Yogi Putra Kandung Wisnu Wardana Dilaporkan Ke Polda jatim

Dibaca: 144 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Yogi digugat 10 milyard atas dasar kerugian material lantaran pencemaran nama baik dan pengerusakan rumah jalan jambangan No.143-145.

Surabaya, Liputan Indonesia – Polemik  Wisnu Wardana terkait kasus Panca Wira Usaha (PWU) belum selesai, kini putra kandungnya yaitu Yogi bersama kawan-kawannya di laporkan ke Polda Jatim oleh MH. Sugito dan di dampingi kuasa hukumnya Herwaman Benhard Manurung, SH. lantaran dugaan kasus pengerusakan serta perbuatan tidak menyenangkan.

Benhard, menceritakan apa yang di alami oleh kliennya. ” Kami tidak terima dengan perlakuan Yogi yang serta merta merusak pagar rumah di jalan jambangan juga mengusir paksa dan menghina istri klien saya, tidak hanya itu sejumlah oknum polisi, oknum pensiunan TNI terlibat. ” Ujar Pengacara MH. Sugito.

Lanjutnya, Dengan menirukan ucapan Yogi putra Wisnu Wardana ” Oh kamu orang miskin, saya orang kaya sudah numpang masih saja gak tau terima kasih,” Tiru Benhard saat bersama kliennya di ruang SPKT Polda Jatim.

Benhard juga menjelaskan, ” istri klien kami pun mengalami shock berat hingga masuk rumah sakit akibat perlakuan perbuatan yang di lakukan Yogi putra Wisnu Wardana ” Jelasnya.

Tidak hanya itu, ” Seorang pengacara pun Juga di duga turut serta membantu jalannya pengerusakan pagar rumah, yang paling parahnya oknum pengacara ini mengaku ketua DPRD kabupaten Sidoarjo,” Tambah Benhard.

Sebelumnya, antara pihak Wisnu Wardana dan MH.Gito telah sepakat membuat Memory of Understanding (MoU) secara lisan dan di saksikan oleh pihak pengurus KWRI karena rumah tersebut dulunya tidak terawat kemudian di perbaiki oleh klien kami. Kerugian material mencapai 10 millyard. ” imbuh Benhard

Berdasarkan Surat laporan polisi polda jatim terlampir Nomer : LPB / 145 / I / 2017 / UM / SPKT. Selasa 31/01/2017 tindak perkara pengerusakan dan perbuatan tidak menyenangkan. Terlaporkan Yogi Putra Wisnu Wardana di kenakan pasal 406 dan 335 KUHP dengan ancaman hukuman kurang lebih tiga tahun penjara.

Baca juga:  Menaker akan audit semua sistem pengiriman TKI

Penulis : (one)
Editor : (red)

ca-pub-2508178839453084