TANTANG Perintah Walikota, Camat Kenjeran Lancarkan JAPUNG e-KTP

Dibaca: 163 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Surabaya, Liputan Indonesia – Dalam kepemimpinan walikota Surabaya masih saja ada Jasa Pungutan (Japung) pembuatan e-KTP diwilayah Kecamatan Kenjeran Surabaya, hanya dengan membayar Rp.100 ribu e-KTP dalam kurun waktu 2hari yang singkat dapat diperoleh. Berdasarkan dengan temuan anggota media Liputan Indonesia saat mengklarifikasi ke pihak Camat I Gede Yudi Kartika awalnya mengelak atas perbuatan calo atau makelar yang menjadi perantara pembuatan e-KTP patas diwilayahnya itu.

” Disini tidak ada pungutan apapun untuk mempercepat proses e-KTP, apabila ada tolong beritahu saya “, Ungkapnya dengan nada yakin.

Namun, saat tim investigasi Liputan Indonesia menunjukkan bukti e-KTP yang sudah jadi yang terbilang singkat merasa  kebingungan. Sontak langsung melakukan pemanggilan kepada seluruh Staff mulai tingkat Pol-PP sampai tingkat staff dikantor Kecamatan Kenjeran Surabaya.

Atas dasar pengakuan warga jalan randu barat membuktikan bahwa dia telah membuat e KTP langsung jadi dengan kurun waktu 2 (dua) hari jadi hanya membayar Rp.100ribu.

” Iya mas saya membuat e KTP ditarik biaya 100ribu dengan janji 2 hari sudah jadi, akhirnya saya menurut saja. Ketimbang tetangga saya sudah 1 atau 2 bulan belum jadi ” kata korban pungli yang tidak bisa dia sebutkan.

Atas kejadian ini Oknum Kecamatan Kenjeran Surabaya, sangat menentang perintah Walikota Surabaya TRI Rismaharani yang memberikan fatwa agar untuk kepentingan masyarakat, terlebih urusan e-KTP jangan ada Japung untuk memperlambat kepengurusannya, seperti beberapa hari lalu marah kepada Staff Anggota Dispendukcapil Pemerintahan Kota Surabaya.(Red/one/br/mn/hs/lm)

Baca juga:  Asah Kreativitas Mahasiswa melalui PGSD Cup
ca-pub-2508178839453084