Unit III Reskoba Polda Jatim Ungkap Penyelundupan Narkotika Internasional

Dibaca: 152 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Surabaya, Liputan Indonesia – Direktorat Reserse Narkoba Unit III Polda Jatim bekerja sama dengan Bea Cukai Juanda Surabaya kembali mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sindikat internasional dari negeri Jiran Malaysia.

Barang bukti seberat kurang lebih 1 Kg, beserta Kurir narkoba Nisa Rosmawati (24), warga Ds. Jatian Tanggul, Kabupaten Jember, berhasil diamankan petugas Reskoba Polda Jatim. Selasa (15/11/2016).

Menurut AKBP Kartono, Kasubdit III Satreskoba Polda Jatim saat di konfirmasi media Liputan Indonesia, Membenarkan hal ini.

“Begitu kita dapat informasi adanya pengiriman narkoba dari luar negeri, kami langsung menindak lanjuti dengan berkordinasi dengan Bea Cukai guna melakukan penangkapan”, ungkap AKBP. Kartono, Selasa (15/11/2016).

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, penyelundupan narkoba ini akan tiba melalui pintu kedatangan Internasional, bandara 2 Juanda Surabaya.

Setelah di cek, ternyata informasi tersebut benar. Nisa Rosmawati ditangkap petugas sesaat turun dari pesawat. Setelah digeledah, petugas berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 1 Kg, yang disimpan Tenaga Kerja Wanita (TKW) ini didalam koper bawaannya.

Kepada petugas, Nisa mengaku narkoba tersebut merupakan titipan Abdul, pacarnya yang saat ini berada di Malaysia.

“Jaringan ini menjanjikan imbalan uang puluhan juta apabila Nisa berhasil menyelundupkan sabu ini ke Indonesia,”

Ia juga mengatakan bahwa jaringan ini dalam menjalankan bisnis haramnya, modus yang dijalankan tergolong terorganisir dengan sangat rapi.

“Sebelum menjalankan aksinya, jaringan ini sudah mempersiapkan segala kebutuhan kurir yang ditugaskan. Mulai dari tiket pesawat, akomodasi hingga paspor. Bahkan diketahui belakangan, paspor yang digunakan Nisa diduga yang diperoleh melalui pengurusan secara ilegal. Melalui pemalsuan data karena data dalam paspor tidak sesuai dengan data asli pemegang paspor,” imbuh AKBP Kartono.

Baca juga:  Jimmy RR mencalonkan walikota manado

Atas perbuatannya, kini oleh petugas, Nisa dijadikan tersangka dan ditahan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka kami jerat pasal berlapis sesuai UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Kartono. (Ichal)

ca-pub-2508178839453084