Ratusan Personil Kepolisian Kawal Prosesi Pemberangkataan JCH Jember

Dibaca: 183 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

LiputanIndonesia.co.id, Jember : Sebanyak 600 personil Kepolisiaan Polres Jember disebar untuk mengamankan proses pemberangkataan Jamaah calon Haji (JCH) Kabupaten Jember, Minggu (14/9/2014).

Ratusan personil kepolisiaan tersebut dilibatkan mulai dari pengamanan di masing-masing titik kumpul hingga prosesi pemberangkataan Jamaah Haji menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

“untuk pegamanan haji selain personil dari Polres Jember, di masing-masing titik kumpul yang tersebar di tiap kecamatan juga disiagakan personil Satpol PP dan Linmas untuk mengawal keamanan di lapangan, ada 600 lebih yang kita libatkan dari kepolisiaan,” terang Kepala Bagiaan Operasi KBO Polres Jember Kompol Imam Pauji ditemui RRI, Minggu (14/9/2014).

Ditambahakan olehnya, untuk kelancaraan proses pemberangkataan jamaah haji, kepolisiaan melarang bagi pengantar ataupun keluarga jamaah ikut iring-iringan armada Bus yang akan membawa para jamaah haji menuju titik keberangkatan di alun-alun Tanggul. Upaya tersebut demi keamanan dan kelancaraan proses pemberangkataan jamaah Haji Kabupaten Jember.

“Bagi pengantar atau keluarga jamaah hanya diperkenankan mengantar hingga titik kumpul di tiap kecamataan, selanjutnya kepolisiaan yang akan mengawal penuh proses pemberangkataan jamaah menuju titik pemberangkataan dan selanjutnya diberangkatkan ke asrama haji di Surabaya,” imbuhnya.

Sementara itu menurut Kepala Kantor Kementeriaan Agama Kabupaten Jember, Rosadi Badar, untuk hari pertama pemberangkatan adalah para Jamaah Haji yang tergabung dalam Kloter 32,33 dan 34.

“Untuk kloter 32 masuk di asrama haji Sukolilo, Surabaya pukul 16.00 Wib, selanjutnya disusul kloter 33 dan 34 diperkirakan tiba pukul 19.00 Wib. Rombongan jamaah haji di tiga kloter ini baru diterbangkan kembali ke tanah suci pada hari Senin (15/9) besok, sedangkan untuk kloter 35 proses pemberangkataanya akan dilakukan bersama dengan jamaah haji asal Gresik dan Surabaya,” pungkas Rosadi Badar. (rri.co.id)

Baca juga:  DPRD Kecewa Dengan Bupati Bangkalan Sering Tidak Hadir Raperda
ca-pub-2508178839453084