Video Viral: TKI Pendukung Jokowi-Ma'ruf di Hongkong "Tidak Boleh Nyoblos" | Liputan Indonesia

Video Viral: TKI Pendukung Jokowi-Ma’ruf di Hongkong “Tidak Boleh Nyoblos”

Advertisement

Hongkong – Tersebar viral di Medsos, video suasana lokasi pencoblosan di Hongkong, bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai TKI, saat akan melakukan pencoblosan diduga tidak diperbolehkan oleh Panwaslu setempat, dengan alasan para tenaga kerja Indonesia (TKI) tersebut terlambat atau melebihi waktu yang ditentukan, padahal para petugas banyak  menganggur saat jam yang telah ditentukan. Senin, (15/4/19).

Dari kutipan video tersebut, para TKI mengatakan, ” Saya sudah menunggu lama, sampai jam yang ditentukan habis, tapi belum di daftar, padahal para petugas banyak yang menganggur saat jam dilakukannya pencoblosan, tapi anehnya saat jam pencoblosan habis kami semua tidak boleh nyoblos, bahkan kami dilarang memakai atribut atau baju Jokowi, ingat ya pak, tidak ada kecurangan yang menang pak, kami semua warga Indonesia punya hak yang sama untuk mencoblos,” kata ucapan TKI di kutipan singkat video dengan nada kesal.

Sementara, pihak Panwaslu Hongkong dalam kutipan video tersebut mengatakan, ” Jam yang telah ditentukan telah habis, kami hanya menjalaankan tugas, sesuai jadwal saja, rapat penyelenggara pemilu sudah ditutup, hingga kami tidak bisa melakukan lagi, Jadi masyarakat atau warga yang akan mencoblos telah ditutup. Kami sebagai panwaslu hanya bisa mengusulkan, ” ujar salah satu petugas Panwaslu dalam kutipan singkat video yang belum diketahui namanya.

Dengan beredarnya video tersebut diduga ada permainan kotor yang dikemas secara apik oleh para oknum Panwaslu Hongkong guna melakukan kecurangan dalam pesta demokrasi rakyat saat Pemilu 2019. (red)

Iklan AndaKepiting Jimbaran


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close