Liputan Indonesia || Surabaya - Sebanyak Dua belas anggota Polisi Polrestabes Surabaya dipecat atau di Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH). Puluhan polisi itu dinilai melanggar disiplin berat hingga melakukan kejahatan kriminal. PTDH dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya. Senin (14/2/2022).
"Sehingga kepolisian di Polrestabes Surabaya bisa melaksanakan tugas dengan baik dan benar juga tidak melakukan hal hal yang menyimpang dan melayani masyarakat dengan Polri Presisi," ucapnya.
Penulis : RI
Dalam arahannya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menyatakan, PTDH terhadap 12 anggota merupakan tindak lanjut progam maupun kebijakan organisasi terhadap menindak tegas secara keras terukur oknum anggota kepolisian yang telah melakukan pelanggaran terhadap disiplin maupun etika, maupun pidana.
“Dan organisasi tidak mentolerir terhadap anggota yang melakukan penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat bahkan organisasi. Ini merupakan catatan buat kami untuk berprilaku bekerja lebih baik dan tidak terjadi lagi kedepannya,"tegas Yusep.
Masih kata Yusep, intruksi yang harus dilaksanakan dari Kapolda Irjen Pol Dr Nico Afinta untuk melaksanakan daripada PTDH dan berharap semua dapat menjadikan pelajaran dari situasi ini. Kapolrestabes juga memohon dukungan dari semua pihak.
Mereka yang secara resmi berhenti berdinas pada 31 Mei 2022 yaitu.
1. Aiptu Arif Indarto pelanggaran mengedarkan narkoba jenis sabu,
2. Bripka Doni Rahmawan pelanggaran melakukan penipuan berupa investasi bodong,
3. Bripka Barda Deni pelanggaran desersi selama empat bulan,
4. Bripka Nugroho Rianto pelanggaran desersi selama lima bulan,
5. Bripka Dimas Bagus Setiawan pelanggaran desersi selama tiga bulan,
6. Brigadir I Gede Jan Wirawan pelanggaran desersi selama satu tahun sembilan bulan,
7. Brigadir Angga Febrianto pelanggaran mengonsumsi narkoba,
8. Briptu Bambang Hariyanto pelanggaran desersi selama lima bulan,
9. Briptu Indra Setya pelanggaran mengonsumsi narkoba,
10. Bripka Muhammad Febri mengonsumsi narkoba dan desersi selama 37 hari,
11. Briptu Tri Susilo Yoga Prasetyo desersi selama sembilan bulan,
12. Brigadir Andri Septi Nugraha desersi selama dua tahun lima bulan.
"Sesuai perintah Kapolri dan menjujung tinggi Polri yang Presisi kami tidak ada toleransi kepada anggota yang melanggar, entah itu Perwira (Akpol), Bintara pokoknya terbukti bersalah kami sangsi dan pemecatan, silahkan masyarakat laporkan kepada saya, bila perlu Video, catat namanya dan dari Polsek mana dan segera melaporkan ke Polrestabes Surabaya dengan membawa bukti bukti oknum polisi Surabaya yang melanggar SOP Polri," tutupnya.
Penulis : RI
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"
Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar