Rampas Mobil Nasabah, Kuat Dugaan Oknum Anggota Polres Sampang Terlibat

0
1057

Sampang – Adanya pemberitaan media Jawapes dengan judul ‘Disekitar Mapolres Sampang Komplotan Debt Collector Bebas Rampas Kendaraan, terindikasi beberapa oknum Penegak Hukum Polres Sampang yang terlibat dalam Komplotan Preman yang berkedok Debt Collector saat perampas kendaraan nasabah dijalan Jaksa Agung Soprapto Kota Sampang Madura Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

Tim investigasi Jawapes berhasil menghimpun data dari berbagai sumber adanya beberapa oknum Polisi Polres Sampang yang mempunyai peranan penting dalam jaringan debt collector di Jawa Timur, khusus nya di Kab, Sampang. juga tidak asing mereka akan langsung mengexsekusi kendaraan dijalan raya, menghadang serta merampas kendaraan Nasabah yang telat membayar angsuran dengan bermodal Tampang yang sudah di kenal oleh masyarakat bahwa dirinya adalah polisi diwilayah Hukum Polres Sampang. dengan semboyan khasnya ada Laporan (LP) bahwa kendaraan tersebut bermasalah, akan lebih mudah mendapatkan kendaraan yang mereka mau.

Seperti hal, yang di sampaikan oleh (AH – indisial Red) kepada awak media Jawapes di lokasi, dalam perjalanan dikota Sampang tepatnya Jl. Jaksa Agung Suprapto dirinya dihadang oleh (D,cs) oknum Polisi Polres Sampang pada hari Rabu (10/04/ 2018 ) lalu, saat dirinya mengendarai mobil dengan No. Pol XXXX

Baca juga:  Part 1, Ungkap Kebenaran Kasus Korupsi Dana Hibah Bawaslu Jatim 2013

” (D, Cs) menghentikan dan meminta surat Mobil dan memaksa dibawa ke Traffic Management Center (TMC) Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang berada di perempatan barisan, dan dibuatkan surat tanda terima penyerahan mobil lengkap dengan Stempel berlogo Polres Sampang dan diserahkan dilokasi pos tersebut. Ungkapnya.

Masih AH. Beberapa hari kemudian dirinya mencari kabar kebenaran mobil yang diamankan oleh (D,cs) selaku oknum Polisi polres sampang, ternyata mobil tersebut sudah beradi di Kantor BCA Finance Surabaya. dan untuk mendapatkan mobilnya kembali dirinya diminta oleh pihak Finance untuk menyediakan uang seratus juta lebih Bonus biaya Penarikan.

“Sewaktu dihadang katanya Mobil itu bermasalah, ada LP, kenapa bisa ada dikantor BCA Finance, Bukan di Mapolres Sampang..? Jadi jelas peran serta oknum polres sampang tersebut dalam melayani dan mengayomi masyarakat, khususnya bagi nasabah yang menunggak angsuran ke Finance,” Kesalnya.

Saat di Konfirmasi melalui seluler (D) oknum polres Sampang membenarkan bahwa dirinya bersama anak buahnya yang melakukan Exsekusi mobil tersebut berdasarkan laporan.

Baca juga:  Gubernur Jatim : Istighotsah Wujud Syukur atas Capaian Tahun 2017

“Betul saya yang melakukan perampasan mobil di jalan raya Jaksa Agung Suprapto. Berdasarkan laporan, kalau tidak salah laporannya dari Polsek waru, ya sedati,” tegasnya.

Adanya temuan Tim investigasi Jawapes terkait adanya indikasi Oknum anggota Polres Sampang menjadi debt collector, Rizal Diansyah Soesanto, ST selaku Sekjen DPP LSM Jaringan Warga Peduli Sosial (Jawapes) Indonesia Geram, pihaknya Akan berkordinasi dengan penasehat Hukumnya, guna melaporkan tindakan oknum polisi Polres Sampang tersebut ke Propam Polda Jatim Hingga Mabes Polri.

“Polisi tidak boleh bekingi debt collector, dan bukan wewenangnya melakukan penarikan unit mobil. Ini bisa kena sanksi sesuai sidang kode etik dan merusak korp kepolisian dimata masyarakat,” Tegas Rizal.

Terpisah, saat awak media mengkonfirmasi ke pihak Wakapolres Sampang, guna mempertanyakan perihal ini melalui WhatApps, tidak ada balasan, namun terlihat hanya tanda dibaca. (Rifai) Bersambung

Bagikan berita ini

Berita Video

#infolinksbanner_dapatduitonline
hak-jawab-hak-koreksi-hak-tolak-lindo iklan-adsense
#infolinksbanner_dapatduitonline