Mengkuak Sosok Bupati Nganjuk Dalam Sidang, Pengacara : Aktivitas Sosial Tak Sebanding dengan Nilai OTT

Liputan Indonesia || Surabaya - Sosok Bupati nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat dikuak dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Sejumlah saksi mulai dari tukang becak pun dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan. 

Salah seorang saksi bernama Sukarsi, tukang becak yang biasa mangkal di Nganjuk, Jawa Timur menceritakan bagaimana sosok Novi saat masih menjabat sebagai Bupati Nganjuk dikalangannya. 

"Beliau orangnya baik. Sering memberikan bantuan pada kami," ujarnya, Senin (15/11). 

Hal itu pun juga dibenarkan oleh Sarmidi. Pria yang berprofesi sebagai tukang becak ini juga membenarkan cerita dari rekannya tersebut. Ia mengaku, sudah setiap tahun selama 8 tahun ini selalu mendapatkan bantuan dari Novi saat menjabat sebagai bupati. 

"Benar, kami selalu mendapatkan bantuan dari beliau. Setiap tahun selama 8 tahun ini," pungkasnya. 

Ia menyebut, selama ini para tukang becak di Nganjuk selalu mendapatkan bantuan beras dari Bupati Nganjuk, Novi. Bantuan yang diterima adalah beras seberat 5 Kg perbulannya. Bantuan ini, tidak pernah absen setiap tahunnya. 

"Pasti diberikan oleh beliau," kata pria yang mangkal di depan Pasar Nganjuk ini. 

Sementara itu, Yoyok Yuono, Staf Penyaluran Zakat PT Tunas Jaya Abadi Grup menceritakan, dirinya juga turut diberi tugas oleh Novi untuk membagi-bagikan zakat. Ia menyebut, tim dari perusahaan Novi ini dibentuk khusus untuk membagikan zakat untuk tiap kecamatan. 

"Untuk satu kecamatan di Nganjuk, diberikan bantuan 1 ton beras. Setidaknya, ada 20 kecamatan di Nganjuk," pungkasnya. 

Ia mengaku, lini usaha Novi ini cukup banyak. Mulai dari bidang usaha SPBU, simpan pinjam, perkebunan, koperasi, peternakan sapi dan banyak lagi lainnya. 

"Usaha beliau dan keluarga banyak sekali," tukasnya. 

Sementara itu, salah satu kuasa hukum Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Tis'at Afriyandi mengatakan, para saksi meringankan yang dihadirkan pihaknya itu bertujuan untuk menunjukkan pada publik, bahwa apa yang dilakukan oleh Bupati Novi itu tak sebanding dengan nilai OTT (operasi tangkap tangan) yang selama ini digaung-gaungkan. 

Apalagi, pada kesaksian sebelumnya, salah seorang saksi dari perusahaan milik sang bupati mengakui, jika untuk mengambil uang sebesar Rp1 miliar saja dari perusahaan, baginya cukup mudah. 

"Tentu nominal yang disebut OTT itu tak sebanding dengan aktivitas sosial dan latar belakang terdakwa yang juga pengusaha. Yang katanya cuma Rp11 juta, atau Rp15 juta, itu nilainya sangat kecil lah. Uang yang katanya disita Rp600 juta (dalam brankas) itu juga belum mampu dibuktikan itu uang apa. Sehingga, sejauh ini kasus ini tidak ada yang nyambung," tegasnya. 

Ia menambahkan, keterangan para saksi ini untuk memperkuat keterangan saksi Rianaa yang dihadirkan oleh JPU pada sidang sebelumnya. Bahwa uang yang diminta oleh Bupati Novi Rp1 miliar yang diserahkan oleh saksi Riana, memang digunakan untuk persiapan menjelang puasa, seperti kegiatan bagi-bagi sembako, zakat, memberi bantuan pada orang tidak mampu. 

"Sebagaimana keterangannya Riana, bahwa Novi minta dana itu untuk kebutuhan puasa dan lebaran," katanya.


Penulis : Tjandra


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar



Pengunjung Hari ini





Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

/fa-clock-o/ Tips & Trick

Nama

Advertorial,276,Berita-Terkini,115,Berita-Utama,1507,BNNK,2,BNNP,1,Covid-19,99,Destinasi-Wisata,57,EkoBis,333,Galeri-foto-video,128,Gaya-Hidup,97,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,3,Hobby,36,HuKrim,990,Info Haji,15,Internasional,267,Internet,56,Kesehatan,421,Kicau Mania,18,Komunitas,16,Kuliner,13,Laporan-Masyarakat,344,Lindo-TV,93,Liputan-Investigasi,349,Lowongan Kerja,2,Melek-Hukum,51,Nasional,1399,Olahraga,75,Opini Rakyat,142,Otomotif,10,Pasuruan,14,Pasuruan Kota,4,Pemerintah,924,Pendidikan,101,Peristiwa,529,Politik,494,POLRI,1024,Pungli,19,Regional,3107,Religi,139,Sejarah,31,Selebritis,57,Seni-Budaya,61,ShowBiz,82,Technology,100,Tips-Trick,73,TNI,665,
ltr
item
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia: Mengkuak Sosok Bupati Nganjuk Dalam Sidang, Pengacara : Aktivitas Sosial Tak Sebanding dengan Nilai OTT
Mengkuak Sosok Bupati Nganjuk Dalam Sidang, Pengacara : Aktivitas Sosial Tak Sebanding dengan Nilai OTT
Mengkuak Sosok Bupati Nganjuk Dalam Sidang, Pengacara : Aktivitas Sosial Tak Sebanding dengan Nilai OTT
https://1.bp.blogspot.com/-JMOTTMDiC5U/YZI5DJ905TI/AAAAAAAAIf8/zE2nHEcmYwIXPaRGIGKo-5W75NYM2bpDgCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20211115-WA0019.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-JMOTTMDiC5U/YZI5DJ905TI/AAAAAAAAIf8/zE2nHEcmYwIXPaRGIGKo-5W75NYM2bpDgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20211115-WA0019.jpg
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/11/mengkuak-sosok-bupati-nganjuk-dalam.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/11/mengkuak-sosok-bupati-nganjuk-dalam.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy