Sikapi Perang Modern, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Pernika Dan Cyber Defence | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Sikapi Perang Modern, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Pernika Dan Cyber Defence

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Dalam pergelaran perang modern, sebuah negara dapat melakukan berbagai cara termasuk salah satunya menggelar information warfare dan cyber warfarebaik itu melalui penyesatan informasi maupun propaganda dengan sasaran psikologis lawan hancur dan tidak mampu melakukan pertahanan dengan baik
Menyikapi hal tersebut, TNI Angkatan Udara melakukan antisipasi dengan menggelar latihan Pernika (Perang Elektronika) dan Cyber Defence selama 3 hari (14-15 September 2016) di Lanud Iswahjudi. Latihan tersebut dibuka oleh Asisten Potensi Dirgantara yang masih merangkap sebagai Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasau Marsda TNI Umar Sugeng Hariyono melalui Video Conference.
Latihan bersama yang bersandikan “Phoenix-16” tersebut selain melibatkan unsur TNI AU juga sipil seperti Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Balai Monitoring (Balmon) Kemenkoinfo serta Pusat Penelitian Sistem Keamanan dan Informasi.
Sedangkan tujuan diadakannya latihan ini untuk meningkatkan dan menguji kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengendalikan kesiapan unsur Pernika dan Cyber Defence baik peralatan lunak maupun personel TNI AU yang terlibat secara tepat guna untuk menghadapi ancaman yang maungkin timbul.
Dalam latihan tersebut diskenariokan bahwa pesawat T-50i Golden Eagle milik negara Sonora yang kedapatan menerobos wilayah udara NKRI berhasil tertangkap radar 222 Ploso dan radar Approach Lanud Iswahjudi. Aksi pesawat tersebut pun akhirnya berhasil ditembak jatuh oleh Denhanud 474 Paskhas yang menembakkan rudal QW3 tepat ke sasaran.
Sementara itu unsur Pernika darat Lanud Iswahjudi dengan menggunakan peralatan canggih berupa Monob (Monitoring Observation) dan Detection Finder juga telah berhasil melumpuhkan keberadaan frekuensi radio gelap yang selama ini mengganggu masyarakat dengan melakukan aksi siaran propaganda yang menghasut masyarakat Madiun dan sekitarnya.
Demikian juga unsur Cyber Lanud Iswahjudi setelah mendapat serangan dari Hecker negara Sonora mampu menetralisir jaringan dan langsung mengadakan serangan balasan. Situasi pun akhirnya mampu dikendalikan dengan dilumpuhkannya jaringan komputer negara Sonora. (Sumber)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close