TOLAK AHOK FPI GELAR DEMO

Dibaca: 175 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

JAKARTA, Aparat Polda Metro Jaya menurunkan 300 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa oleh massa Front Pembela Islam (FPI) yang akan dilakukan di depan Gedung DPRD DKI, hari ini. Massa FPI akan melakukan aksi “Tolak Ahok” untuk menjadi Gubernur DKI.

“Sudah memberitahukan akan ada demo ke DPRD, yaitu FPI membawa 500 orang,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto ketika dihubungi, Rabu (24/9/2014).

Menurut kabar yang beredar, FPI akan membawa massa sebanyak 6.000 orang. Namun, Rikwanto mengatakan, jumlah estimasi massa yang masuk dalam laporannya adalah 500 orang.

Rikwanto mengatakan, polisi sudah mengimbau kepada pimpinan aksi nanti, yaitu Noval, untuk tertib ketika berdemo. Mereka dilarang membawa senjata berbahaya.

Akan tetapi, polisi tetap bersiaga apabila aksi tersebut berlangsung ricuh. Polisi tetap akan melakukan pengamanan sesuai SOP mereka. Tindakan seperti penguraian massa dan persiapan kendaraan Barakuda dilakukan dengan melihat kondisi di lapangan.

“Unjuk rasa sendiri diharapkan berjalan dengan lancar dan aman ya,” ujar Rikwanto.

Untuk pengalihan arus, polisi tidak melakukan penutupan jalan, seperti ketika melakukan pengamanan terhadap aksi putusan MK. Pengalihan tersebut akan dilakukan, tergantung dari situasi di lapangan. “Untuk itu, situasional saja,” ujarnya.

Saat demo berlangsung massa FPI di duga sempat menganiaya seorang wanita yang kebetulan lewat dan sedang terburu buru karena menerobos massa FPI,beruntung dari beberapa massa beserta aparat mengantisipasi agar tidak Anarkis.
Sementara itu “Saya sudah biasa menghadapi hal semacam ini,mereka hanyalah sekelompok kecil yang gak bisa di ajak berkembang ,saya gak ambil pusing dan mempermasalahkan hal ini,biarkan mereka mau demo atau apalah terserah,saya biasa aja.” Ujar AHOK calon gubenur saat di tanyai rekan rekan media tv sa’at di investigasi di ruangan kerjanya,red(rhm)

Baca juga:  Terlibat Korupsi, Pemilik Media Jawa Pos Dipenjara
ca-pub-2508178839453084