RSUD Mohammad Zyn Sampang tidak punya ijin, Dirut dr. Titin tak becus

Dibaca: 1134 kali

Liputan Indonesia, Sampang – Setiap penyelenggara Rumah Sakit wajib memiliki izin – izin sesuai Permenkes 56 Tahun 2014. Pengurusan ijin semakin mudah sebab Pemerintah Republik Indonesia sudah menjalankan Online Single Submission (OSS) sebagai sistem yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan.

Kewenangan Menteri/Pimpinan Lembaga, Gubernur, atau Bupati/Walikota yang dilakukan secara elektronik oleh Lembaga pengelola dan penyelenggara OSS berdasarkan ketentuan pasal 32 ayat (1) Peraturan Pemerintah nomer 24 Tahun 2018 tentang pelayana perizinan beruzaha terintegrasi secara Elektronik. (31/12/2018).

Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh dr Titin Hamiedah selaku Dirut RSUD Mohammad ZYN Sampang, Adanya OSS tersebut malah seperti dianggap Hambatan dalam kepengurusan Perpanjangan ijin Rumah Sakit, Hal itu disampaikan kepada tim wartawan investigasi saat diruangannya.

” Masa aktif ijin Sampai 26 November 2018, karena sekarang semua ijin harus melalui OSS ya jadi terlambat untuk memperpanjang ijin RSUD Mohmmad ZYN, Kilahnya Titin. Saat Tim investigasi, mempertanyakan sampai dimana proses perpanjangan ijinnya tersebut, dr titin dengan ciri khasnya yang santun kalau sudah ketahuan salahnya menjabarkan.

Baca:  Ternyata film dengan tokoh utama perempuan justru diminati

” Semua persyaratan sudah dikirim ke Dinas Lingkungan hidup (DLH) Sampang, sambil menunjukan bukti ijin yang sudah dipegangnya,” Kelitnya titin.

Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Zainollah selaku kabid yang membidangi hal tersebut di Dinas Lingkungan Hidup Sampang, dengan tegas menolak semua keterangan Dirut RSUD Sampang yang dialamatkan ke Dirinya.

” Pihak Rumah Sakit hanya mengirim surat pemberitahuan secara tertulis untuk perpanjangan ijin, tapi Dokumennya belum dilengkapi, ” beber zinol. (On1)