Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Konferensi Pers “Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019”

Dibaca: 1168 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Liputan Indonesia, Surabaya – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Reskoba AKP Yasin SH. membeberkan hasil penangkapan tersangka Penyalah gunaan Narkotika, beserta barang buktinya di halaman Mapolres, Kamis (07/02/2019) sekira pukul 13.30 Wib.

Dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 yang dimulai pada tanggal 26 Januari 2019 telah berakhir Rabu, 6 Pebruari 2019. Dalam operasi ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil melampaui target yang dibebankan.

“Selama satu bulan mulai tanggal 26 Januari 2019 sampai 06 Februari 2019, Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah berhasil melampaui yang di Targetkan Polda Jawa Timur, dalam pengungkapan Kasus Narkotika di Kota Surabaya”, ungkap Kapolres.

Dihadapan puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik maupun media online, Kapolres merinci ada 35 tersangka yang berhasil diamankan. Mereka terdiri dari 33 orang laki-laki dan 2 orang perempuan.

“Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, telah berhasil mengungkap 28 kasus Narkotika golongan (1) jenis Sabu, dan dobel L, yang terdiri dari (35) tersangka laki – laki, dan (2) tersangka wanita. Adapun kategori tersangka adalah (12) pengedar dan (23) pengguna, yang berdomisili di Surabaya,” terang AKBP Antonius Agus Rahmanto.

“Sedangkan barang bukti milik para tersangka yang berhasil kami amankan berupa shabu sebanyak 35,7 gram, Pil Dobel L sebanyak 232.000 butir,” tambahnya.

“Selanjutnya semua tersangka bakal menerima hukuman yang setimpal sesuai kesalahan masing-masing dan harus rela menginap di hotel prodeo, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas Kapolres kepada awak media.

Acara Konferensi Pers Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019, turut hadir Pejabat Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Serta Perwira Polsek Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca juga:  Diduga Polisi Membela Orang Salah, Wartawan Jadi Korban

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka pengguna akan di jerat dengan Pasal 112, 132 Subs 127 UURI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, sedangkan untuk tersangka kurir atau pengedar akan di jerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ada pula (satu) tesangka yang akan di jerat dengan Undang – Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas Kapolres AKBP Antonius Agus Rahmanto.(mnr)

editor : anwar