Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Grebek Bandar Sabung Ayam Di Surabaya

Dibaca: 164 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia
Bandar Sabung Ayam, Digrebek Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Surabaya, Liputan Indonesia, – Bandar sabung ayam di Jalan Bulak Banteng Kuburan surabaya diringkus kepolisan pelabuhan tanjung perak surabaya. Modus operandinya tersangka inisial MDK ( 55 thn ) menyelenggarakan judi sabung ayam dilahan atau tanah yang dikuasainya, dalam seminggu setidaknya dilokasi tersebut dilakukan judi sabung ayam sebanyak 5 atau 6 kali pertandingan, tersangka MDK mendapat komisi sebesar 10% dari jumlah total taruhan tiap kali main. 

Tesangka Dengan sengaja memberi kesempatan untuk bermain judi (sabung ayam ) dan menjadikan nya sebagai mata pencarian atau dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan adanya sesuatu sarat atau di penuhinya sesuatu tata cara untuk menarik orang agar melakukan tindak pidana tersebut. Kamis, ( 4/8/16 ).
” Tersangka inisial MDK dijerat Pasal 303 ayat (1) ke 1  KUHP, sanksi pidana hukuman penjara selama- lamanya 10 (sepuluh) tahun penjara, dengan barang bukti 25 ( dua puluh lima ) ekor ayam, 1 ( satu ) buah taji ( alat pembunuh ayam saat bertarung ), 1 ( satu ) handphone merk polytron warna hitam, 21 (dua puluh satu ) unit sepeda motor uang tunai 200.000.00( dua ratus ribu rupiah ). ” Jelas AKP. Ardian Satrio Utomo selaku kasat reskrim Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
” Terimakasih kepada masyarakat yang mau memberitahukan laporan kepada pihak kami, bahwa ada nya permainan judi sabung ayam di daerah kenjeran, jadi ini sudah kami persiapkan dengan matang- matang dengan jumlah personel yang sudah kami persiapkan, sehingga kami bisa mengamankan dengan barang bukti yang sedang bermain dan termasuk yang menyediakan tempat atau galangan sudah kita aman kan dan beberapa ekor ayam jadi barang bukti ini di pakai untuk bertarung dan pertarungan itu selalu di pasang dengan taji. ” Ujar AKBP Takdir Mattanete selaku Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

” Tersangka ini kasus nya sebagai menyediakan tempat atau menyediakan galangan jadi ya bandarlah istilah nya, Bandar MDK in menyelenggarakan judi sabung ayam di lahan  atau tanah yang kuasinya ,dalam seminggu setidak nya di lokasi tersebut dilakukan judi sabung ayam sebanyak 5 sampai 6 kali dimana tiap harinya dapat berlangsung 3 sampai 5 kali pertandingan judi sabung ayam. Tersangka mdk mendapat komisi sebesar 10% dari jumlah total taruhan tiap kali main, omset nya dalam sekali main jutaan, ini sudah lumayan lama namun mereka selalu pintar kabur dan tersangka sangat licin, kalau tercium oleh kepolisian mereka akan sigap menghilang tapi nanti kalau aman mereka akan bermain lagi, begitu seterusnya ” Tambahnya. (ishk/ical).
Baca juga:  DPU Karanganyar Edhy Sriyatno: Tidak Ada Oknum Wartawan Maupun AWPI Minta Proyek
ca-pub-2508178839453084