Polsek Karang Pilang Ringkus Pelaku Penggelapan Dana CV. Surya Bersaudara Abadi

Pasang Iklan Disini
Foto: Feri Nur Hamzah Putera Tersangka Kasus Penggelapan Dana Perusahaan CV. Surya Bersaudara Abadi.

Liputan Surabaya – Feri Nur Hamzah Putera (27 tahun) pasrah saat digelandang petugas ke Mako Karangpilang, di Kebraon Tengah Blok K No. 13 Rt. 02 Rw. 12 Kebraon Kec. Karangpilang Surabaya, Kamis, (04/04/2019), sekitar pukul 10.00 WIB.

Pemuda asal Surabaya ini harus berurusan dengan petugas Satreskrim Polsek Karangpilang, setelah terlibat kasus dugaan penggelapan di perusahan yang dikelola oleh Bagus Lemarki Surya Dipura, S.Pd (30 tahun) asal Griya kebraon Barat 14/CE-18 Rt. 06 Rw. 04 Kebraon Kec. Karangpilang Surabaya.

Iklan anda Banner Lindo

Informasi yang dihimpun media Liputan Indonesia, CV. Surya Bersaudara Abadi  melaporkan tersangka ke pihak yang berwajib, lantaran tersangka dituding telah menggelapkan uang milik perusahaan senilai Rp. 36.519.500 pada 04 April 2019.

Kapolsek Karangpilang Kompol Wijanarko, S.H., melalui kanit Reskrim Iptu Wardi Waluyo, menuturkan, ” Tersangka ditangkap berdasarkan laporan pemilik perusahan, yang merasa dirugikan oleh perbuatannya, ” ujarnya.

Pasang Banner Iklan Disini

” Tersangka merupakan karyawan dari CV. Surya Bersaudara Abadi, perusahan ini memasarkan produk kantong plastik dan karet gelang ke toko-toko dan kemudian mengambil uang tagihannya yang telah membeli barang tersebut. Dugaan perbuatan tindak pidana dilakukan pelaku dengan cara mengambil uang tagihan dari toko-toko yang telah membeli barang dari CV. Surya Bersaudara Abadi, namun uang yang telah diambil tersebut tidak disetorkan ke bagian administarsi, melainkan dipakai untuk keperluan pribadi pelaku tanpa seizin pimpinannya, ” tukas Waluyo.

Lanjutnya, ” Diketahui Tersangka memiliki jabatan sebagai sales yang bertugas melaksanakan menaruh barang ke toko dan mengambil uang tagihan di toko namun tidak disetorkan ke kantor, tersangka saat ditangkap petugas dikediamannya tanpa perlawanan, selanjutnya petugas membawa tersangka ke Mako Karangpilang guna proses penyidikan lebih lanjut, ” pungkas Waluyo saat dikonfirmasi awak media Liputan Indonesia Via Whatsap. Senin, (13/05/2019).

Baca juga:  Cagub Sulut Olly: Nusa Utara akan Dipacu Kesejahteraan Keamanan serta Pembangunan

Dari kejahatan yang dilakukan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 16 Lembar nota penjualan 3 Lembar bukti transfer dari toko ke rekening tersangka, ” tegas Waluyo.

Ditambakannya, ” Petugas jebloskan tersangka ke dalam sel tahanan Mako Karangpilang, dan  akan disangkakan sesuai dengan pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan yang ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara, ” pungkasnya. (Pai/Kri).

Tempat iklan banner anda
Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close