Wujudkan Kedaulatan Berbasis Agrobisnis Kerakyatan, Kementerian Pertanian Gandeng PETANI

0
Dibaca: 1870 Kali

Liputan Yogyakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bersinergi dengan Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) yang dalam hal ini diwakilkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PETANI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam workshop peningkatan kompetensi ketenagaan pelatihan pertanian yang dilaksanakan di kota Yogyakarta, Kamis (28/6).

Pada workshop tersebut DPW PETANI DIY menyampaikan materi ‘Strategi Pengelolaan Pelatihan Untuk Menciptakan Peluang Usaha’.

Dalam pemaparannya yang disampaikan oleh Asti Irwandiyah Sekretaris DPW PETANI DIY menyampaikan bahwa struktur badan eksekutif dan lembaga-lambaga otonom yang ada di dalam PETANI sesuai dengan Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) PETANI.

“Badan eksekutif dan lembaga-lembaga otonom tersebut masing-masing berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk dapat membantu kemajuan pendidikan dan kesejahteraan para PETANI,” ujarnya

Sama juga halnya dengan apa yang selalu disampaikan terhadap internal Keluarga Besar PETANI oleh Ketua Umum PETANI Satrio Damardjati.

Asti juga menambahkan, di tingkat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PETANI memiliki lembaga otonom seperti Sekolah Pemuda Pertanian Terpadu (SPPT), sedangkan ditingkat DPW juga memiliki lembaga otonom Sekolah Petani Muda Darllos (SPMD).

Baca juga:  JPU Tolak Replik Dalil Pembelaan Henry J Gunawan

“Karena di Sekolah PETANI inilah para anggota PETANI dididik dan dibukakan wawasan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan peluang serta potensi pasar yang ada,” imbuh Asti.

Para anggota PETANI bisa menggunakan waktu menunggu masa panen dengan memproduksi sesuatu yang pemasarannya melalui Warung PETANI.

Sistem dan prinsip Warung PETANI ini pun adalah dari PETANI oleh PETANI-dan untuk PETANI dengan semangat gotong royong serta berbasis agrobisnis kerakyatan.

Selain Warung PETANI produk juga dipasarkan melalui Jaringan Pemasaran PETANI baik online dan offline. Karena pasar adalah masalah utama PETANI selama ini, oleh sebab itu Jaringan pemasaran dan Warung PETANI akan dapat membantu PETANI untuk memasarkan produknya. Diharapkan juga bahwa para PETANI dapat mandiri dari hulu hingga hilir.

Workshop yang diikuti oleh para Widyaiswara yang ada di bawah Kementan di seluruh Indonesia. Dengan dimoderatori Ir. Lia Ratna Ernalia yang selaku Kepala Bidang Penyelenggaraan Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan BPPSDMP Kementan.

Ir. Lia Ratna Ernalia dalam forumnya, menyampaikan bahwa, “saya menyambut baik dengan apa yang sudah dipaparkan dari program-program PETANI. Program tersebut sangatlah membantu negara dalam hal penanganan kesulitan PETANI.

Baca juga:  Pemprov Jatim Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Guru Madin

“Saya berharap kesediaan PETANI untuk kedepannya menjalin kerjasama dengan Kementan khususnya BPPSDMP untuk wujudkan kedaulatan PETANI berbasis agrobisnis kerakyatan,” ucapnya.

Workshop ini juga dihadiri oleh Anggit Bimanyu yang selaku Ketua DPW PETANI DIY, M.Darul Chasan Kepala SPMD DPW PETANI DIY,  Peter Michael D., Tenaga Ahli Lingkungan Hidup DPW PETANI DIY dan Ari Kusharyono Pengurus DPC PETANI Kab. Bantul.(Red)