Presiden RI 2024 ? Mana Pilihanmu

Perilaku Oknum Guru Tampar Siswa di Pemalang, Praktisi Hukum Angkat Bicara

Liputan Indonesia
|| Pemalang
- Kejadian kekerasan yang dilakukan oleh oknum Guru yang menampar siswanya di SMP Negeri 8 Pemalang, ternyata mengundang perhatian praktisi Hukum yang sudah tak asing di Kabupaten Pemalang khususnya.

Diketahui Kejadian tersebut saat kegiatan upacara, yang saat itu para siswa itu tidak mengikuti upacara dan mengumpat di plafon yang akhirnya diketahui oleh guru.  Pada Senin, (22/1) kemarin.

Video prilaku oknum Guru pun menjadi viral di media sosial, sehingga menjadi sorotan serius di mata masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya.

Atas kejadian tersebut, Praktisi Hukum Pidana IMAM SUBIYANTO.S.H.M.H Mengecam keras atas Prilaku Oknum Guru yang menampar siswanya Di SMP Negeri 8 Pemalang. 

Ia meminta agar di Pecat Kepala Sekolah dan gurunya,  keberadaan siswa di sekolah dilindungi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Perlu diketahui, Pasal 54 ayat (1) UU 35/2014 menyatakan, Anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak Kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain. Tegas Imam SBY

Kemudian ayat (2) menyatakan, Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, aparat pemerintah, dan/atau Masyarakat.

Selain itu, Pasal 76C UU No.35 Tahun 2014 juga secara tegas mengatur setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak. Pasal 80 UU 35/2014 mengatur mengenai pemberian sanksi bagi yang melanggarnya.

Lebih lanjut, Imam SBY menyampaikan Pasal 80 ayat (1) menyatakan, Setiap Orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).

Ayat (2) menyatakan, Dalam hal Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) luka berat, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Ayat (3) menyatakan, Dalam hal Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mati, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Sedangkan ayat (4) menyatakan, Pidana ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) apabila yang melakukan penganiayaan tersebut Orang Tuanya.

Di samping itu, ada pula Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No.82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan, yang menyatakan tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan sekolah maupun antar sekolah, dapat mengarah kepada suatu tindak kriminal dan menimbulkan trauma bagi peserta didik.

Pasal 11 dan Pasal 12 Permendikbud 82/2015 menyebutkan sanksi terhadap oknum pelaku tindak kekerasan dilakukan secara proporsional dan berkeadilan sesuai tingkatan dan/atau akibat tindak kekerasan," pungkasnya.


Penulis : SKM/Tim


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar


Berita lainnya:




toko online zeirshopee

Nama

#BeritaViral,564,#MafiaTanah,6,#Mudik2023,19,#Mudik2024,1,#Pemilu2024,46,Advertorial,411,BAIS,5,Bakti sosial,1,Berita Terkin,1,Berita Terkini,460,Berita Utama,2787,Berita-Terkini,3762,BIN,11,bisnis,2,BNNK,14,BNNP,10,BPN,4,Capres 2024,28,Covid-19,131,daera,1,daerah,1,Deklarasi,2,demonstrasi,2,Destinasi-Wisata,70,Dewan Pers,7,Dinkes,1,egional,1,EkoBis,438,fasilitas,1,Galeri-foto-video,167,Gaya-Hidup,121,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,75,HuKri,1,HuKrim,2148,hukum,30,hukum Polri,14,Info Haji,21,insiden,2,Internasional,381,Internet,93,islami,1,Kesehatan,551,Kicau Mania,29,Korupsi,3,KPK,24,Kuliner,18,Laporan Masyarakat,6,Laporan-Masyarakat,455,Lindo-TV,128,Liputan Haji Indonesia,7,Liputan-Investigasi,391,Lowongan Kerja,4,masyarakat,1,Melek-Hukum,86,Nasional,1928,nasional hukum,1,nasional regional,1,Negara,1,Olahraga,119,Opini Rakyat,161,Otomotif,12,Pemerinta,4,Pemerintah,1819,Pemerintah Regional,2,Pemilu 2024,95,Pendidikan,151,penghargaan,1,Peristiwa,693,PERS,26,Pilpres 2024,32,Politik,783,politisi,2,POLR,3,POLRI,2702,Pungli,50,Regiona,3,Regiona l,1,Regional,6500,Regional Hukrim,4,regional Nasional,1,Regional pemerintah,5,Religi,310,Sejarah,62,Selebritis,80,Seni-Budaya,101,ShowBiz,109,sosial,5,Technology,145,Tips-Trick,122,TNI,804,TNI AU,2,TNI-Polri,46,Tokoh masyarakat,3,UMKM,1,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia: Perilaku Oknum Guru Tampar Siswa di Pemalang, Praktisi Hukum Angkat Bicara
Perilaku Oknum Guru Tampar Siswa di Pemalang, Praktisi Hukum Angkat Bicara
Perilaku Oknum Guru Tampar Siswa di Pemalang, Praktisi Hukum Angkat Bicara
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEG75fKFHl8Fw1QCnWnirbPIjbbGrNNrUn7pWahNqqehwXu8UzDPZMxUs26wN6BB8P-D0oq7QKV8ItZVRaFjnV9JbR5TR8mHdoQEydjl0efS-RvXojMv5kHuqTu7DKSsZxS3XAhuImIDT_fKSqyevmUFm6RluBnv1d4x_DI43Ajg81gU_eJpVoTan-Z_Q/s1600/IMG_20240129_010613.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEG75fKFHl8Fw1QCnWnirbPIjbbGrNNrUn7pWahNqqehwXu8UzDPZMxUs26wN6BB8P-D0oq7QKV8ItZVRaFjnV9JbR5TR8mHdoQEydjl0efS-RvXojMv5kHuqTu7DKSsZxS3XAhuImIDT_fKSqyevmUFm6RluBnv1d4x_DI43Ajg81gU_eJpVoTan-Z_Q/s72-c/IMG_20240129_010613.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2024/01/perilaku-oknum-guru-tampar-siswa-di.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2024/01/perilaku-oknum-guru-tampar-siswa-di.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content