Walikota Surabaya bersihkan sampah, Warga Wonokusumo Kidul terkejut

0
Dibaca: 12827 Kali
Foto: terlihat walikota Surabaya Tri Rismaharini membersihkan jalan beserta pasukannya.

SURABAYA – Tri Rismaharini, selaku Wali Kota Surabaya sontak mendatangi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokusumo Kidul Surabaya, Minggu (5/11/2017), 14.30 WIB. Karena ada warga keluhkan pembenahan LPS atau TPA, sehingga sampah dibuang di pinggir jalan dan penyebab bau tak sedap.

Tanpa agenda walikota Surabaya membersihkan sampah di selokan dan jalan, seusai ikuti Parade Surabaya Juang dan berkeliling Kota Surabaya, Risma datang didampingi oleh Dinas Perhubungan, dan pasukan kuning, seketika memerintahkan untuk membersihkan sampah yang berada di sekitar Jalan Wonokusumo Kidul Nomor 36 Surabaya.

Walikota yang banyak mendapat penghargaan dari sejumlah negara ini, tidak segan masuk selokan dan membersihkan Sampah yang terlihat menumpuk di sekitar lokasi. Saat dilokasi, Risma mengenakan sepatu boot karet berwarna ungu, memakai kemeja biru muda, dan berjilbab putih tidak takut kotor masuk ke selokan. Senin, (6/11/17).

Warga sekitar pun tampak terkejut melihat kedatangan Risma yang tiba-tiba, tanpa pemberitahuan terlebih dulu itu. Namun anehnya warga sekitar tidak membantu walikotanya, warga hanya melihat dan mengabadikan lewat hp nya.

Baca juga:  Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, Terkait Pengguna Narkoba

Dalam wawancara singkat Walikota  Surabaya mengatakan ” Saya perihatin mas dengan kebersihan warga wonokusumo kidul ini,  tapi yang saya sesalkan kok warga saya hanya melihat saja kok tidak peduli dengan lingkungannya sendiri.” Tutur Risma.

Walikota yang peduli dengan lingkungan warganya, dikenal sering turun ke lapangan untuk membersihkan sampah dan menanam pohon guna menjaga keasrian kota Surabaya.

Lanjutnya, ” Semoga kedepannya warga Surabaya lebih peduli, dan pentingnya sosialisasi kebersihan dan menjaga lingkungannya sendiri, mulai tingkat RT, RW, Lurah, Hingga Kecamatan, akan saya perintahkan semua bawahan saya, agar terus menerus sosialisasi lingkungan kepada warganya.” Tutupnya. (Mlk)