Liputan Indonesia || Bangkalan -
Momentum Ramadan dimanfaatkan Majelis Masyarakat Madura Asli (Madas) Sedarah DPC Kabupaten Bangkalan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi organisasi. Kegiatan buka bersama yang digelar di salah satu resto terkenal di Bangkalan, Sabtu (28/2) itu menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan komitmen untuk membangun persatuan dan kontribusi nyata bagi daerah.
Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Bangkalan, H. Nurul, menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan fondasi utama dalam menjaga soliditas dan arah perjuangan organisasi.
Dalam arahannya, pembina Madas Sedarah, Jimhur Saros, dalam sambutannya menyoroti pentingnya menjaga benih-benih kekuatan yang tumbuh di tubuh Madas. Menurutnya, potensi internal yang beragam harus dirawat menjadi energi kolektif untuk memperkokoh rasa persaudaraan dan persatuan.
“Terus sambung kedekatan dan kebersamaan ini dalam segala hal, termasuk dalam menimba ilmu. Ke depan, Madas harus semakin besar, memberi warna baru, menghadirkan kehidupan baru, serta menjadi wadah untuk merumuskan langkah dalam menjaga dan mengembangkan budaya Madura, khususnya di Kabupaten Bangkalan,” tegas Jimhur.
Jimhur Saros yang juga dikenal sebagai pendiri LSM pertama di Bangkalan sejak 1999, yakni LSM Lempar, memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Madas atas komitmennya menjaga silaturahmi dan membangun tradisi keilmuan di internal organisasi. Ia berharap Madas terus berjaya dan seluruh jajaran diberikan rahmat serta hidayah dalam menjalankan perannya.
Sementara itu, Ketua DPAC Tanjung Bumi, H. Dangken, yang juga menjabat penasihat DPC Madas Kabupaten Bangkalan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Madas Sedarah di tingkat kecamatan. Ia menekankan pentingnya membangun potensi dan memperluas kolaborasi, termasuk dengan berbagai elemen dan lembaga di Kabupaten Bangkalan.
Menurutnya, Madas harus hadir dalam pendampingan advokasi serta penguatan program di setiap PAC dan DPAC. Potensi yang ada di masing-masing kecamatan, kata dia, perlu dikelola secara maksimal demi kesejahteraan bersama.
“Masalah-masalah yang perlu dilakukan pendampingan harus menjadi perhatian. Program di setiap PAC dan DPAC harus mampu mendukung serta memaksimalkan potensi yang ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga ditegaskan bahwa meski dinamika internal kerap terjadi, tujuan utama Madas tetap satu, yakni mempererat persaudaraan antar masyarakat Madura asli dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.
“Bagaimana kita makmur bersama, sugih bersama, masuk surga bersama,” ungkap Imam, salah satu pengurus, menutup sambutan dengan pesan kebersamaan.
Selain memperkuat internal, Madas Sedarah juga menyatakan komitmennya untuk berkontribusi aktif dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Organisasi ini siap mendukung program-program pembangunan demi menghadirkan langkah yang lebih maju bagi Kabupaten Bangkalan.
Penulis : rif
_Dalam segala situasi, LiputanIndonesia.co.id berkomitmen memberikan fakta jernih dari TKP. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme._
Penulis : rif
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"








Media Liputan Indonesia
DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers
HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK
Kirim via:
WhatsApps / SMS:08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com
PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.
Komentar