Presiden RI 2024 ? Mana Pilihanmu

Rugikan Nasbah Puluhan Milaar, Kristhiono Gunarso Diadili Di PN Surabaya

Liputan Indonesia
|| Surabaya
 - Direktur Utama PT. Corpus Prima Mandiri Kristhiono Gunarso diseret di Pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya dengan agenda pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Senin, (27/03/2023).

Dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh JPU Kejaksaan Agung Repubik Indonesia menyebutkan, bahwa terdakwa Kristhiono Gunarso selaku Direktur Utama PT. Corpus Prima Mandiri sebagaimana Akta Pendirian Perseroan terbatas Nomor 16 tanggal 28 Oktober 2004 yang dibuat dihadapan Notaris Juanita Sari Dewi, SH dan PT Corpus Asa Mandiri sebagaimana Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor 12 Tanggal 7 Januari 2013 yang dibuat di Notaris Agnes Ninik Mutiara Widjaja,SH Kota Surabaya, yang berdomisili di Surabaya, awalnya mencari agen atau pihak ketiga untuk mempromosikan dan memasarkan produk dari perusahaan yang dikelola oleh Terdakwa, hingga setelah melewati beberapa kualifikasi yang dipersyaratkan Terdakwa, berikut ini adalah agency yang memasarkan dan mempromosikan produk dari perusahaan terdakwa yakni PT. Trimitra Jaya Raya diwakili Saksi Tanu Hadi Wijaya, PT. Limitless Jaya Mandiri diwakili, Meliana Wati, PT. Agel Investor Indonesia diwakili Sdr. Isak Wibowo Williem, Rony Harley, Yermia Christian, CV. Solo Gratia diwakili Ariestini.

"Adapun produk yang akan dijual oleh perusahaan milik terdakwa adalah, Promissory Note (PN) dengan jangka waktu 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan dan 24 bulan
Medium Term Note (MTN) dengan jangka waktu 3 tahun sampai dengan 5 tahun." Katanya.

Ia menambahkan, bahwa imbalan yang ditawarkan terdakwa kepada para agen atau pihak ketiga dari setiap nasabah yang menempatkan dananya di PT. Corpus Prima Mandiri dan PT. Corpus Asa Mandiri yakni sebesar 7%, namun khusus untuk PT. Trimitra Jaya Raya, terdakwa memberikan imbalan sebesar 9% pertahun dengan alasan PT. Trimitra Jaya Raya memiliki nilai presentasi yang lebih banyak dari agency yang lainnya, sementara untuk nasabah akan diberikan bunga sebesar 10% sampai 12% pertahunnya, dengan persyaratan yang harus dilengkapi oleh nasabah atau investor.

Bahwa akibat perbuatan terdakwa Khristiono Gunarso selaku Direktur PT. Corpus Asa Mandiri dan PT. Corpus Prima Mandiri, kerugian yang dia alami Saksi Korban Oon Suhendi Widjaya sebesar Rp. 25 miliar, saksi Lina Yahya sebesar Rp.11 miliar dan saksi Bernaditha Alamsyah ahli waris dari Alm. Drs. Bambang Alamsyah sebesar Rp.13,5 miliar. Dengan total kerugiaan sekitar Rp. 49 mialaar. 

"Terhadap terdakwa didakwa dengan Pasal 374 KUHP Jo Pasal 372 KUHP," katanya.

Atas dakwaan JPU, terdakwa menyatakan sudah mengerti dan penasehat hukum terdakwa juga tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan dari dakwaan JPU.

Sebelum menutup persidangan Ketua Majelis Hakim menanyakan terhadap para pihak apakah ada yang ditambahkan." Dari JPU rencananya akan menghadirkan 15 saksi dan pada sidang selanjutnya kami akan hadirkan 3 orang yang menjadi korban," pungkasnya.

Untuk diketahui sebagaimana penjelasan Pasal 1 angka 5 Peraturan Bank Indonesia No.19/9/PBI/2017 tentang Penerbitan dan Transaksi surat Berharga Komersial di Pasar Uang (PBI SBK) jo. Pasal 1 angka 3 PADG No. 20/1/PADG/2018 tentang Penerbitan dan Transaksi Surat Berharga Komersial di Pasar Uang (PADG SBK) dijelaskan bahwa “Surat Berharga Komersial” adalah surat berharga yang diterbitkan oleh Korporasi Non-Bank berbentuk surat sanggup atau Promissory Note (PN) dan berjangka waktu sampai dengan 1 tahun yang terdaftar di Bank Indonesia, sementara terdakwa Kristhiono Gunarso menerbitkan Promissory Note (PN) yang tidak memenuhi kriteria Surat berharga Komersial sebagaimana diatur dalam PBI No.19/9/PBI/2017 tentang Penerbitan dan Transaksi Surat berharga Komersial di Pasar Uang dan PADG No. 20/1/PADG/2018 tentang Penerbitan dan Transaksi Surat Berharga Komersial di Pasar Uang (PADG SBK) sehingga tidak terdapat data pendaftaran tersebut di Bank Indonesia.

Bahwa Promissory Notes yang diterbitkan PT Corpus Prima Mandiri dan PT Corpus Asa Mandiri yang ditanda tangani terdakwa KRISTHIONO GUNARSO tidak terdaftar pada Bank Indonesia sebagai perusahaan Non Bank yang mempunyai izin dalam penerbitan Promisory Notes (PN dan Medium Tern Note (MTN).

Penulis : Tio


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar


Berita lainnya:




toko online zeirshopee

Nama

#BeritaViral,562,#MafiaTanah,6,#Mudik2023,19,#Mudik2024,1,#Pemilu2024,46,Advertorial,410,BAIS,5,Bakti sosial,1,Berita Terkin,1,Berita Terkini,435,Berita Utama,2786,Berita-Terkini,3761,BIN,11,bisnis,2,BNNK,14,BNNP,10,BPN,4,Capres 2024,28,Covid-19,131,daera,1,daerah,1,Deklarasi,2,demonstrasi,2,Destinasi-Wisata,70,Dewan Pers,7,Dinkes,1,egional,1,EkoBis,438,fasilitas,1,Galeri-foto-video,167,Gaya-Hidup,121,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,75,HuKri,1,HuKrim,2147,hukum,30,hukum Polri,14,Info Haji,21,insiden,2,Internasional,381,Internet,93,islami,1,Kesehatan,551,Kicau Mania,29,Korupsi,2,KPK,24,Kuliner,18,Laporan Masyarakat,6,Laporan-Masyarakat,455,Lindo-TV,128,Liputan Haji Indonesia,7,Liputan-Investigasi,391,Lowongan Kerja,4,masyarakat,1,Melek-Hukum,86,Nasional,1928,nasional hukum,1,nasional regional,1,Negara,1,Olahraga,119,Opini Rakyat,161,Otomotif,12,Pemerinta,4,Pemerintah,1815,Pemerintah Regional,2,Pemilu 2024,95,Pendidikan,151,penghargaan,1,Peristiwa,693,PERS,26,Pilpres 2024,32,Politik,783,politisi,2,POLR,3,POLRI,2682,Pungli,50,Regiona,3,Regiona l,1,Regional,6475,Regional Hukrim,4,regional Nasional,1,Regional pemerintah,5,Religi,310,Sejarah,62,Selebritis,80,Seni-Budaya,101,ShowBiz,109,sosial,5,Technology,145,Tips-Trick,122,TNI,804,TNI AU,2,TNI-Polri,46,Tokoh masyarakat,3,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia: Rugikan Nasbah Puluhan Milaar, Kristhiono Gunarso Diadili Di PN Surabaya
Rugikan Nasbah Puluhan Milaar, Kristhiono Gunarso Diadili Di PN Surabaya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7wggXEUYqMpWquPs9NrDfhy78TB0e7R2W3WzuqoC3yH32kwcJchXzM51iAI_6VJWj8JaH0qN39dtEOdgUbI8WLYsl05Ei6g-KasuFL7iijN5y_9ChDITpGVQW8OoOiC_LoZ7QVB8LzE8E2eTXvThoadRGZliD_guP1c7f12Y4QkOrzwTi77ArQrd3/s320/IMG-20230328-WA0001.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7wggXEUYqMpWquPs9NrDfhy78TB0e7R2W3WzuqoC3yH32kwcJchXzM51iAI_6VJWj8JaH0qN39dtEOdgUbI8WLYsl05Ei6g-KasuFL7iijN5y_9ChDITpGVQW8OoOiC_LoZ7QVB8LzE8E2eTXvThoadRGZliD_guP1c7f12Y4QkOrzwTi77ArQrd3/s72-c/IMG-20230328-WA0001.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2023/03/rugikan-nasbah-puluhan-milaar.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2023/03/rugikan-nasbah-puluhan-milaar.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content