SATPAS Colombo Surabaya Sarang Pungli, Oknum dan Calo Main Mata

Foto: Kantor Penerbitan SIM Di SATPAS Colombo Surabaya, Oknum Polisi dan Calo mainkan harga SIM.

Surabaya, LiputanIndonesia.co.id – Proses penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) Oleh Satuan Penyelenggara Admisnistrasi SIM (SATPAS) di lingkungan Satlantas Polrestabes Colombo Surabaya Jl. Ikan Kerapu No. 2-4, Perak Barat, Surabaya di duga salahi aturan.Sabtu(05/08).

Di Sinyalir adanya bantuan Oknum Polisi dan petugas di lapangan Praktik pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di lingkungan Satlantas Polrestabes Surabaya menjadi lebih mudah dan di jamin lulus walaupun tidak sesuai aturan yang berlaku.

Kanit Regident Sat Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Sigit saat di konfirmasi wartawan liputan indonesia melalui whatsApp menuturkan, ” Untuk kepengurusan sim baru harus ada surat keterangan sehat dan juga harus test, itu ada aturanya mas ” Tuturnya.


” Ya pasti adalah mas, Harus ada dan bawa surat keterangan dokter, itu aturannya nanti saya tunjukan perkapnya.” Tegas Akp Sigit.

Banyaknya permainan di dalam kepengurusan sim yang dilakukan oknum polisi dan pegawai di Colombo membuat harga SIM sangat mahal, kuat dugaan hal ini peran makelar atau calo bermain dengan oknum polisi serta orang dalam (pegawai) untuk mencari keuntungan pribadi tanpa memikirkan masyarakat yang ingin taat hukum saat mengemudi.

Dalam prakteknya di lapangan oknum polisi dan pegawai tidak patuh dengan ucapan Kanit Regident Sat Lantas Polrestabes Surabaya.

Baca:  Pakde Karwo Minta Bupati Sampang Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan

Waktu terpisah, Narasumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, ” Saya di bantu petugas yang biasanya di praktik SIM A mas berinisial TR langsung Foto bayar 700.000,- ” Ucapnya.

Foto: bukti SIM korban pungli dari oknum yang bermain di lapangan.

“Saya gak pakai apa-apa mas cuman datang foto dan langsung bayar 700.000,- jadi deh, gak pakai ribet ” Jelas narasumber.

Sedangkan yang perlu diketahui Persyaratan Pemohon SIM yang tertuang dalam Pasal 217 (1) PP 44 / 93.

1. Permohonan tertulis
2. Bisa membaca dan menulis
3. Memiliki pengetahuan peraturan lalu lintas jalan dan tekhnik dasar kendaraan bermotor.
4. Batas usia
• 17 Tahun untuk SIM Golongan C
• 17 Tahun untuk SIM Golongan A
• 20 Tahun untuk SIM Golongan BI / BII
5. Terampil mengemudikan kendaraan bermotor
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lulus ujian teori dan praktek.

Banyaknya Calo atau makelar di Penerbitan SIM Satpas Polrestabes Surabaya (Colombo) menjadi peluang bagi oknum polisi dan orang dalam untuk melakukan pungli dalam menerbitkan SIM. (bay/icl)

Bagikan berita ini

Baca Lainnya: