Ketua DPC PBB Surabaya Minta Tri Rismaharini Jangan Tutup Pasar Tradisional

Foto: Samsurin Ketua DPC PBB kota Surabaya
Liputan Surabaya - Pasar tradisional PPI di Kecamatan Krembangan di tutup mendapat respon beragam dari berbagai elemen masyarakat hingga politisi.

Salah satunya Samsurin selaku politisi dan sekaligus Ketua DPC PBB kota Surabaya yang menindak lanjuti surat edaran walikota Surabaya nomer 360/3324/436.8.4/2020 tentang peningkatan kewaspadaan covid 19.

"Saya menyayangkan kebijakan Risma selaku Walikota Surabaya, yang menutup pasar tradisional, sebab jika itu terjadi kita makan tiap harinya dari apa, dimana keadilan dan kesejahteraan untuk masyarakat ekonomi bawah. Itu artinya Risma telah berbuat kezaliman kepada para petani tambak dan nelayan di surabaya barat," ujar Samsurin. Kamis, (2/4/2020).

"Lantas kalau pasar ditutup Hasil tangkapan udang tiap pagi yang menjadi  nafkah para pandego ( petani tambak ) mau dijual kemana ?, dan mau dikemanakan juga hasil tangkapan nelayan?," tambahnya.

Perlu diketahui, hal ini penting untuk dijadikan sebagai sebuah catatan, bahwa fungsi jaring sosial yang dimiliki oleh petani dan nelayan adalah tidak sama dengan masyarakat perkotaan.

"Jika masyarakat perkotaan, tidak bisa berangkat ke pasar pun, mereka bisa saja belanja daring online untuk ekonomi kelas menengah kebawah. Tapi, ini berkaitan dengan hasil tangkapan ikan yang harus dijual tiap pagi agar hasil tangkapan tetap segar dan tidak busuk," jelasnya.

"Saat kondisi masyarakat sedang normal, mereka para pejabat ini kerap menikmati hasil tangkapan dan budidaya nelayan, meski juga tidak jarang mereka  dijatuhkan haknya akibat reklamasi besar besaran setiap tahun di kawasan surabaya barat,“ papar Samsurin mantan ketua cabang himpunan nelayan seluruh Indonesia di kota Surabaya.

Lanjut samsurin, "Dalam kondisi wabah dan bencana seperti ini, masak mereka juga akan tega menjadikan para petani dan nelayan  sebagai korban hidup dari  kebijakan akibat penutupan pasar?   Semestinya, harus ada perimbangan.
Sementara mall mall di pasang bilik bilik steril eh.. malah pasar tradisional ditutup, kan bisa pasar pasar tradisional di kasi bilik dan dijaga agar tetap menjaga kebersihan atau sosial distancing."

Apalagi saat ini diberlakukan karantina lokal, para petani tambak dan nelayan tidak pernah menerima kompensasi kebijakan.

"Saya harap walikota surabaya tidak tebang pilih dalam hal pembatasan ini , buka kembali pasar tradisional di PPI karena dipasar itulah transaksi para petani tambak dan hasil tangkapan nelayan di jual," tegas samsurin yang juga menjabat sebagai ketua DPC PBB kota Surabaya ini.

"Saya bicara ini sekaligus mewakili pelaku usaha dibidang perikanan. Bahwa ada 2500 orang yang bekerja sebagai buruh tambak dan nelayan tangkap yang  tersebar di kota Surabaya. Sedangkan 50 % nya adalah kota pahlawan dan mereka menjual hasil tangkapnya lebih dari 1.5 ton tiap hari di pasar tradisional yang tersebar di pasar turi, pasar ppi dan pasar tembok bubutan, untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Surabaya," tutupnya.

Sementara awak media yang akan mengkonfirmasi ke Tri Rismaharini selaku walikota Surabaya di kantornya tidak ada ditempat. "Maaf pak Ibu lagi berada kegiatan terkait program pencegahan virus Corona, mungkin pak wartawan bisa atur janjian atau hari senin kembali lagi," kata salah satu staff kantor di Balai Kota Surabaya. Kamis, (2/4). (one)


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar




Pengunjung Hari ini



Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

/fa-clock-o/ Tips & Trick

Nama

Advertorial,264,Covid-19,63,Destinasi-Wisata,50,EkoBis,282,Ekonomi-Bisnis,37,Galeri-foto-video,120,Gaya-Hidup,95,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,1,Hobby,31,HuKrim,936,Info Haji,15,Internasional,250,Internet,49,Kesehatan,384,Kicau Mania,14,Komunitas,9,Kuliner,12,Laporan-Masyarakat,317,Lindo-TV,91,Liputan-Investigasi,334,Liputan-Utama,1247,Melek-Hukum,40,Nasional,1309,Olahraga,71,Opini Rakyat,140,Otomotif,10,Pasuruan,13,Pasuruan Kota,5,Pemerintah,826,Pendidikan,95,Peristiwa,510,Politik,478,POLRI,904,Pungli,13,Regional,2924,Religi,134,Sejarah,24,Selebritis,49,Seni-Budaya,56,ShowBiz,73,Technology,90,Tips-Trick,66,TNI,642,utama,1,
ltr
item
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.: Ketua DPC PBB Surabaya Minta Tri Rismaharini Jangan Tutup Pasar Tradisional
Ketua DPC PBB Surabaya Minta Tri Rismaharini Jangan Tutup Pasar Tradisional
Liputan Surabaya - Pasar tradisional PPI di Kecamatan Krembangan di tutup mendapat respon beragam dari berbagai elemen masyarakat hingga politisi. Liputanindonesia
https://1.bp.blogspot.com/-7um8wJGuovQ/XoXghstIe5I/AAAAAAAAQxM/CywTsW1xuUQrEVhMnesUuKJn5kOb6MyMwCNcBGAsYHQ/s320/IMG-20200402-WA0038.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-7um8wJGuovQ/XoXghstIe5I/AAAAAAAAQxM/CywTsW1xuUQrEVhMnesUuKJn5kOb6MyMwCNcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200402-WA0038.jpg
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/04/ketua-dpc-pbb-surabaya-minta-tri.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/04/ketua-dpc-pbb-surabaya-minta-tri.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy