Proyek Fiktif, Camat Jrengik Sampang Layak di Periksa Kejati Jatim

SAMPANG, – Kuat dugaan adanya proyek fiktif di Kabupaten Sampang yang terselubung, sehingga banyak oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dari kelurahan,  hingga kecamatan berlomba lomba memperkaya diri dengan membuat data proyek yang fiktif,  dan tidak tersentuh hukum.

Pasalnya, hasil temuan tim investigasi LSM Jawapes yang menceritakan kepada media Liputan Indonesia, dengan adanya proyek hibah baik fisik dan non fisik yang bersumber dari APBD Propinsi Jawa Timur di Kabupaten Sampang perlu ditinjau dan ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum.

Menurut keterangan tim Investigasi Jawapes, sangat kuat diduga ada satu paket proyek tersebut sengaja difiktikan, namun tetap dilakukan pencairan oleh oknum Pemprov Jawa Timur, senin (26/02/2018).

“Proyek yang dikerjakan oleh Pokmas Angkasa Putih yang berlokasi di Kampung Bejik, Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang itu kini menjadi saksi betapa buruknya pengelolaan, pelaksanaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Pemprov Jatim yang bertanggung jawab pada pengerjaan proyek tersebut,” ungkap kordinator Tim Investigasi.

Menurut narasumber yang enggan di sebutkan namanya itu, pelaksanaan kegiatan proyek tersebut ditengarai sebagian laporan pertanggung jawaban realisasi fisik di manipulatif dan syarat permainan koruptif. “Pengerjaan proyek itu semata mata demi pundi pundi uang untuk memperkaya diri, dengan menfiktifkan pekerjaan itu,” ungkap sumber.

Baca juga:  Densus 88 Mabes Polri, Tangkap Penjual Sayur Yang Diduga Teroris

Lanjutnya, proyek itu dimenangkan oleh oknum Camat dengan cara memanfaatkan jabatan atau di peroleh dari penguasa yang dekat dengan dirinya, baik tokoh masyarakat maupun penegak hukum juga tidak segan segan dicatut namanya.

“Diduga kuat itu punya seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). Masa dianggarkan tapi tidak dikerjakan,” ungkap sumber.

Terpisah, Yudianto,S.E. Lurah Karang Dalam  tidak mengetahui akan adanya proyek tersebut. Namun, Lurah menjelaskan bahwa lokasi tersebut memang pernah diajukan oleh Pokmas Angkasa Putih dengan di Ketua Marnilem yang sekarang menjabat sebagai Camat Jrengik. “Dulu Pokmas Angkasa Putih yang mengajukan proyek plengsengan tersebut, tapi kalau masalah proyek itu fiktif atau tidak dikerjakan, saya tidak tau,” jelasnya secara singkat.

Saat tim investigasi LSM jawapes mengkonfirmasi Camat Jrengik inisial “M” sedang tidak ada dikantornya dan nomer Handphonnya pun belum bisa dihubungi.

Perlu diketahui, info yang beredar di masyarakat Sampang, Camat Jrengik inisial “M” lebih dikenal sebagai Kontraktor proyek, diduga Camat Jrengik telah menyalahgunakan kewenangan dalam menjabat sebagai Camat, untuk memenangkan proyek fiktif.  (tim)

Bagikan berita ini

hak-jawab-hak-koreksi-hak-tolak-lindo iklan-adsense
iklan atas slide_Banner_iklan-jual beli online
Baca Lainnya