Sumaiyah Seorang Wanita Lumpuh yang Jadi Pengantar Grabfood di Singapura

Dibaca: 1156 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia
Sumaiyah Seorang Wanita Lumpuh yang Jadi Pengantar Grabfood di Singapura

Liputan DuniaSumaiyah Ghazali salah satu penderita cerebral palsy atau lumpuh otak sejak lahir. Hal ini mengakibatkan Sumaiyah tak dapat berjalan dan selalu menggunakan kursi roda untuk melakukan aktivitasnya.

Sumaiyah yang kini berusia 40 tahun menggantungkan hidupnya sebagai pengantar makanan berbasis aplikasi, GrabFood. Tapi Sumaiyah sangat berbeda dengan pengantar makanan lainnya, Sumaiyah mengantarkan makanan pesanan dibantu oleh sebuah kursi roda.

Walau tak mampu berjalan, Sumaiyah tetap tidak ingin kekurangannya menjadi penghambat untuk dapat hidup mandiri.

“Saya tidak bisa berjalan, tapi kursi roda ini sudah seperti kaki bagi saya,”kata Sumaiyah seperti dikutip dari beritaharian.sg pada Kamis (04/4/2019).

“Meski saya memiliki kekurangan tapi tidak boleh menjadi penghambat bagi saya untuk bekerja,” sambungnya.

Anak tertua dari empat bersaudara ini memiliki adik-adik yang lahir normal dan mampu membantunya memenuhi kebutuhan hidup. Hanya saja Sumaiyah memilih berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.

“Kalau saya tidak bekerja, sedangkan adik-adik saya bekerja untuk memenuhi kebutuhan saya, saya merasa menjadi orang yang tidak berguna. Saya tidak mau menyusahkan orang lain. Mereka akan menampung hidup saya…Sampai kapan?,” ungkap Sumaiyah.

Sumaiyah pernah bekerja sebagai petugas administrasi, namun jarinya yang lemah membuat pekerjaan tersebut menjadi sulit. Itulah sebabnya dia memutuskan bekerja sebagai pengantar makanan GrabFood.

Dia bekerja selama lima hari per minggu, ungkap wanita yang tinggal di Tampines, Singapura ini. Dan dapat bekerja sekitar enam sampai delapan jam setiap harinya.

Ketika mendapat pesanan yang perlu diantar ke lokasi yang cukup jauh Sumaiyah mengandalkan angkutan umum. Karena keterbatasannya, Sumaiyah mengaku pernah menerima keluhan dari pelanggannya.

Pelanggannya mengeluhkan makanan pesanannya yang tidak segera sampai. Namun setelah tahu kondisi Sumaiyah, pelanggan tersebut memaklumi. Belajar dari hal tersebut Sumaiyah kini selalu memastikan pelanggan tahu kondisinya agar tidak terjadi kesalahpahaman. (lindo)

Baca juga:  Polsek Kenjeran Surabaya Tangkap 9 Pelajar Pesta Miras
ca-pub-2508178839453084