Polsek Wonoayu Sidoarjo Tangkap Begal Mobil UBER

Dibaca: 163 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Sidoarjo, Liputan Indonesia — Polsek Wonoayu Sidoarjo berhasil menangkap 3 pelaku jaringan begal mobil uber (taksi), yang dibantu oleh warga desa Bannar Sidoarjo. Selasa, (6/12/16).

Kapolsek AKP Hariyanto menjelaskan kronologisnya, ” Penangkapan begal mobil uber (taksi) itu modusnya dengan berpura pura memesan mobil uber via hp atas nama williem, dari PTC Mall ke lokasi pabrik gula Tulangan, kemudian tersangka berhenti ke desa Bannar Sidoarjo yang mengaku berhenti sejenak mau ke saudara tersangka, tapi ternyata korban di kalungi pisau hingga terluka di bagian lehernya, akibatnya luka 17 jahitan ” Tutur AKP Hariyanto selaku Kapolsek Wonoayu Sidoarjo.

Korban Begal Mobil UBER (taksi) bernama Antonius Dimas Joko Hartono (18)th warga Wiguna tengah Surabaya, korban mengatakan, ” Saya gabung Mobil Taksi Uber sejak Juli 2016, kejadiannya boking Uber PTC Mall Surabaya, tujuan pabrik gula Tulangan, lalu berhenti jalan bannar katanya rumah temannya, lalu menunggu 1 menit korban ditodong pisau di bagian leher saya, dan saya sempat melawan, berontak dengan mengeluarkan tangan minta tolong, akhirnya saya tergores pisau, dan terluka pada bagian leher. ada empat 4 luka dileher dengan 17 jahitan. Pelaku atas nama yang memesan uber yaitu williem.

AKP Hariyanto menambahkan, ” Pelaku begal mobil uber berjumlah 4 orang yang berhasil ditangkap 3 orang bernama Zainal Arifin (27)th beralamat Bagong Ginayan Rt. 05 Rw. 05 Ngagel, Wonokromo, Surabaya., Indra wahyudi Widianto (16) dari dusun petikan, Driyorejo, Gresik., Parwoto (30)th. Dari dusun Temayang Jono Rt.10 Rw.01 Temayang, Jono, Bojonegoro., dan 1 orang bernama Satong, masih dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Wonoayu Sidoarjo.” Tambahnya.

Polisi berhasil amankan barang bukti yang dibawa Zainal Arifin berupa 1 pistol mainan, 1pisau,1hp merk Nokia., dibawa Indra W.W, 1 lakban plester warna hitam., 1 hpmerk nokia., Prawoto 1 pisau, 1 hp merk Smartfren putih.

Baca juga:  Selain Tukang Service AC Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Di Tuntut 13 Tahun

Terpisah, Junaedi selaku Ketua DPD Organisasi Pengusaha RentCar Daerah (ASPERDA) saat mendengar informasi kejadian Begal yang menimpa anggotanya langsung mengutus tim Negosiator yang dibentuk ASPERDA, segera menindak lanjuti peristiwa itu dan mengambil barang bukti (BB) mobil anggota yang menjadi korban Begal.

 ” Saya prihatin dengan anggota saya yang menjadi korban kejahatan Begal Mobil UBER, dan saya langsung gerakkan Tim Negosiator Asperda dari kantor kita langsung menuju ke Polsek Wonoayu Sidoarjo untuk segera mengurus dan mengambil barang bukti (BB).” Kata Junaedi selaku ketua DPD ASPERDA Surabaya.

Penulis: (bari)
Editor: (one)

ca-pub-2508178839453084