Liputan Indonesia|| Kediri, - Jalan yang bagus dan mulus menjadi dambaan para pengendara ataupun warga sekitar. Namun, saat ini, hal tersebut hanya sebatas mimpi bagi warga Dusun Dayu, Desa Dayu, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Karena fakta dilapangan, banyak jalan yang rusak bahkan berlubang cukup dalam yang membuat warga Desa Dayu merasa tidak aman dan tidak nyaman saat melintasi jalan tersebut.
Diduga, pihak pemerintah desa seolah acuh tak acuh atas penderitaan masyarakatnya. Bahkan, lebih mirisnya, terdapat lubang yang cukup mengangah tepat didepan rumah Kepala Desa (Kades), Bapak Sarjono.
Warga Desa Dayu kerap melakukan swadaya untuk memperbaiki jalan. Meskipun dalam melakukan swadaya dalam memperbaiki jalan, namun warga bertanya - tanya terkait Anggaran Dana Desa (ADD).
Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan bahwa, jalan di Desa Dayu kerap rusak dan masyarakat sendiri yang melakukan perbaikan.
"Kami tidak ada masalah swadaya memperbaiki jalan. Tetapi, tentunya semampu kami. Yang jadi pertanyaan, apakah tidak ada anggaran dari pemerintah untuk memperbaiki jalan untuk desa kami," terangnya,
Mendapatkan informasi dan fakta di lapangan, awak media mencoba melakukan konfirmasi terhadap warga setempat, apakah pernah koordinasi sama Kades Dayu. Namun, hingga sampai saat ini tidak ada tanggapan dari yang bersangkutan.
Tentunya sangat disayangkan, jika seorang Kades tidak memiliki rasa kepedulian terhadap keresahan warganya. Dan tentunya, perlu dilakukan penelusuran terhadap Anggaran Dana Desa (ADD). Apakah memang tidak ada bantuan dari pemerintah pusat/daerah atau ada faktor lainnya.
Penulis : Kib
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar