Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya, Tangkap Sindikat Pemalsu STNK


SURABAYA – Polisi yang tergabung dalam Tim Anti Bandit Satuan Serse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap seorang pelaku bernama Suryadi (35) Warga Dusun Kemuning Tengah, Desa Palesanggar Batu Tumbuh, Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur, diduga dia sebagai pelaku penadah, penggelapan juga pemalsuan STNK motor dan mobil di Jalan Darmo Kali Surabaya.

Kompol Lilly Jafar selaku Kabag Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, ” penangkapan ini, tersangka Suryadi mengemudikan kendaraan mobil Merk Toyota Vios warna hitam bernopol B-1519-TKU melaju dengan sangat kencang dan zig zag, membahayakan pengguna jalan yang lain. ” Tuturnya.


Saat dilakukan pengecekan terhadap STNK mobil, diungkapkannya anggota Sat Lantas mencurigai, bahwa STNK mobil tersebut palsu. Hal itu dapat dilihat dari bahan kertas STNK mobil tersebut, sangat berbeda dengan bahan kertas STNK yang asli. Bahkan saat dilakukan penggeledahan didalam mobil, Anggota menemukan 1 pasang plat nomor B-1228-TOK, B-215-YJ, B-1989-SAB, 1 lembar tanda terima STNK no T212-2009001159 serta 1 lembar bukti serah terima kendaraan baru no T212-2009001104.

Baca:  Gus Ipul : Kartini Memulai Perjuangan dengan Membaca

“ Pada waktu itu pelaku diberhentikan oleh petugas Satlantas Polrestabes, tepat di depan kantor Media Tv 9 Surabaya,” Tambahnya.

Tersangka AS mengatakan, Sebelum hari raya Idul Fitri, ia dimintai tolong oleh seseorang yang baru kenal, yakni HR warga Jakarta yang merupakan diduga anggota TNI.

“ Penggeledehan itu, Anggota Sat Lantas melimpahkan ke Satreskrim karena diduga sudah ke ranah kriminal. Dengan barang bukti tersebut, AS di tetapkan sebagai terduga tersangka pemalsuan STNK juga menjadi penadah barang curian ,” ucapnya.

“ Adanya dugaan keterlibatan anggota TNI masih kami kembangkan, saat ini kami amankan bukti-bukti berupa, 1 lembar STNK beserta Mobil Toyota sedan warna hitam merk Vios bernopol B-1519-TKU beserta kunci kontak, 1 pasang plat nomor nopol B-1228-TOK, 1 pasang plat nomor nopol B-215-YJ, 1 lembar tanda terima STNK nopol B-1980-SAB, dan 1 lembar bukti serah terima kendaraan baru Noka: MR053HY9399024102 dan Nosin: 1NZX991741. Kami akan jerat tersangka dengan pasal 263 KUHP dan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 6 tahun,” Tutupnya. (isk)

Bagikan berita ini

Baca Lainnya: