Polres Gowa Lawan Hoax, Wujudkan Pilpres 2019 Kondusif, Aman dan Terkendali

Dibaca: 1328 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Liputan Indonesia, GOWA – Polres Gowa tak kehabisan ide kreatif dalam mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk berani melawan Propaganda Firehouse of Falsehood, yang kini marak terjadi di tengah masyarakat menjelang Pemilu Pilpres dan Pileg mendatang.

Kali ini, edukasi yang diberikan kepada masyarakat dikemas dalam bentuk sebuah lagu dan video kreatif, yang liriknya diciptakan langsung oleh Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi bersama personil Humas Polres Gowa, dengan mengambil musik aransemen dari lagu “Sayur Kol”.

Tak tanggung-tanggung, lirik dan video klip ini pun bahkan mengusung tema yang terinspirasi langsung dari kasus kebohongan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet secara sadar, untuk mendiskreditkan pemerintah.

Kapolres mengatakan, pembuatan video ini juga sebagai ungkapan syukur bahwa Polisi telah berhasil mengungkap kejahatan Ratna Sarumpaet, sehingga menghentikan laju Propaganda Firehouse of Falsehood.

“Lagu dan video klip ini sengaja kita buat dan mengambil kejadian nyata dari kasus hoax Ratna Sarumpaet yang ngaku dibogem, tapi faktanya habis di operasi plastik, dengan harapan dapat mengedukasi masyarakat maupun netizen di media sosial untuk berani melawan Propaganda Firehouse of Falsehood,” jelas Shinto Silitonga.

Menariknya lagi, lagu ini dinyanyikan spesial oleh Kapolres Gowa bersama para pejabat utama. Bahkan dalam pembuatan videonya, seluruh personil dan Bhayangkari juga dilibatkan untuk melakukan gerakan kolosal pada bagian Refrain.

“Semoga melalui lagu dan video kreatif “Tante Ratna Si Ratu Hoax” ini dapat mengedukasi masyarakat untuk berani melawan Propaganda Firehouse of Falsehood, dengan berani menyampaikan kebenaran sesuai fakta dan data yang pasti,” harap Shinto Silitonga, Senin 25 Februari 2019.

Ahmad Rusli

Baca juga:  Polrestabes Surabaya Ungkap Narkoba, 40kg Ganja dan Ribuan Ekstasi
ca-pub-2508178839453084