Purnawirawan Polri Perkosa Gadis Idiot, Dikamar Kost

Dibaca: 170 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Surabaya, Liputan Indonesia — Purnawirawan atau Pensiunan Polri tega melakukan perbuatan yang sangat tidak terpuji, yaitu menyetubuhi gadis keterbelakangan mental (Idiot). Pensiunan Polri berinisial SW (64th), juga selaku ketua RW Bangun Sari, perlakuan bejatnya dilakukan terhadap wanita bernama Susiana (26th), korban adalah salah satu warga Dupak Bangun Rejo Surabaya.

Korban yang diketahui, Sehari-harinya bekerja sebagai penjaga dan tukang bersih-bersih kost milik SW,  Wanita yang menjadi korban pelampiasan  nafsu bejat ini diketahui memiliki keterbelakangan mental (idiot).

Berawal disebuah  kost-kost an ketika Susi dan adik korban bernama Ayu menonton tv bersama kemudian korban Susiana dipanggil SW pemilik Kost  (03/12/16)” Sus.. Susi naik ke tangga masuk saja ke kamar (yang diketahui  kosong) saya ada perlu” beber  Susi  yang didampingi adiknya Ayu dan pak No ayah korban.

Perbuatan pencabulan didalam kamar  SW melancarkan  aksi bujuk rayunya, “Susi buka celana mu.. nanti tak kasih uang 10 ribu sambil berbisik di telinga, tenang Sus.. enak kok, gak sakit…,” terang Susi yang tidak lancar dalam memberikan keterangan kepada wartawan. Kamis, (08/12/16).

Perbuatan tidak terpuji inisial SW, dipergoki adiknya (Ayu), saat kakaknya Susiana dengan posisi ditindih oleh pelaku SW dengan kondisi tidak memakai celana dan hanya memakai busana keduanya didalam kamar kos lantai atas, ” Saya melihat kakak saya, red. Susi sudah telanjang tidak pakai celana dan saya teriak sehingga warga dan ayah saya tau kejadian hal ini,” (08/12/16) ungkap Ayu adik korban.

Ditempat yang sama, tokoh masyarakat Dupak Bangun Rejo melalui bapak Slamet dan Suhadak, menceritakan keluh kesah warganya ke sejumlah wartawan, “Kiranya masyarakat saya mendapat keadilan dan kepastian hukum, agar pihak kepolisian segera membantu warganya supaya mendapat perhatian atas tindakan bejat SW yang juga merupakan pensiunan anggota Polri,” (08/12/16) pungkas Slamet selaku tokoh masyarakat sekitar.

Baca juga:  Bagaimana memilih lokasi bisnis yang tepat ?

Kakek dan juga purnawirawan Polri inisial SW, pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut di Polres Tanjung Perak Surabaya berdasarkan Laporan tertanggal 05 desember 2016 dengan nomer LP / B / 300 / XII /2016 / JATIM / RES PEL TANJUNG PERAK. Tentang tindak pidana pemerkosaan pasal 285 KUHP dengan anacama hukuman 15 tahun penjara.

Penulis: (tim).

ca-pub-2508178839453084