'Kualitas Karantina Tidak Begitu Baik', Keberangkatan Umrah 2022 Pertama Saat Pandemi di Tengah Imbauan Tidak ke Luar Negeri

Sejumlah calon jemaah umrah berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/1).
Sejumlah calon jemaah umrah berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/1).
Liputan Indonesia || Nasional, - P
ertama kalinya, Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia kembali memberangkatkan jemaah umrah 2022 ke Arab Saudi setelah larangan penerbangan langsung dicabut per 1 Desember 2021.

Kloter pertama yang terdiri dari 415 jemaah sudah diberangkatkan pada 8 Januari dan masih ada tiga keberangkatan lagi yang sudah dijadwalkan sampai 13 Januari dengan total ratusan jemaah. Keberangkatan ini di tengah peningkatan kasus Omicron di banyak negara.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut kasus infeksi Omicron masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri yang mencapai 295 kasus per 7 Januari.

Melihat hal tersebut, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengimbau warga tidak berpergian ke luar negeri, terutama negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang tinggi.

Epidemiolog Masdalina Pane juga meminta pemerintah Indonesia konsisten dan disiplin menerapkan karantina pada pelaku perjalanan internasional. Selama ini masih ditemukan beberapa pelanggaran sehingga menyebabkan kasus Omicron bisa masuk ke komunitas, kata dia.

Namun Direktur Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sudah menjalani protokol kesehatan untuk mencegah infeksi Covid pada jemaah.

Di Indonesia, Kemenag memberlakukan kebijakan satu pintu atau one gate policy, yaitu semua jemaah umrah harus dikarantina selama satu hari di Asrama Haji di Jakarta, sebelum diberangkatkan.

"Dengan one gate policy, berangkatnya dari asrama haji, untuk memastikan [para jemaah] ikut dulu protokolnya, sesuai dengan yang disyaratkan Saudi. Untuk PCR-nya sudah ditentukan lab yang direkomendasi oleh Kedutaan Besar Saudi Arabia, memenuhi apa yang mereka minta dan juga apa yang ditentukan pemerintah Indonesia," kata Hilman kepada Wartawan Indonesia.

Sesampainya di Arab Saudi, jemaah juga harus menjalani beberapa tes PCR dan karantina selama lima hari, lanjut Hilman.

umrah

SUMBER GAMBAR,FAUZAN/ANTARA FOTO

Keterangan gambar,

Kementerian Agama memberangkatkan 415 jemaah umrah setelah Arab Saudi mencabut larangan penerbangan langsung akibat pandemi Covid-19.

Hilman mengimbau semua agen perjalanan umrah mematuhi kebijakan tersebut agar pengawasannya bisa lebih mudah. Kemenag mengatakan akan melakukan evaluasi keberangkatan umrah ini untuk menentukan kebijakan selanjutnya.

"Pesan dari saya jangan disepelekan tentang one gate policy ini karena kita bukan main-main. Ini diplomasi yang harus kita jaga, komitmen yang kita jaga antara pemerintah Indonesia dan Saudi Arabia," ujar dia.

Harapannya, penyelenggaraan umrah ini juga bisa menjadi acuan untuk penyelenggaraan ibadah haji di tengah pandemi.

Arab News menyebut, jumlah kasus positif Covid-19 di Arab Saudi meningkat dua kali lipat dalam sepekan akibat varian Omicron. Per 9 Januari, Worldometer mencatat penambahan kasus positif sebanyak 3.460 di Arab Saudi, yang menyebabkan negara itu berada di urutan ke-17 dilihat dari jumlah kasus positif harian.

Kasus Omicron dari Turki dan Arab Saudi terbanyak di Indonesia

Tanpa menyebutkan jumlah pasti, baru-baru ini Kemenkes mengumumkan kasus infeksi Omicron terbanyak berasal dari pelaku perjalanan yang datang dari Turki dan Arab Saudi.

Per 7 Januari, total infeksi Covid Omicron berjumlah 318 kasus, dengan 92 persen didominasi dari pelaku perjalanan luar negeri.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban pun mengimbau warga tidak berpergian ke luar negeri karena ditakutkan Omicron akan membuat jumlah kasus positif Covid di Indonesia melonjak dan membuat fasilitas kesehatan kewalahan, seperti yang terjadi pada pertengahan 2021 lalu, ketika Delta menyebar di seluruh dunia.

"Kalau enggak penting banget, enggak usah. Ke depannya kan kalau [kasus Omicron] sudah masuk cukup banyak, penularannya cepat banget, itu yang dikhawatirkan. Begitu penularan cepat banget maka kasusnya akan menjadi banyak banget. Pada waktu kasus banyak banget, rumah sakit akan mulai terbebani," kata Zubairi.

tes PCR

SUMBER GAMBAR,FAUZAN/ANTARA FOTO

Keterangan gambar,

Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR kepada warga di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Rabu (5/1).

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga meminta masyarakat agar tidak berpergian ke luar negeri. Pada Desember 2021, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan juga meminta hal yang sama.

Namun nyatanya, masih banyak juga warga yang melakukan perjalanan ke luar negeri di masa libur Natal dan Tahun Baru lalu.

Karantina 14 hari atau tidak sama sekali

Epidemiolog Masdalina Pane mengatakan sebenarnya perjalanan ke luar negeri tidak akan berisiko besar terhadap transmisi lokal jika penjagaan di pintu masuk benar-benar ketat dan disiplin.

Menurut dia, pemerintah Indonesia harus konsisten dan tegas dalam menerapkan karantina sebagai upaya cegah tangkal.

"Variant of concern itu walaupun terus ada dan bertambah. Itu tidak harus membuat kita menutup pintu masuk kita atau hubungan internasional kita dengan negara-negara lain, sepanjang kalau pulangnya dikarantina. Jadi, boleh kalau mau pergi ya silakan, tapi pulangnya di karantina. Nah, karantinanya ini yang harus disiplin," tegas Masdalina.

Pelaksanaan karantina, kata dia, harus mengikuti pengendalian wabah yang komandonya dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), yaitu 14 hari, sesuai masa inkubasi virus.

"Jadi enggak usah direpotkan dengan angka 5 hari, 7 hari, 10 hari. Karantina itu di dalam konsepnya hanya dua, karantina 14 hari atau tidak karantina sama sekali. Boleh tidak karantina itu kalau tidak ada variant of concern yang bersirkulasi di tingkat global," kata Masdalina.

Hal itu ditekankan Masdalina, karena masih ditemukan kasus-kasus pelanggaran karantina di Indonesia.

Baru-baru ini Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mengungkapkan terdapat beberapa pelanggaran yang ditemui di lapangan, seperti praktik joki karantina, interaksi yang bebas dengan pihak luar, sampai negosiasi dengan petugas supaya bisa menjalani karantina di rumah.

karantina Covid-19

SUMBER GAMBAR,GALIH PRADIPTA/ANTARA FOTO

Keterangan gambar,

Pekerja Migran Indonesia (PMI) menunggu kendaraan usai menjalani karantina di kompleks Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta.

Masdalina juga menemukan informasi yang sama dari Wisma Atlet. "Itu kan mengerikan sekali. Masa di tempat karantina ada orang jualan mi rebus yang harganya 3-4 kali lebih tinggi." Selain itu, juga ditemukan penjual boneka sampai sim card.

"Ini apa sebenarnya? Konsep karantina model apa yang diterapkan itu? Filosofi karantina itu dirusak oleh para petugas di karantina itu sendiri," kata Masdalina.

Dalam sepekan terakhir, kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan. Pada 3 Januari, kasus hariannya masih di angka 174, tapi jumlahnya terus meningkat sampai 6 Januari dengan total 533 kasus positif.

Pada 7-8 Januari terdapat sedikit penurunan, tapi pada 9 Januari, jumlah kasus positif kembali naik sebanyak 529 kasus.

"Seminggu ini sudah terjadi peningkatan kasus dan peningkatan positivity rate yang doubling (meningkat dua kali) dibanding minggu lalu. Sementara kualitas karantina kita enggak begitu baik. Saya sih sudah mulai resah ya," ujar Masdalina.



Sumber: bbc Indonesia


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar


Berita lainnya:




toko online zeirshopee

Nama

#BeritaViral,641,#MafiaRokok,1,#MafiaTanah,24,#Mudik2023,20,#Mudik2024,2,#Pemilu2024,52,#UMKM,3,a Regional,1,Advertorial,427,BAIS,5,Berita Terkini,743,Berita Utama,3448,Berita-Terkini,3825,BIN,11,BNNK,16,BNNP,10,BPBD,1,BPN,5,Capres 2024,28,Covid-19,131,Destinasi-Wisata,70,Dewan Pers,8,Dinkes,1,EkoBis,443,Ekonomi & Bisnis,5,fasilitas,3,Galeri-foto-video,179,Gaya-Hidup,122,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,6,Hobby,75,HuKri,1,HuKrim,2273,hukum,28,index,16,Info Haji,21,Internasional,383,Internet,94,islami,2,Kesehatan,551,Kicau Mania,29,Korupsi,8,KPK,24,Kuliner,19,Laporan Masyarakat,16,Laporan-Masyarakat,458,Lindo-TV,140,Liputan Haji Indonesia,7,Liputan-Investigasi,400,Lowongan Kerja,4,masyarakat,1,Melek-Hukum,87,Miras,1,Nasional,1983,Negara,1,Olahraga,124,Opini Rakyat,161,Otomotif,12,Pemerinta,4,Pemerintah,1902,Pemilu 2024,95,Pendidikan,153,penghargaan,2,Peristiwa,704,PERS,32,Pilpres 2024,32,Politik,797,politisi,2,POLR,3,POLRI,2924,Prestasi,1,Pungli,50,Regional,7313,Regional Hukrim,4,regional Nasional,2,Religi,335,Santuni Anak Yatim,1,Sejarah,64,Selebritis,80,Seni-Budaya,107,ShowBiz,109,sosial,5,Technology,146,Tips-Trick,123,TNI,804,TNI AU,2,TNI-Polri,51,tokoh agama,1,Tokoh masyarakat,4,UMKM,1,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia: 'Kualitas Karantina Tidak Begitu Baik', Keberangkatan Umrah 2022 Pertama Saat Pandemi di Tengah Imbauan Tidak ke Luar Negeri
'Kualitas Karantina Tidak Begitu Baik', Keberangkatan Umrah 2022 Pertama Saat Pandemi di Tengah Imbauan Tidak ke Luar Negeri
Pertama kalinya, Kemenag Indonesia kembali memberangkatkan jemaah umrah 2022 ke Arab Saudi setelah larangan penerbangan dicabut 1-12-21
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjNgwjcBbRaMxsk3vw8A_GGonp60rUC5_gFZNzeF_KlhU_ZWsE61mhKWlI2mhd6sMtk3YALhnAneJi7sFL_YO2L8MPTsnZXq_E7PUjEDegmABxwY1680Yn4I687UuFbNif-BwKiVQvQY4kCw0gU58dNCkXVX8DNvJRG1Ru2dY_aPzCiPhsrdlEGOo84rg=w640-h360
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjNgwjcBbRaMxsk3vw8A_GGonp60rUC5_gFZNzeF_KlhU_ZWsE61mhKWlI2mhd6sMtk3YALhnAneJi7sFL_YO2L8MPTsnZXq_E7PUjEDegmABxwY1680Yn4I687UuFbNif-BwKiVQvQY4kCw0gU58dNCkXVX8DNvJRG1Ru2dY_aPzCiPhsrdlEGOo84rg=s72-w640-c-h360
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/01/kualitas-karantina-tidak-begitu-baik.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/01/kualitas-karantina-tidak-begitu-baik.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content