Seorang Nenek Terpeleset di Kamar Mandi, Pihak Hotel Neo Salahkan Tamu

Dibaca: 190 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia
Dok foto, Hotel Neo jalan Jawa, Surabaya

Liputan Indonesia, Surabaya – Hotel merupakan salah satu tempat penginapan yang memberikan fasilitas nyaman terhadap tamu, hal ini berbeda dengan Neo Hotel yang merupakan hotel bintang 3 masuk jajaran Aston Grup terkenal dengan kualitas terbaik.

Hotel yang terletak di Jalan Jawa Surabaya ini disayangkan, ada sisi yang berbeda terhadap pelayanan akan fasilitas pelanggan. Hal ini dirasakan oleh seorang wanita muda bernama Galuh (35) merupakan warga Bojonegoro yang tinggal di Singapura. Dirinya beserta keluarga hendak berlibur menginap di Neo Hotel.

Galuh mengatakan, saya mengajak kedua orang tua saya dan anak anak saya ke Surabaya dan rencananya berlibur kerumah mertua di Malang. Tanggal 10 Juni 2019, saya booking 2 kamar 305 orang tua saya dan saya dengan suami di lantai 519.

“Karena orang tua saya jatuh di kamar mandi, maka dengan terpaksa perjalanan berlibur kami batalkan. Dan mengantar kedua orang tua untuk beristirahat di rumah. Sementara kami masih disini karena masih lelah perjalanan kemarin,” tuturnya.

Kepada awak media, Galuh menyampaikan, orang tua saya jatuh di kamar mandi karena memang lantainya licin. Saya pikir hotelnya tanpa handuk, besoknya saya tanyakan untuk minta handuk. Tapi nasi sudah menjadi bubur, orang tua saya sudah terlanjur kepeleset dikamar mandi.

“Ketika Cek Out, saya konfirmasi ke Reception. Mbak..mas… kok hotelnya gak ada handuk dan keset. Ini kan hotel bintang dengan kualitas terbaik,” tanya Galuh.

Reception hotel menjawab singkat, “kenapa ibu ga minta ke kami. Salah ibu, kenapa gak menghubungi kami,” jawab Reception.

Dikonfirmasi melalui chat WA Messager, Dina merupakan Regional Marcom area Central, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimantan untuk Aston Grup mengatakan, pelayanan yang didapat konsumen tidak memenuhi kualifikasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Management Hotel, dari fasilitas, pelayanan dan etika suatu Hotel.

“Untuk standarisasi seharusnya ada handuk dan keset. Jika tidak ada berarti menyalahi prosedur hotel,” pungkasnya singkat.
(Tjn)

ca-pub-2508178839453084