Suryadharma Ali: Minta Agar Wacana MUKERNAS PPP DI Tunda | Liputan Indonesia

Suryadharma Ali: Minta Agar Wacana MUKERNAS PPP DI Tunda

Advertisement
JAKARTA, LiputanIndonesia.co.id – Setelah Menkumham mengeluarkan SK Perpanjangan Muktamar Bandung, Emron Pangkapi selaku Waketum PPP akan menggelar Mukernas PPP ke IV di Hotel Mercure Ancol Pada hari Rabu-Kamis, 24-25 Februari 2016.
Menanggapi hal ini, Suryadharma Ali, Ketua Umum PPP hasil muktamar Bandung meminta agar Mukernas IV PPP tersebut ditunda atau dibatalkan. Pesan ini disampaikan SDA kepada Humphrey Djemat selaku kuasa hukumnya dan juga Arwani Thomafi selaku utusan khusus Ketua Majelis Syariah KH. Maemoen Zubair dan Ibu Indah Suryadharma Ali serta Ibu Fernita ketika silaturahmi di Guntur Senin, 21/02/2016. SDA merasa belum pernah diajak bicara terkait rencana pelaksanaan kegiatan Mukernas IV tersebut. Selasa, (22/2/16).
“Islah PPP itu sangat baik, namun harus dilakukan dengan cara yang baik dan memiliki landasan yang kuat dengan melibatkan semua pihak yang bertikai di Partai Persatuan Pembangunan”, Ucap SDA.
“Mukernas PPP kali ini yang tidak melibatkan Ketua Umum SDA justru kontra produktif  dan berpotensi semakin memecah belah PPP”, ungkap Mantan Menag ini. “Mereka (Emron Pangkapi cs) terlalu terburu-buru. Ada apa ini?”
“Saya sendiri belum pernah diajak bicara mengenai pelaksanaan Mukernas dan Muktamar PPP”, ucap SDA. “Mereka seperti mengulangi kesalahan yang sama pada saat menyelenggarakan Muktamar Surabaya yang sudah dikalahkan di MA” Pelaksanaan Mukernas tanpa melibatkan SDA Selaku Ketua Umum, jelas merupakan kecerobohan yg menjauhkan terwujudnya islah.
“Islah itu harus melibatkan pengurus DPP PPP Hasil muktamar Jakarta dan Ex DPP Muktamar Surabaya. Karena Muktamar Jakarta itu telah memiliki legal Standing yang sangat kuat dari Mahkamah Agung”, ungkap Suryadharma Ali. 
“Semua tahu bahwa SK Menkumham tentang Perpanjangan Muktamar Bandung itu  lemah karena melawan Putusan MA yang memiliki hirarki lebih tinggi. Apabila DPP Muktamar Bandung menyelenggarakan Mukernas dan Muktamar kemudian ada pihak yang menggugat SK tersebut dan dikalahkan di pengadilan, maka hal itu justru membuat Islah di PPP ini semakin jauh api dari panggang”, Ucap SDA.
Walau demikian,  Momentum ini hendaknya diterima oleh semua pihak yg bertikai dengan prasangka adanya iktikad baik dari pemerintah untuk  penyelesaian konglik PPP yg berlarut larut.
“Untuk itu saya minta agar Emron Pangkapi Membatalkan Mukernas IV agar tidak semakin memecah belah PPP. Sesuai petunjuk Ketua Majelis Syariah KH Maemoen Zubair,  Saya akan menginisiasi dialog di internal PPP terlebih dahulu. Semoga Islah di PPP secara menyeluruh bisa dicapai dalam waktu dekat ini”, pungkas Suryadharma Ali. (irf)

Iklan AndaKepiting Jimbaran


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close