http://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/p/liputan-terkini.html https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?orderby=UPDATED https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?alt=rss https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml?page=1 https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?max-results=9999&alt=json-in-script&callback=loadtoc https://www.liputanindonesia.co.id/atom.xml?redirect=false

Wabup dan 12 Saksi Berikan Keterangan tak pernah tahu soal aliran uang kasus jual beli jabatan Bupati Nganjuk

Liputan Indonesia || Nganjuk - Sebanyak 13 saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum memastikan tak pernah tahu soal aliran uang kasus dugaan jual beli jabatan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Dari 13 saksi tersebut, satu diantaranya merupakan Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Junaedi. 

Dalam kesaksiannya, Wakil Bupati (Wabup) Nganjuk, Marhaen Junaedi menjelaskan, selama ini dirinya tidak tahu banyak mengenai mutasi jabatan yang terjadi di lingkungan Pemkab Nganjuk. Sebab, hak itu merupakan kewenangan penuh dari jabatan Bupati. 

"Tugas bupati terkait mutasi jabatan, yang punya kewenangan penuh adalah bupati. Tidak pernah dimintai pendapat dan memang tak ada kewajiban," tukasnya, Senin (18/10/2021). 

Ditanya oleh salah satu kuasa hukum Bupati Nonaktif Novi, apakah ia pernah uang sebagai ucapan terimakasih pada Novi dalam kapasitasnya sebagai pejabat? Marhaen menegaskan jika dirinya tidak pernah dimintai apapun oleh Novi.  "Tidak pernah (memberikan uang terima kasih kepada novi)," tambahnya. 

Hal senada disampaikan oleh Purwoto, Kepala Desa Plandangan. Dalam kesaksiannya ia menyatakan pernah di hubungi oleh Dupriono Camat Pace saat itu yang dilanjutkan oleh salah satu Kades, agar menyediakan uang Rp10 juta sampai Rp15 juta untuk pengisian perangkat di desanya. Namun, dengan tegas ia menolak permintaan itu. "Saya tidak mau saat itu, menolak," pungkasnya. 

Kesaksian yang sama juga diungkapkan oleh Dedi Wahyu, Kasi Trantib Kecamatan Tanjunganom. Ia mengakui saat itu dirinya minta tolong pada sang camat agar pos kosong di Kacamatan tersebut dapat diisinya. 

Setelah mendapat jabatan yang diinginkannya, ia pun diminta oleh sang camat agar menyetorkan uang sebesar Rp40 juta. Ia menyebut, jika uang itu nanti akan diambil oleh Izza (ajudan Bupati). "Saya hanya diberitahu jika uang itu nanti akan diambil Izza," tukasnya. 

Saat ditanya apakah ia dan 12 saksi lainnya mengetahui uang yang diminta itu adalah permintaan langsung dari Bupati Novi, ke 12 saksi termasuk Wabup Marhen menyatakan tidak tahu. "Tidak tahu," ujar para saksi secara bergantian. 

Menanggapi kesaksian 12 saksi itu, Bupati Nonaktif Novi Rahman Hidayat menyatakan jika ia tak pernah memerintahkan para kepala desa untuk meminta uang suap jabatan. "Saya tidak pernah memerintahkan para kepala desa untuk minta uang," tandasnya. 

Sementara itu, Riana Rosnawati karyawan PT Tunas Jaya Raya Abadi Group, perusahaan milik ayah dari Bupati Novi, juga sempat memberikan kesaksiannya. Dalam keterangannya, ia menyebut sang bupati pernah meminta uang padanya sebesar Rp1 miliar. Uang itu, disebut Bupati Novi untuk kebutuhan menjelang hari raya. Saat ditanya apakah dia tahu soal uang yang ada didalam brankas, dirinya mengaku tidak tahu dan tidak pernah melihat. 

"Pernah minta uang Rp1 miliar, katanya untuk keperluan lebaran. Biasanya minta langsung ke kasir. Tapi karena berhalangan minta ke saya. Biasanya beliau setiap tahun memang minta uang untuk buat parcel lebaran yang dibagikan ke karyawan dan sedekah ke anak yatim piatu. Itu biasa beliau lakukan," tegasnya. 

Selain keempat saksi diatas, 10 saksi lain yang dihadirkan oleh jaksa antara lain Gunawan Widodo Pns pemkab nganjuk, Suhartono pns pemkab nganjuk, Hariadi pns kecamatan tanjunganom, Dedi wahyu pns kecamatan tanjung anom, Purwoto kades blandangan, Pariyono kades Ngluyu, Rokim kades jampes, Ardiansyah PNS kecamatan Sawahan, Sujito mantan Camat Ngluyu, Puguh Harnoto PNS Pemkab Nganjuk/Baron, dan Bambang Hariyanto Mantan Camat Ngetos. (Tjan)


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama

Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

Nama

Advertorial,277,Berita-Terkini,129,Berita-Utama,1519,BNNK,2,BNNP,1,Covid-19,100,Destinasi-Wisata,57,EkoBis,335,Galeri-foto-video,128,Gaya-Hidup,97,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,3,Hobby,36,HuKrim,990,Info Haji,15,Internasional,269,Internet,56,Kesehatan,423,Kicau Mania,18,Komunitas,16,Kuliner,13,Laporan-Masyarakat,348,Lindo-TV,93,Liputan-Investigasi,353,Lowongan Kerja,2,Melek-Hukum,51,Nasional,1401,Olahraga,75,Opini Rakyat,142,Otomotif,10,Pasuruan,14,Pasuruan Kota,4,Pemerintah,927,Pendidikan,101,Peristiwa,531,Politik,498,POLRI,1028,Pungli,20,Regional,3119,Religi,139,Sejarah,31,Selebritis,57,Seni-Budaya,62,ShowBiz,82,Technology,100,Tips-Trick,73,TNI,666,
ltr
item
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia: Wabup dan 12 Saksi Berikan Keterangan tak pernah tahu soal aliran uang kasus jual beli jabatan Bupati Nganjuk
Wabup dan 12 Saksi Berikan Keterangan tak pernah tahu soal aliran uang kasus jual beli jabatan Bupati Nganjuk
Wabup dan 12 Saksi Berikan Keterangan tak pernah tahu soal aliran uang kasus jual beli jabatan Bupati Nganjuk
https://1.bp.blogspot.com/--YufWB0nZBA/YW3407QC1NI/AAAAAAAAIbw/l8DcW4WRly4OoVmYeMKgBR4tw4QQHwokACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20211018-WA0043.jpg
https://1.bp.blogspot.com/--YufWB0nZBA/YW3407QC1NI/AAAAAAAAIbw/l8DcW4WRly4OoVmYeMKgBR4tw4QQHwokACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20211018-WA0043.jpg
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/10/wabup-dan-12-saksi-berikan-keterangan.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/10/wabup-dan-12-saksi-berikan-keterangan.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy