Waduh.!! Direktur Perusahaan di Surabaya Gelapkan Voucher Hartono Elektronik Rp 4,4 M


Liputan Surabaya
 -  direktur perusahaan di Surabaya menjadi tersangka setelah dilaporkan PT Hatson Surya Electric atau Hartono Elektronik. Tersangka dilaporkan karena diduga menggelapkan voucher senilai Rp 10 miliar. Tersangka adalah Steven Richard. Ia merupakan direktur di PT Surya Kreasi Smartindo. 


Perusahaan ini merupakan unit usaha dari Hartono Elektronik. Tersangka merupakan mantan karyawan Hartono Elektronik.

Jabatan terakhirnya yakni karyawan tetap sebagai sales and event strategy head division. Martin Suryana, pengacara Hartono Elektronik mengatakan, tersangka dilaporkan ke Polda Jatim pada 29 Januari 2021. Adapun laporannya bernomor LP-B/51/1/RES.1.11/2021/UM/SPKT.

"Dilaporkan 29 Januari lalu. Laporannya dugaan telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan," kata Martin, Senin (28/6/2021).

Martin menuturkan, kasus itu bermula saat Steven mengundurkan diri sebagai karyawan. Usai mengundurkan diri, Steven kemudian diangkat menjadi direktur di PT Surya Kreasi Smartindo.

"Ia mengundurkan diri tepatnya 31 Agustus 2018 sebagai karyawan PT Hatson Surya Electric," terang Martin.

Martin juga menjelaskan, hubungan PT Surya Kreasi Smartindo dan PT Hatson Surya Electric adalah unit usaha. Keduanya telah bekerja sama untuk branding dan event yang banyak melibatkan bank.

"Jadi yang bertanggung jawab dan mengurus semuanya adalah Steven, selaku direktur PT Surya Kreasi Smartindo," jelas Martin.

"Karena selama ini Steven Richard adalah orang kepercayaan PT Hatson Surya Electric," imbunya.

Namun kepercayaan yang diberikan itu, lanjut Martin, rupanya disalahgunakan Steven. Sebab, Steven diduga telah menerbitkan dan menjual bebas voucher tanpa sepengetahuan Hartono Elektronik dengan harga miring selama ini.

Aksi Steven kemudian diketahui saat salah seorang pembeli memborong 20 televisi. Bukan dengan uang, namun pembeli itu membayarnya dengan voucher-voucher tersebut.

Pihak Hartono kemudian curiga dan sempat menanyakan perihal voucher itu. Setelah pembeli ditanya, maka diketahui bahwa voucher-voucher itu dibeli dari Steven dengan harga diskon 10 hingga 15 persen.

Menurut Martin, praktik penerbitan dan penjualan voucher yang dilakukan Steven telah merugikan Hartono Elektronik. Tak tanggung-tanggung, nilainya mencapai miliaran Rupiah.

"Kerugiannya terhitung sejak September 2018 hingga Januari 2021 sebesar Rp 4,4 miliar. Dan belakangan diketahui jika dihitung mundur sebelum September maka potensi kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 miliar," tutur Martin.

Martin mengatakan, saat ini Steven telah menjadi tersangka. Perkaranya juga kini telah masuk di Pengadilan Negeri Surabaya. Sidang perdananya digelar hari ini dengan agenda dakwaan.


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar




Pengunjung Hari ini



Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

/fa-clock-o/ Tips & Trick

Nama

Advertorial,264,Covid-19,63,Destinasi-Wisata,50,EkoBis,282,Ekonomi-Bisnis,37,Galeri-foto-video,120,Gaya-Hidup,95,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,1,Hobby,31,HuKrim,936,Info Haji,15,Internasional,250,Internet,49,Kesehatan,384,Kicau Mania,14,Komunitas,9,Kuliner,12,Laporan-Masyarakat,317,Lindo-TV,91,Liputan-Investigasi,334,Liputan-Utama,1248,Melek-Hukum,40,Nasional,1309,Olahraga,71,Opini Rakyat,140,Otomotif,10,Pasuruan,13,Pasuruan Kota,5,Pemerintah,827,Pendidikan,95,Peristiwa,510,Politik,479,POLRI,904,Pungli,13,Regional,2925,Religi,134,Sejarah,24,Selebritis,49,Seni-Budaya,56,ShowBiz,73,Technology,90,Tips-Trick,66,TNI,642,utama,1,
ltr
item
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.: Waduh.!! Direktur Perusahaan di Surabaya Gelapkan Voucher Hartono Elektronik Rp 4,4 M
Waduh.!! Direktur Perusahaan di Surabaya Gelapkan Voucher Hartono Elektronik Rp 4,4 M
Liputan Surabaya, - Aksi Steven kemudian diketahui saat salah seorang pembeli memborong 20 televisi. Bukan dengan uang, namun pembeli itu membayarnya
https://1.bp.blogspot.com/-oHWjabD-aCw/YNxqzWIVItI/AAAAAAAAAqE/z8rmRRLAOJgP6gMlfQtgNwx2OCoGgbQFwCLcBGAsYHQ/w400-h399/hartono-elektronik-1_11.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-oHWjabD-aCw/YNxqzWIVItI/AAAAAAAAAqE/z8rmRRLAOJgP6gMlfQtgNwx2OCoGgbQFwCLcBGAsYHQ/s72-w400-c-h399/hartono-elektronik-1_11.jpeg
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/06/waduh-direktur-perusahaan-di-surabaya.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/06/waduh-direktur-perusahaan-di-surabaya.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy