PT Sahhadi Surya Diduga Korupsi Berjamaah, Spec Saluran Tipe A Surabaya, Dilaporkan Kejaksakan

Dibaca: 155 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Surabaya – Proyek Pekerjaan Saluran Tipe A yang di menangkan oleh PT Sahhadi Surya, dengan harga penawaran APBD tahun 2016 berjumlah Rp, 4.809.440.000,00 ini pengerjaan telah menyimpang dari perencanaan serta sangat rentan di korupsi karena tidak adanya pengawas maupun pelaksana, saat awak wartawan lindo dan didampingi LSM Petir, LSM Air Laut.

Proyek beralamat di sepanjang Jalan Jakarta sampai Pesapen Surabaya, beberapa item langkah kerja serta spesifikasi mutu bahan yang seharusnya di kerjakan dengan benar ternyata tidak sesuai RAB, BOQ, Bestek pada Gambar perencanaan.

Ketika di TKP sangat banyak Temuan di lapangan terlihat masih jauh dari standart mutu saluran beton permanen yang diharapkan pemeritah kota. Dan indikator penyimpangan pada pekerjaan tanah yakni pengurukan sirtu (padat) dengan Volume 398,000 m3 dan pengurukan pasir padat dengan 4,000 m3.

Dari beberapa pelaksaanaan pekerjaan, pihak kontraktor maupun instansi terkait diduga Korupsi berjamaah, dengan mengurangi nilai anggaran yang raib cukup fantastis.

Selain itu, Pantauan team LSM Petir, Air Laut dan Media Liputan Indonesia, Surabaya PostKota dalam pelaksanaan u-gutter pekerjaan belum mendapatkan teknik penggarapan yang benar. Dalam pemasangan  masih terdapat genangan air saluran, yang dipompa tidak maximal keluar saluran, sesuai petunjuk yang disyaratkan. Lantai kerja seharusnya dapat direncanakan, saluran dalam keadaan kering diurug sirtu padat tanpa tulangan setebal 10 centimeter. Tetapi dalam praktek pemasangan masih dalam keadaan berlumpur atau berair, tampak dilapangan pasangan Box pada sambungan dan kemiringan saluran sulit diratakan, bergelombang, padahal kejadian ini bisa mengurangi kekuatan bahan sehingga mudah sekali pecah.

Kontraktor Pelaksana yang seharusnya mentaati semua proses aturan yang tertuang dalam Kontrak SPK (Surat Perintah Kerja) antara PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) dengan Kontraktor pemenang Tender. Dinas PU.Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Pemkot Surabaya, akan lebih selektif pada saat memantau kinerja Konsultan Supervisi dan Kontraktor Pemenang tender.

Baca juga:  Debat Calon Digelar KPU Tomohon, No 3 Berlian, Jondru No 1 Kompak Kritik Tajam Incumbent No 2

Dinas PU Pemkot Tidak akan tebang pilih menindak Kontraktor nakal, terlebih Kontraktor yang ternyata hanya memiliki modal fiktif dan hanya memperkaya diri saja, tanpa tidak memikirkan dampak kerugian APBD.

” Semua proyek pengerjaannya amburadul mas, karena tidak adanya pengawas yang jujur, padahal ini uang kita dari pajak (APBD) masak bahannya seperti ini, kan tidak sesuai bestek, BOQ, RAB , Seharusnya semua penanganan proyek harus trasparan serta dikawal oleh LSM, Wartawan, juga instansi terkait. Masak lari saat ditemui gak mau menjelaskan. Karena ini kepentingan Rakyat yang wajib dibela ” ujar H. Salimin anggota LSM Petir dan juga mantan Bangku Panjang.

Standar struktur pemasangan beton precast U-Gutter pada saluran yang lebar dan kedalaman saluran nantinya diharapkan akan lebih tahan lama, kuat dan permanen.

Dalam kurun waktu satu bulan selama puasa, Sejumlah Proyek Surabaya Diduga jadi ajang korupsi oleh instansi terkait, kejadian ini penting nya pengawasan dari kejaksaan, wartawan dan LSM mengawasi pengerjaannya proyek di seluruh indonesia karena ini milik kepentingan masyarakat.(tim sakmasek)

ca-pub-2508178839453084