, dalam orasinya menegaskan bahwa kasus ini telah melampaui batas kewajaran.

“Jangan bungkus rekayasa dengan istilah OTT! Kalau prosesnya cacat, maka ini bukan penegakan hukum—ini penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya lantang di hadapan massa.

Ia juga mempertanyakan logika kasus yang dituduhkan kepada Amir. Menurutnya, narasi pemerasan yang disematkan kepada seorang wartawan terhadap seorang pengacara justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

“Publik jangan dipaksa percaya pada skenario yang tidak masuk akal. Kami mencium indikasi kuat adanya settingan. Ini harus dibuka seterang-terangnya, jangan ada yang ditutup-tutupi,” lanjutnya.

Tidak berhenti pada desakan transparansi, aliansi jurnalis juga secara tegas meminta pencopotan Kapolres Mojokerto Kabupaten dan Kasat Reskrimnya. Mereka menilai, jika benar terjadi dugaan rekayasa dalam OTT, maka itu merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap prinsip keadilan dan profesionalitas aparat penegak hukum.

“Kalau aparat penegak hukum justru diduga bermain dalam skenario, maka ini berbahaya. Ini bukan lagi soal satu kasus, ini soal kredibilitas institusi kepolisian secara keseluruhan,” ujar Taufik.

Selain itu, tuntutan agar Muhammad Amir segera diberikan penangguhan penahanan menjadi salah satu poin utama. Menurut para jurnalis, langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada pelanggaran hak asasi serta memberikan ruang bagi pembelaan yang adil.

Di tengah meningkatnya sorotan publik, kehadiran organisasi masyarakat seperti Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dalam aksi ini semakin memperkuat tekanan moral terhadap aparat kepolisian. Ini menunjukkan bahwa kasus tersebut tidak lagi menjadi isu internal jurnalis, melainkan telah berkembang menjadi perhatian publik yang lebih luas.

Perwakilan massa akhirnya diterima oleh perwira dari Propam Polda Jatim. Dalam pertemuan tersebut, laporan resmi diserahkan dan dijanjikan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, bagi para jurnalis, janji tersebut belum cukup.

Mereka menegaskan bahwa yang dibutuhkan bukan sekadar prosedur administratif, melainkan keberanian institusi kepolisian untuk membuka fakta secara transparan dan tanpa intervensi.

“Jangan sampai Propam hanya menjadi tempat menampung laporan tanpa hasil. Publik menunggu keberanian untuk mengusut sampai ke akar,” tegas salah satu peserta aksi.

Aksi ini menjadi peringatan keras bahwa dugaan kriminalisasi terhadap jurnalis tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja. Jika benar terdapat unsur rekayasa dalam OTT tersebut, maka hal itu bukan hanya mencederai individu, tetapi juga menjadi ancaman nyata terhadap kebebasan pers yang dijamin undang-undang.

“Kalau hari ini seorang wartawan bisa diduga dijebak, maka besok siapa saja bisa mengalami hal yang sama. Ini bukan hanya soal Amir—ini soal masa depan kebebasan pers dan keadilan di negeri ini,” pungkas Bung Taufik.

Dengan tekanan yang terus menguat, bola kini berada di tangan Polda Jawa Timur. Publik menanti, apakah institusi kepolisian akan berdiri di sisi kebenaran, atau justru membiarkan bayang-bayang dugaan rekayasa ini terus merusak kepercayaan masyarakat.

Penulis : Kib 
_Dalam segala situasi, LiputanIndonesia.co.id berkomitmen memberikan fakta jernih dari TKP. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme._

Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar


Berita lainnya:




Official tiktok liputan Indonesia

Nama

#,1,#Berita viral,73,#BeritaViral,959,#fyp,300,#MafiaHukum,37,#Mafiakasus,22,#MafiaMigas,27,#MafiaPupuk,2,#MafiaRokok,8,#MafiaTanah,46,#Mudik2023,20,#Mudik2024,2,#Pemilu2024,59,#UMKM,6,a Regional,1,Advertorial,447,BAIS,5,Berita Terkini,2081,Berita Utama,4872,Berita-Terkini,4067,BIN,11,BNNK,20,BNNP,13,BPBD,1,BPN,5,Capres 2024,28,Covid-19,132,Destinasi-Wisata,73,Dewan Pers,8,Dinkes,2,EkoBis,448,Ekonomi & Bisnis,38,fasilitas,7,Galeri-foto-video,187,Gaya-Hidup,127,h,1,Hak Jawab,6,Hoax / Fakta,6,Hobby,76,HPN,1,HuKrim,2691,hukum,61,index,27,Info Haji,21,insiden,2,Internasional,398,Internet,96,islami,13,Kejati Jatim,4,Kesehatan,559,Kicau Mania,29,kontroversi,3,Korupsi,25,KPK,25,Kuliner,20,Laporan Masyarakat,16,Laporan-Masyarakat,462,Lindo-TV,146,Liputan Haji Indonesia,7,Liputan-Investigasi,421,Lowongan Kerja,4,masyarakat,2,Melek-Hukum,91,Miras,1,Nasional,2065,Negara,2,Olahraga,132,Opini Rakyat,161,Otomotif,12,p,1,Pemerinta,5,Pemerintah,1976,Pemilu 2024,95,Pendidikan,157,penghargaan,2,Peristiwa,767,PERS,33,Pilpres 2024,32,Politik,825,politisi,4,POLR,3,POLRI,3000,Prestasi,3,Pungli,51,Regional,8664,Regional Hukrim,4,regional Nasional,2,Rego,1,Rekening,1,Religi,354,Santuni Anak Yatim,1,Sejarah,68,Selebritis,80,Seni-Budaya,114,ShowBiz,109,sosial,5,STOP PRESS,1,Technology,148,Tips-Trick,128,TNI,809,TNI AU,2,TNI-Polri,65,tokoh agama,1,Tokoh masyarakat,4,UMKM,2,Upacara,2,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia | LINDO: Ratusan Jurnalis Jatim Kepung Mapolda, Desak Bongkar Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Amir
Ratusan Jurnalis Jatim Kepung Mapolda, Desak Bongkar Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Amir
Ratusan Jurnalis Jatim Kepung Mapolda, Desak Bongkar Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Amir
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhag8FRUOCtVxdBvFPMvj2B-iQvHZ7bzVXOdM2oClEHR7jTPFxihIGOSx4VOQDSqmnc9l5SsXwga_JtOB8FNmnEizYS_cfhwLxqRoROTUJ5rwRPMxvGC1QTkpehN_9gvgqjq8RlLOFsP2kErx4-Sc88yNUHzFnHxWgTt84UhC7S5Uuf9Daw-enn-HrQw4fu/s16000/1000655341.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhag8FRUOCtVxdBvFPMvj2B-iQvHZ7bzVXOdM2oClEHR7jTPFxihIGOSx4VOQDSqmnc9l5SsXwga_JtOB8FNmnEizYS_cfhwLxqRoROTUJ5rwRPMxvGC1QTkpehN_9gvgqjq8RlLOFsP2kErx4-Sc88yNUHzFnHxWgTt84UhC7S5Uuf9Daw-enn-HrQw4fu/s72-c/1000655341.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia | LINDO
https://www.liputanindonesia.co.id/2026/03/ratusan-jurnalis-jatim-kepung-mapolda.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2026/03/ratusan-jurnalis-jatim-kepung-mapolda.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content