Wabah Liptospirosis, Bakesbang Linmas Surabaya kerja bhakti mencari Tikus

0
3608
Foto: Petugas Bakesbang Linmas Surabaya saat mencari Tikus dirumah korban dibantu warga setempat.

Surabaya – Sejumlah warga perkampungan Dukuh Karangan Babatan Wiyung Surabaya bersama petugas Bakesbang Linmas kota Surabaya melakukan kerja Bhakti dirumah korban yang terjangkit virus tikus.

Seperti pemberitaan sebelumnya, wabah Liptospirosis yang disebabkan oleh virus tikus itu, telah membuat Sukatono seorang warga Dukuh Karangan 5, Babatan Wiyung meninggal dunia. Bahkan wabah tikus itu juga menjangkit istri Sukatono dan 2 orang anaknya yang masih balita.

“ Warga dibantu petugas memburu tikus dirumah korban, agar tidak wabah tak menyebar, ” ungkap Yusuf Masruh, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Perlindungan Masyarakat (Linmas) kota Surabaya, saat dirumah korban. Selasa, (21/11/17) pagi.

Hampir seluruh ruangan rumah dibersihkan hingga petugas dan warga berhasil menangkap beberapa tikus yang selama ini bercokol di rumah korban.

Barang-barang bekas yang masih tersimpan dirumah korban dibongkar dan dibuang bersama tumpukan sampah selama ini menjadi sarang tikus.“ Kita minta bantuan Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) untuk membuang barang bekas dan tumpukan sampah yang tersimpan dirumah Sukartono. Saat dibongkar dan bersihkan, kita berhasil menangkap 5 ekor tikus.” imbuhnya.

Baca juga:  Rayakan Konvoi Lulusan, Pelajar SMA Dihukum Hormat Bendera Merah Putih

Foto : rumah korban suspect virus tikus

Untuk sementara rumah korban dikosongkan terlebih dahulu dankeluarga korban diminta untuk pindah kerumah saudaranya.“Kita evakuasi para anggota keluarganya yang telah dinyatakan suspect virus tikus. Warga sepakat agar rumah korban dikosongkan dan keluarganya di minta pindah,” pungkasnya (MLK).

Bagikan berita ini

Berita Video

#infolinksbanner_dapatduitonline
hak-jawab-hak-koreksi-hak-tolak-lindo iklan-adsense
#infolinksbanner_dapatduitonline